Selasa, 13 September 2011

Kumpulan Humor

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:






Isaac Nasuwteon

KEBIJAKSANAAN DARI TOKO SEPATU
Nasrudin diundang menghadiri sebuah pesta perkawinan. Sebelumnya, di rumah orang yang mengundang itu, ia pernah kehilangan sendal. Karenanya sekarang ia tidak lagi meninggalkan sepatunya di dekat pintu masuk, tapi menyimpannya di balik jubahnya.
"Buku apa itu di dalam sakumu?" tanya tuan rumah kepada Nasrudin.
"Ha, mungkin dia sedaang mencari-cari sepatuku," pikir Nasrudin, "untung aku dikenal sebagai kutu buku."
Maka dengan sekeras-kerasnya ia berkata: "Tonjolan yang engkau lihat ini adalah Kebijaksanaan."
"Menarik sekali! Dari toko buku mana engkau dapatkan itu?"
"Yang jelas aku mendapatkannya dari toko sepatu!"

BERSEMBUNYI DARI PENCURI
Suatu malam seorang pencuri membobol rumah Nasruddin. Untung saja Nasruddin melihatnya. Karena takut, dengan cepat Nasruddin bersembunyi di dalam sebuah kotak besar yang terletak di sudut ruangan.
Si pencuri sedang mengaduk-aduk isi rumah Nasruddin mencari uang ataupun barang berharga yang dimiliki Nasruddin. Dia membuka lemari, laci-laci, kolong-kolong, dan lain-lain. la tapi tidak menemukan satu pun barang berharga.
Pencuri itu hampir saja menyerah dan memutuskan untuk keluar dari rumah Nasruddin. Tapi tiba-tiba matanya tertuju pada kotak besar yang terletak di sudut ruangan kamar Nasruddin. Dia sangat senang karena dia yakin dalam kotak itulah disimpan harta benda yang dia cari.
Walaupun kotak itu terkunci kuat dari dalam, tapi dengan kekuatan penuh, pencuri itu berhasil membuka kotak tersebut. Pencuri itu sangat kaget ketika melihat Nasruddin berada di dalam kotak itu. Pencuri itu sangat marah dan berkata, "Hei! Apa yang kau lakukan di dalam situ?"
"Aku bersembunyi darimu," jawab Nasruddin.
"Kenapa?"
"Aku malu, karena aku tak punya apapun yang dapat kuberikan padamu. Itulah alasan mengapa aku bersembunyi dalam kotak ini."

UJIAN MENEBAK ISI TANGAN
"Menurut pandangan umum, para Sufi itu gila," gumam Nasrudin. "Menurut para orang bijak, mereka benar-benar penguasa dunia. Aku akan mengeceknya, supaya aku sendiri bisa yakin mana yang benar."
Kemudian ia melihat seseorang yang tinggi besar, mengenakan jubah seperti seorang Sufi Akldan.
"Sahabat," kata Nasrudin, "aku ingin membuat sebuah percobaan untuk menguji kekuatan jiwamu, dan juga kesehatan rohaniku."
"Boleh. Silakan mulai," kata sang Akldan.
Nasrudin membuat gerakan menyapu dengan tangannya, kemudian mengepalkan kedua tangannya. "Sekarang, apa yang ada ditanganku?"
"Seekor kuda, kereta dan sais," ujar sang Alsldan cepat.
"Itu sih bukan test," ujar Nasrudin marah, "Habis kamu sih tadi melihat aku mengambilnya."

TAMPAK SEPERTI ENGKAU
Suatu hari Nasrudin, sambil berdiri di dekat lapangan sebelah pasar, dengan sepenuh hati melantunkan sebuah syair:
"O, cintaku! Keseluruhan diriku begitu terliputi oleh-Mu Segala yang ada di hadapanku Tampak seperti Engkau!"
Tiba-tiba seorang pelawak berteriak: "Bagaimana jadinya jika ada orang dungu di depan matamu?"
Tanpa berhenti, sang Mullah terus membaca syairnya: "...Tampaknya seperti Engkau!"
"Heh?"

PERLAKUAN SAMA TAPI HASIL BERBEDA
"Segala sesuatu yang ada harus dibagi sama rata," ujar seorang filsuf di hadapan sekelompok orang di warung kopi.
"Aku tak yakin, itu akan terjadi," ujar seseorang yang selalu ragu.
"Tapi, pernahkah engkau memberi kesempatan?" menimpali sang filsuf.
"Aku pernah!" teriak Nasrudin. "Aku beri istriku dan keledaiku perlakuan yang sama. Mereka memperoleh apa yang betul-betul mereka inginkan."
"Bagus sekali!" kata sang filsuf. "Sekarang katakan bagaimana hasilnya."
"Hasilnya adalah seekor keledai yang baik, dan istri yang buruk."

ANAK KECIL YANG KURANG AJAR
Nasrudin biasa duduk-duduk di teras sebuah warung kopi. Suatu hari, seorang anak kecil laki-laki berlari di hadapannya sambil memukul kepala Nasrudin sehingga sorbannya melayang. Tapi sang Mullah tidak bereaksi apa-apa. Hal yang sama terjadi terus selama beberapa hari. Yang selalu dilakukan sang Mullah adalah mengambil sorbannya yang terjatuh dan mengenakannya kembali.
Seseorang bertanya kepada Nasrudin mengapa ia tidak menangkap dan menghukum anak kecil itu, atau meminta orang lain untuk melakukanya.
"Itu bukan cara yang tepat," kata Nasrudin.
Suatu hari Nasrudin, terlambat datang ke warung kopi. Ketika sampai di sana, dilihatnya seorang serdadu dengan wajah yang seram sedang duduk di tempat yang biasanya ia duduki. Tiba-tiba anak kecil laki-laki itu muncul. Seperti biasanya, ia menonjok sorban orang yang duduk di tempat itu. Tanpa berkata apa-apa, sang serdadu menghunus pedangnya dan kemudian memenggal leher anak itu.
"Ah, dia kan hanya anak kecil...!" gumam Nasrudin dengan penuh sesal.

MENCANGKUL DARI DALAM PENJARA
Karena dianggap hampir membunuh Baginda maka Abu Nawas mendapat celaka. Dengan kekuasaan yang absolut Baginda memerintahkan prajurit-prajuritnya langsung menangkap dan menyeret Abu Nawas untuk dijebloskan ke penjara. Waktu itu Abu Nawas sedang bekerja di ladang karena musim tanam kentang akan tiba. Ketika para prajurit kerajaan tiba, ia sedang mencangkul.
Dan tanpa alasan yang jelas mereka langsung menyeret Abu Nawas sesuai dengan titah Baginda. Abu Nawas tidak berkutik. Kini ia mendekam di dalam penjara. Beberapa hari lagi kentang-kentang itu harus ditanam. Sedangkan istrinya tidak cukup kuat untuk melakukan pencangkulan. Abu Nawas tahu bahwa tetangga-tetangganya tidak akan bersedia membantu istrinya sebab mereka juga sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
Tidak ada yang bisa dilakukan di dalam penjara kecuali mencari jalan keluar. Seperti biasa Abu Nawas tidak bisa tidur dan tidak enak makan. Ia hanya makan sedikit. Sudah dua hari ia meringkuk di dalam penjara. Wajahnya murung. Hari ketiga Abu Nawas memanggil seorang pengawal. "Bisakah aku minta tolong kepadamu?" kata Abu Nawas membuka pembicaraan.
"Apa itu?" kata pengawal itu tanpa gairah.
"Aku ingin pinjam pensil dan selembar kertas. Aku ingin menulis surat untuk istriku. Aku harus menyampaikan sebuah rahasia penting yang hanya boleh diketahui oleh istriku saja."
Pengawal itu berpikir sejenak lalu pergi meninggalkan Abu Nawas. Ternyata pengawal itu menghadap Baginda Raja untuk melapor. Mendengar laporan dari pengawal, Baginda segera menyediakan apa yang diminta Abu Nawas. Dalam hati, Baginda bergumam mungkin kali ini ia bisa mengalahkan Abu Nawas. Abu Nawas menulis surat yang berbunyi:
"Wahai istriku, janganlah engkau sekali-kali menggali ladang kita karena aku menyembunyikan harta karun dan senjata di situ. Dan tolong jangan bercerita kepada siapa pun."
Tentu saja surat itu dibaca oleh Baginda karena beliau ingin tahu apa sebenamya rahasia Abu Nawas. Setelah membaca surat itu Baginda merasa puas dan langsung memerintahkan beberapa pekerja istana untuk menggali ladang Abu Nawas. Dengan peralatan yang dibutuhkan mereka berangkat dan langsung menggali ladang Abu Nawas. Istri Abu Nawas merasa heran. Mungkinkah suaminya minta tolong pada mereka? Pertanyaan itu tidak terjawab karena mereka kembali ke istana tanpa pamit. Mereka hanya menyerahkan surat Abu Nawas kepadanya.
Lima hari kemudian Abu Nawas menerima surat dari istrinya. Surat itu berbunyi: "Mungkin suratmu dibaca sebelum diserahkan kepadaku. Karena beberapa pekerja istana datang ke sini dua hari yang lalu, mereka menggali seluruh ladang kita. Lalu apa yang harus kukerjakan sekarang?"
Rupanya istrinya Abu Nawas belum mengerti muslihat suaminya. Tetapi dengan bijaksana Abu Nawas membalas: "Sekarang engkau bisa menanam kentang di ladang tanpa harus menggali, wahai istriku." Kali ini Baginda tidak bersedia membaca surat Abu Nawas lagi. Baginda makin mengakui keluarbiasaan akal Abu Nawas. Bahkan di dalam penjara pun Abu Nawas masih bisa melakukan pencangkulan.

MEMBANGUN ISTANA DI AWANG-AWANG
Abu Nawas belum kembali. Kata istrinya ia bersama seorang Pendeta dan seorang Ahli Yoga sedang melakukan pengembaraan suci. Padahal saat ini Baginda amat membutuhkan bantuan Abu Nawas. Beberapa hari terakhir ini Baginda merencanakan membangun istana di awang-awang. Karena sebagian dari raja-raja negeri sahabat telah membangun bangunan-bangunan yang luar biasa.
Baginda tidak ingin menunggu Abu Nawas lebih lama lagi. Beliau mengutus beberapa orang kepercayaanya untuk mencari Abu Nawas. Mereka tidak berhasil menemukan Abu Nawas kerena Abu Nawas temyata sudah berada di rumah ketika mereka baru berangkat.
Abu Nawas menghadap Baginda Raja Harun Al Rasyid. Baginda amat riang. Saking gembiranya beliau mengajak Abu Nawas bergurau. Setelah saling tukar menukar cerita-cerita lucu, lalu Baginda mulai mengutarakan rencananya.
"Aku sangat ingin membangun istana di awang-awang agar aku lebih terkenal di antara raja-raja yang lain. Adakah kemungkinan keinginanku itu terwujud, wahai Abu Nawas?"
"Tidak ada yang tidak mungkin diiakukan di dunia ini Paduka yang mulia." kata Abu Nawas berusaha mengikuti arah pembicaraan Baginda.
"Kalau menurut pendapatmu hal itu tidak mustahil diwujudkan maka aku serahkan sepenuhnya tugas ini kepadamu." kata Baginda puas.
Abu Nawas terperanjat. Ia menyesal telah mengatakan kemungkinan mewujudkan istana di awang-awang. Tetapi nasi telah menjadi bubur. Kata-kata yang telah terlanjur didengar oleh Baginda tidak mungkin ditarik kembali. Baginda memberi waktu Abu Nawas beberapa minggu. Rasanya tak ada yang lebih berat bagi Abu Nawas kecuali tugas yang diembannya sekarang. Jangankan membangun istana di langit, membangun sebuah gubuk kecil pun sudah merupakan hal yang mustahil dikerjakan.
Hanya Tuhan saja yang mampu melakukannya. Begitu gumam Abu Nawas. Hari-hari berlalu seperti biasa. Tak ada yang dikerjakan Abu Nawas kecuali memikirkan bagaimana membuat Baginda merasa yakin kalau yang dibangun itu benar-benar istana di langit. Seluruh ingatannya dikerahkan dan dihubung-hubungkan. Abu Nawas bahkan berusaha menjangkau masa kanak-kanaknya. Sampai ia ingat bahwa dulu ia pemah bermain layang-layang. Dan inilah yang membuat Abu Nawas girang. Abu Nawas tidak menyia-nyiakan waktu lagi. Ia bersama beberapa kawannya merancang layang-layang raksasa berbentuk persegi empat. Setelah rampung baru Abu Nawas melukis pintu-pintu serta jendela-jendela dan ornamen-omamen lainnya. Ketika semuanya selesai Abu Nawas dan kawan-kawannya menerbangkan layang-layang raksasa itu dari suatu tempat yang dirahasiakan.
Begitu layang-layang raksasa berbentuk istana itu mengapung di angkasa, penduduk negeri gempar. Baginda Raja girang bukan kepalang. Benarkah Abu Nawas berhasil membangun istana di langit? Dengan tidak sabar beliau didampingi beberapa orang pengawal bergegas menemui Abu Nawas. Abu Nawas berkata dengan bangga.
"Paduka yang mulia, istana pesanan Paduka telah rampung."
"Engkau benar-benar hebat wahai Abu Nawas." kata Baginda memuji Abu Nawas.
"Terima kasih Baginda yang mulia." kata Abu Nawas.
"Lalu bagaimana caranya aku ke sana?" tanya Baginda.
"Dengan tambang, Paduka yang mulia." kata Abu Nawas.
"Kalau begitu siapkan tambang itu sekarang. Aku ingin segera melihat istanaku dari dekat." kata Baginda tidak sabar.
"Maafkan hamba Paduka yang mulia. Hamba kemarin lupa memasang tambang itu. Sehingga seorang kawan hamba tertinggal di sana dan tidak bisa turun." kata Abu Nawas.
"Bagaimana dengan engkau sendiri Abu Nawas? Dengan apa engkau turun ke bumi?" tanya Baginda.
"Dengan menggunakan sayap Paduka yang mulia." kata Abu Nawas dengan bangga.
"Kalau begitu buatkan aku sayap supaya aku bisa,terbang ke sana." kata Baginda. "Paduka yang mulia, sayap itu hanya bisa diciptakan dalam mimpi." kata Abu Nawas menjelaskan.
"Engkau berani mengatakan aku gila sepertimu?" tanya Baginda sambil melotot. "Ya, Baginda. Kurang lebih seperti itu." jawab Abu Nawas tangkas.
"Apa maksudmu?" tanya Baginda lagi. "Baginda tahu bahwa. membangun istana di awang-awang.adalah pekerjaan yang mustahil dilaksanakan. Tetapi Baginda tetap menyuruh hamba mengerjkannya, sedangkan hamba tahu bahwa pekerjaan itu mustahil dikerjakan. Tetapi hamba tetap menyanggupi titah Baginda yang tidak masuk akal itu." kata Abu Nawas berusaha meyakinkan Baginda.
Tanpa menoleh Baginda Raja kembali ke istana diiring para pengawalnya. Abu Nawas berdiri sendirian sambil memandang ke atas melihat istana terapung di awang-awang.
"Sebenarnya siapa diantara kita yang gila?" tanya Baginda mulai jengkel. "Hamba kira kita berdua sama-sama tidak waras Tuanku." jawab Abu Nawas tanpa ragu.

CARA MENJEBAK PENCURI
Pada zaman dahulu orang berpikir dengan cara yang amat sederhana. Dan karena kesederhanaan berpikir ini seorang pencuri yang telah berhasil menggondol seratus keping lebih uang emas milik seorang saudagar kaya tidak sudi menyerah. Hakim telah berusaha keras dengan berbagai cara tetapi tidak berhasil menemukan pencurinya. Karena merasa putus asa pemilik harta itu mengumumkan kepada siapa saja yang telah mencuri harta miliknya merelakan separo dari jumlah uang emas itu menjadi milik sang pencuri bila sang pencuri bersedia mangembalikan.
Tetapi pencuri itu malah tidak berani menampakkan bayangannya. Kini kasus itu semakin ruwet tanpa penyelesaian yang jelas. Maksud baik saudagar kaya itu tidak mendapat-tanggapan yang sepantasnya dari sang pencuri. Maka tidak bisa disalahkan bila saudagar itu mengadakan sayembara yang berisi barang siapa berhasil menemukan pencuri uang emasnya, ia berhak sepenuhnya memiliki harta yang dicuri. Tidak sedikit orang yang mencoba tetapi semuanya kandas.
Sehingga pencuri itu bertambah merasa aman tentram karena ia yakin jati dirinya tak akan terjangkau. Yang lebih menjengkelkan adalah ia juga berpura-pura mengikuti sayembara. Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa menghadapi orang seperti ini bagaikan menghadapi jin. Mereka tahu kita sedangkan kita tidak. Seorang penduduk berkata kepada hakim setempat.
"Mengapa tuan hakim tidak minta bantuan Abu Nawas saja?"
"Bukankah Abu Nawas sedang tidak ada di tempat?" kata hakim itu balik bertanya.
"Kemana dia?" tanya orang itu.
"Ke Damakus." jawab hakim
"Untuk keperluan apa?" orang itu ingin tahu.
"Memenuhi undangan pangeran negeri itu." kata hakim.
"Kapan ia datang?" tanya orang itu lagi.
"Mungkin dua hari lagi." jawab hakim. Kini harapan tertumpu sepenuhnya di atas pundak Abu Nawas. Pencuri yang selama ini merasa aman sekarang menjadi resah dan tertekan. Ia merencanakan meninggalkan kampung halaman dengan membawa serta uang emas yang berhasil dicuri. Tetapi ia membatalkan niat karena dengan menyingkir ke luar daerah berarti sama halnya dengan membuka topeng dirinya sendiri. Ia lalu bertekad tetap tinggal apapun yang akan terjadi.
Abu Nawas telah kembali ke Baghdad karena tugasnya telah selesai. Abu Nawas menerima tawaran mengikuti sayembara menemukan pencuri uang emas. Hati pencuri uang emas itu tambah berdebar tak karuan mendengar Abu Nawas menyiapkan siasat. Keesokan harinya semua penduduk dusun diharuskan berkumpul di depan gedung pengadilan. Abu Nawas hadir dengan membawa tongkat dalam jumlah besar. Tongkat-tongkat itu mempunyai ukuran yang sama panjang.
Tanpa berkata-kata Abu Nawas membagi-bagikan tongkat-tongkat yang dibawanya dari rumah. Setelah masing-masing mendapat satu tongkat, Abu Nawas berpidato, "Tongkat-tongkat itu telah aku mantrai. Besok pagi kalian harus menyerahkan kembaii tongkat yang telah aku bagikan. Jangan khawatir, tongkat yang dipegang oleh pencuri selama ini menyembunyikan diri akan bertambah panjang satu jari telunjuk. Sekarang pulanglah kalian."
Orang-orang yang merasa tidak mencuri tentu tidak mempunyai pikiran apa-apa. Tetapi sebaliknya, si pencuri uang emas itu merasa ketakutan. Ia tidak bisa memejamkan mata walaupun malam semakin larut. Ia terus berpikir keras. Kemudian ia memutuskan memotong tongkatnya sepanjang satu jari telunjuk dengan begitu tongkatnya akan tetap kelihatan seperti ukuran semula. Pagi hari orang mulai berkumpul di depan gedung pengadilan. Pencuri itu merasa tenang karena ia yakin tongkatnya tidak akan bisa diketahui karena ia telah memotongnya sepanjang satu jari telunjuk. Bukankah tongkat si pencuri akan bertambah panjang satu jari telunjuk? Ia memuji kecerdikan diri sendiri karena ia ternyata akan bisa mengelabui Abu Nawas.
Antrian panjang mulai terbentuk. Abu Nawas memeriksa tongkat-tongkat yang dibagikan kemarin. Pada giliran si pencuri tiba Abu Nawas segera mengetahui karena tongkat yang dibawanya bertambah pendek satu jari telunjuk. Abu Nawas tahu pencuri itu pasti melakukan pemotongan pada tongkatnya karena ia takut tongkatnya bertambah panjang.
Pencuri itu diadili dan dihukum sesuai dengan kesalahannya. Seratus keping lebih uang emas kini berpindah ke tangan Abu Nawas. Tetapi Abu Nawas tetap bijaksana, sebagian dari hadiah itu diserahkan kembali kepada keluarga si pencuri, sebagian lagi untuk orang-orang miskin dan sisanya untuk keluarga Abu Nawas sendiri.

CARA MENYIASATI TUKANG BOHONG
Kawan-kawan Abu Nawas merencanakan akan mengadakan perjalanan wisata ke hutan. Tetapi tanpa keikutsertaan Abu Nawas perjalanan akan terasa memenatkan dan membosankan. Sehingga mereka beramai-ramai pergi ke rumah Abu Nawas untuk mengajaknya ikut serta.
Abu Nawas tidak keberatan. Mereka berangkat dengan mengendarai keledai masing-masing sambil bercengkrama. Tak terasa mereka telah menempuh hampir separo perjalanan. Kini mereka tiba di pertigaan jalan yang jauh dari perumahan penduduk. Mereka berhenti karena mereka ragu-ragu. Setahu mereka kedua jalan itu memang menuju ke hutan tetapi hutan yang mereka tuju adalah hutan wisata. Bukan hutan yang dihuni binatang-binatang buas yang justru akan membahayakan jiwa mereka. Abu Nawas hanya bisa menyarankan untuk tidak meneruskan perjalanan karena bila salah pilih maka mereka semua tak akan pernah bisa kembali. Bukankah lebih bijaksana bila kita meninggalkan sesuatu yang meragukan?
Tetapi salah seorang dari mereka tiba-tiba berkata, "Aku mempunyai dua orang sahabat yang tinggal dekat semak-semak sebelah sana. Mereka adalah saudara kembar. Tak ada seorang pun yang bisa membedakan keduanya karena rupa mereka begitu mirip. Yang satu selalu berkata jujur sedangkan yang lainnya selalu berkata bohong. Dan mereka adalah orang-orang aneh karena mereka hanya mau menjawab satu pertanyaan saja."
"Apakah engkau mengenali salah satu dari mereka yang selalu berkata benar?" tanya Abu Nawas.
"Tidak." jawab kawan Abu Nawas singkat.
"Baiklah kalau begitu kita beristirahat sejenak." usul Abu Nawas. Abu Nawas makan daging dengan madu bersama kawan-kawannya. Seusai makan mereka berangkat menuju ke rumah yang dihuni dua orang kembar bersaudara. Setelah pintu dibuka, maka keluarlah salah seorang dari dua orang kembar bersaudara itu. "Maaf, aku sangat sibuk hari ini. Engkau hanya boleh mengajukan satu pertanyaan saja. Tidak boleh lebih." katanya.
Kemudian Abu Nawas menghampiri orang itu dan berbisik. Orang itu pun juga menjawab dengan cara berbisik pula kepada Abu Nawas. Abu Nawas mengucapkan terima kasih dan segera mohon diri.
"Hutan yang kita tuju melewati jalan sebelah kanan." kata Abu Nawas mantap kepada kawankawannya.
"Bagaimana kau bisa memutuskan harus menempuh jalan sebelah kanan? Sedangkan kita tidak tahu apakah orang yang kita tanya itu orang yang selalu berkata benar atau yang selalu berkata bohong?" tanya salah seorang dari mereka.
"Karena orang yang kutanya menunjukkan jalan yang sebelah kiri," kata Abu Nawas. Karena masih belum mengerti juga, maka Abu Nawas menjelaskan.
"Tadi aku bertanya: Apa yang akan dikatakan saudaramu bila aku bertanya jalan yang mana yang menuju hutan yang indah?"
Bila jalan yang benar itu sebelah kanan dan bila orang itu kebetulan yang selalu berkata benar maka ia akan menjawab: Jalan sebelah kiri, karena ia tahu saudara Kembarnya akan mengatakan jalan sebelah kiri sebab saudara kembarnya selalu berbohong. Bila orang itu kebetulan yang selalu berkata bohong, maka ia akan menjawab: jalan sebelah kiri, karena Ia tahu saudara kembarnya akan mengatakan jalan sebelah kanan sebab saudara kembarnya selalu berkata benar.

BAGINDA MENJADI BUDAK
Kadangkala untuk menunjukkan sesuatu kepada sang Raja, Abu Nawas tidak bisa hanya sekedar melaporkannya secara lisan. Raja harus mengetahuinya dengan mata kepala sendiri, bahwa masih banyak di antara rakyatnya yang hidup sengsara. Ada saja praktek jual beli budak.
Dengan tekad yang amat bulat Abu Nawas merencanakan menjual Baginda Raja. Karena menurut Abu Nawas hanya Baginda Raja yang paling patut untuk dijual. Bukankah selama ini Baginda Raja selalu mempermainkan dirinya dan menyengsarakan pikirannya? Maka sudah sepantasnyalah kalau sekarang giliran Abu Nawas mengerjai Baginda Raja.
Abu Nawas menghadap dan berkata kepada Baginda Raja Harun Al Rasyid. "Ada sesuatu yang amat menarik yang akan hamba sampaikan hanya kepada Paduka yang mulia."
"Apa itu wahai Abu Nawas?" tanya Baginda langsung tertarik.
"Sesuatu yang hamba yakin belum pemah terlintas di dalam benak Paduka yang mulia." kata Abu Nawas meyakinkan.
"Kalau begitu cepatlah ajak aku ke sana untuk menyaksikannya." kata Baginda Raja tanpa rasa curiga sedikit pun.
"Tetapi Baginda..." kata Abu Nawas sengaja tidak melanjutkan kalimatnya.
"Tetapi apa?" tanya Baginda tidak sabar.
"Bila Baginda tidak menyamar sebagai rakyat biasa maka pasti nanti orang-orang akan banyak yang ikut menyaksikan benda ajaib itu." kata Abu Nawas.
Karena begitu besar keingintahuan Baginda Raja, maka beliau bersedia menyamar sebagai rakyat biasa seperti yang diusulkan Abu Nawas. Kemudian Abu Nawas dan Baginda Raja Harun Al Rasyid berangkat menuju ke sebuah hutan. Setibanya di hutan Abu Nawas mengajak Baginda Raja mendekati sebuah pohon yang rindang dan memohon Baginda Raja menunggu di situ. Sementara itu Abu Nawas menemui seorang Badui yang pekerjaannya menjual budak.
Abu Nawas mengajak pedagang budak itu untuk melihat calon budak yang akan dijual kepadanya dari jarak yang agak jauh. Abu Nawas beralasan bahwa sebenarnya calon budak itu adalah teman dekatnya. Dari itu Abu Nawas tidak tega menjualnya di depan mata. Setelah pedagang budak itu memperhatikan dari kejauhan ia merasa cocok. Abu Nawas pun membuatkan surat kuasa yang menyatakan bahwa pedagang budak sekarang mempunyai hak penuh atas diri orang yang sedang duduk di bawah pohon rindang itu.
Abu Nawas pergi begitu menerima beberapa keping uang emas dari pedagang budak itu. Baginda Raja masih menunggu Abu Nawas di situ ketika pedagang budak menghampirinya. Ia belum tahu mengapa Abu Nawas belum juga menampakkan batang hidungnya. Baginda juga merasa heran mengapa ada orang lain di situ.
"Siapa engkau?" tanya Baginda Raja kepada pedagang budak.
"Aku adalah tuanmu sekarang." kata pedagang budak itu agak kasar. Tentu saja pedagang budak itu tidak mengenali Baginda Raja Harun Al Rasyid dalam pakaian yang amat sederhana.
"Apa maksud perkataanmu tadi?" tanya Baginda Raja dengan wajah merah padam.
"Abu Nawas telah menjual engkau kepadaku dan inilah surat kuasa yang baru dibuatnya." kata pedagang budak dengan kasar.
"Abu Nawas menjual diriku kepadamu?" kata Baginda makin murka.
"Ya!" bentak pedagang budak.
"Tahukah engkau siapa aku ini sebenarnya?" tanya Baginda geram.
"Tidak dan itu tidak perlu." kata pedagang budak seenaknya. Lalu ia menyeret budak barunya ke belakang rumah. Sultan Harun Al Rasyid diberi parang dan diperintahkan untuk membelah kayu. Begitu banyak tumpukan kayu di belakang rumah badui itu sehingga memandangnya saja Sultan Harun Al Rasyid sudah merasa ngeri, apalagi harus mengerjakannya.
"Ayo kerjakan!"
Sultan Harun Al Rasyid mencoba memegang kayu dan mencoba membelahnya, namun si Badui melihat cara Sultan Harun Al Rasyid memegang parang merasa aneh.
"Kau ini bagaimana, bagian parang yang tumpul kau arahkan ke kayu, sungguh bodoh sekali!"
Sultan Harun Al Rasyid mencoba membalik parang hingga bagian yang tajam terarah ke kayu. Ia mencoba membelah namun tetap saja pekerjaannya terasa aneh dan kaku bagi si Badui.
"Oh, beginikah derita orang-orang miskin mencari sesuap nasi, harus bekerja keras lebih dahulu. Wah lama-lama aku tak tahan juga." gumam Sultan Harun Al Rasyid. Si Badui menatap Sultan Harun Al Rasyid dengan pandangan heran dan lama-lama menjadi marah. Ia merasa rugi barusan membeli budak yang bodoh.
"Hai Badui! Cukup semua ini aku tak tahan."
"Kurang ajar kau budakku harus patuh kepadaku!" kata Badui itu sembil memukul baginda. Tentu saja raja yang tak pernah disentuh orang itu menjerit keras saat dipukul kayu.
"Hai Badui! Aku adalah rajamu, Sultan Harun Al Rasyid." kata Baginda sambil menunjukkan tanda kerajaannya.
Pedagang budak itu kaget dan mulai mengenal Baginda Raja. Ia pun langsung menjatuhkan diri sembil menyembah Baginda Raja. Baginda Raja mengampuni pedagang budak itu karena ia memang tidak tahu. Tetapi kepada Abu Nawas Baginda Raja amat murka dan gemas. Ingin rasanya beliau meremas-remas tubuh Abu Nawas seperti telur.

BAGINDA MINTA MAHKOTA DARI SORGA
Tidak seperti biasa, hari itu Baginda tiba-tiba ingin menyamar menjadi rakyat biasa. Beliau ingin menyaksikan kehidupan di luar istana tanpa sepengetahuan siapa pun agar lebih leluasa bergerak. Baginda mulai keluar istana dengan pakaian yang amat sederhana layaknya seperti rakyat jelata. Di sebuah perkampungan beliau melihat beberapa orang berkumpul. Setelah Baginda mendekat, ternyata seorang ulama sedang menyampaikan kuliah tentang alam barzah.
Tiba-tiba ada seorang yang datang dan bergabung di situ. Ia bertanya kepada ulama itu. "Kami menyaksikan orang kafir pada suatu waktu dan mengintip kuburnya, tetapi kami tiada mendengar mereka berteriak dan tidak pula melihat penyiksaan-penyiksaan yang katanya sedang dialaminya. Maka bagaimana cara membenarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan yang dilihat mata?"
Ulama itu berpikir sejenak kemudian Ia berkata, "Untuk mengetahui yang demikian itu harus dengan panca indra yang lain. Ingatkah kamu dengan orang yang sedang tidur? Dia kadangkala bermimpi dalam tidurnya digigit ular, diganggu dan sebagainya. Ia juga merasa sakit dan takut ketika itu bahkan memekik dan keringat bercucuran pada keningnya. Ia merasakan hal semacam itu seperti ketika tidak tidur. Sedangkan engkau yang duduk di dekatnya menyaksikan keadaannya seolah-olah tidak ada apa-apa. Padahal apa yang dilihat serta dialaminya adalah dikelilingi ular-ular. Maka jika masalah mimpi yang remeh saja sudah tidak mampu mata lahir melihatnya, mungkinkah engkau bisa melihat apa yang terjadi di alam barzah?"
Baginda Raja terkesan dengan penjelasan ulama itu. Baginda masih ikut mendengarkan kuliah itu. Kini ulama itu melanjutkan kuliahnya tentang alam akhirat. Dikatakan bahwa di surga tersedia hal-hal yang amat disukai nafsu, termasuk benda-benda. Salah satu benda-benda itu adalah mahkota yang amat luar biasa indahnya. Tak ada yang lebih indah dari barang-barang di surga karena barang-barang itu tercipta dari cahaya. Saking indahnya maka satu mahkota jauh lebih bagus dari dunia dan isinya.
Baginda makin terkesan. Beliau pulang kembali ke istana. Baginda sudah tidak sabar ingin menguji kemampuan Abu Nawas. Abu Nawas dipanggil:
"Aku menginginkan engkau sekarang juga berangkat ke surga kemudian bawakan aku sebuah mahkota surga yang katanya tercipta dari cahaya itu. Apakah engkau sanggup Abu Nawas?"
"Sanggup Paduka yang mulia." kata Abu Nawas langsung menyanggupi tugas yang mustahil dilaksanakan itu.
"Tetapi Baginda harus menyanggupi pula satu sarat yang akan hamba ajukan."
"Sebutkan sarat itu." kata Baginda Raja.
"Hamba mohon Baginda menyediakan pintunya agar hamba bisa memasukinya."
"Pintu apa?" tanya Baginda belum mengerti. Pintu alam akhirat." jawab Abu Nawas.
"Apa itu?" tanya Baginda ingin tahu. "Kiamat, wahai Paduka yang mulia. Masing-masing alam mempunyai pintu. Pintu alam dunia adalah liang peranakan ibu. Pintu alam barzah adalah kematian. Dan pintu alam akhirat adalah kiamat.
Surga berada di alam akhirat. Bila Baginda masih tetap menghendaki hamba mengambilkan sebuah mahkota di surga, maka dunia harus kiamat terlebih dahulu." Mendengar penjelasan Abu Nawas Baginda Raja terdiam. Di sela-sela kebingungan Baginda Raja Harun Al Rasyid, Abu Nawas bertanya lagi,
"Masihkah Baginda menginginkan mahkota dari surga?" Baginda Raja tidak menjawab. Beliau diam seribu bahasa, Sejenak kemudian Abu Nawas mohon diri karena Abu Nawas sudah tahu jawabnya.

MENJADI HAKIM KASUS DUA IBU BEREBUT BAYI
Kisah ini mirip dengan kejadian pada masa Nabi Sulaiman ketika masih muda. Entah sudah berapa hari kasus seorang bayi yang diakui oleh dua orang ibu yang sama-sama ingin memiliki anak. Hakim rupanya mengalami kesulitan memutuskan dan menentukan perempuan yang mana sebenarnya yang menjadi ibu bayi itu. Karena kasus berlarut-larut, maka terpaksa hakim menghadap Baginda Raja untuk minta bantuan. Baginda pun turun tangan. Baginda memakai taktik rayuan.
Baginda berpendapat mungkin dengan cara-cara yang amat halus salah satu, wanita itu ada yang mau mengalah. Tetapi kebijaksanaan Baginda Raja Harun Al Rasyid justru membuat kedua perempuan makin mati-matian saling mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Baginda berputus asa. Mengingat tak ada cara-cara lain lagi yang bisa diterapkan Baginda memanggil Abu Nawas.
Abu Nawas hadir menggantikan hakim. Abu Nawas tidak mau menjatuhkan putusan pada hari itu melainkan menunda sampai hari berikutnya. Semua yang hadir yakin Abu Nawas pasti sedang mencari akal seperti yang biasa dilakukan. Padahal penundaan itu hanya disebabkan algojo tidak ada di tempat. Keesokan hari sidang pengadilan diteruskan lagi. Abu Nawas memanggil algojo dengan pedang di tangan. Abu Nawas memerintahkan agar bayi itu diletakkan di atas meja. "Apa yang akan kau perbuat terhariap bayi itu?" kata kedua perempuan itu saling memandang.
Kemudian Abu Nawas melanjutkan dialog. "Sebelum saya mengambil tindakan apakah salah satu dari kalian bersedia mengalah dan menyerahkan bayi itu kepada yang memang berhak memilikinya?"
"Tidak, bayi itu adalah anakku." kata kedua perempuan itu serentak. "Baiklah, kalau kalian memang sungguh-sungguh sama menginginkan bayi itu dan tidak ada yang mau mengalah maka saya terpaksa membelah bayi itu menjadi dua sama rata." kata Abu Nawas mengancam.
Perempuan pertama girang bukan kepalang, sedangkan perempuan kedua menjerit-jerit histeris. "Jangan, tolong jangan dibelah bayi itu. Biarlah aku rela bayi itu seutuhnya diserahkan kepada perempuan itu." kata perempuan kedua.
Abu Nawas tersenyum lega. Sekarang topeng mereka sudah terbuka. Abu Nawas segera mengambil bayi itu dan langsung menyerahkan kepada perempuan kedua. Abu Nawas minta agar perempuan pertama dihukum sesuai dengan perbuatannya. Karena tak ada ibu yang tega menyaksikan anaknya disembelih. Apalagi di depan mata.
"Abu Nawas kau hebat sekali," kata Baginda.
"Sebenamya tidak Baginda."
"Apa maksudmu?"
"Hamba hanya menirukan apa yang telah diperbuat oleh Nabi Sulaiman di masa muda, inilah gunanya kita membaca sejarah." Baginda Raja merasa puas terhadap keputusan Abu Nawas. Dan sebagai rasa terima kasih, Baginda menawari Abu Nawas menjadi penasihat hakim kerajaan. Tetapi Abu Nawas menolak. Ia lebih senang menjadi rakyat biasa.

GARA-GARA RAJA INGIN MEMBURU HARTA KARUN
Abu Nawas gusar bukan kepalang. Tadi pagi beberapa pekerja kerajaan atas perintah Baginda Raja membongkar rumah dan terus menggali tanpa bisa dicegah. Kata mereka tadi malam Baginda bermimpi bahwa di bawah rumah Abu Nawas terpendam emas dan permata yang tak ternilai harganya. Tetapi setelah mereka terus menggali ternyata emas dan permata itu tidak ditemukan. Dan Baginda juga tidak meminta maaf kepada Abu Nawas. Apalagi mengganti kerugian.
Inilah yang membuat Abu Nawas gusar marah dan dendam. Lama Abu Nawas memeras otak, namun belum juga ia menemukan muslihat untuk membalas Baginda. Makanan yang dihidangkan oleh istrinya tidak dimakan karena nafsu makannya lenyap. Malam pun tiba, namun Abu Nawas tetap tidak beranjak.
Keesokan hari Abu Nawas melihat lalat-lalat mulai menyerbu makanan Abu Nawas yang sudah basi. Ia tiba-tiba tertawa riang.
"Tolong ambilkan kain penutup untuk makananku dan sebatang besi." Abu Nawas berkata kepada istrinya.
"Untuk apa?" tanya istrinya heran.
"Membalas Baginda Raja." kata Abu Nawas singkat.
Dengan muka berseri-seri Abu Nawas berangkat menuju istana. Setiba di istana Abu Nawas membungkuk hormat dan berkata, "Ampun Tuanku, hamba menghadap Tuanku Baginda hanya untuk mengadukan perlakuan tamutamu yang tidak diundang. Mereka memasuki rumah hamba tanpa ijin dari hamba dan berani memakan makanan hamba."
"Siapakah tamu-tamu yang tidak diundang itu wahai Abu Nawas?" sergap Baginda kasar.
"Lalat-lalat ini, Tuanku." kata Abu Nawas sambil membuka penutup piringnya. "Kepada siapa lagi kalau bukan kepada Baginda junjungan hamba, hamba mengadukan perlakuan yang tidak adil ini."
"Lalu keadilan yang bagaimana yang engkau inginkan dariku?"
"Hamba hanya menginginkan ijin tertulis dari Baginda sendiri agar hamba bisa dengan leluasa menghukum lalat-lalat itu."
Baginda Raja tidak bisa mengelakkan diri menolak permintaan Abu Nawas karena pada saat itu para menteri sedang berkumpul di istana. Maka dengan terpaksa Baginda membuat surat ijin yang isinya memperkenankan Abu Nawas memukul lalat-lalat itu di manapun mereka hinggap.
Tanpa menunggu perintah Abu Nawas mulai mengusir lalat-lalat di piringnya hingga mereka terbang dan hinggap di sana sini. Dengan tongkat besi yang sudah sejak tadi dibawanya dari rumah, Abu Nawas mulai mengejar dan memukuli lalat-lalat itu. Ada yang hinggap di kaca. Abu Nawas dengan leluasa memukul kaca itu hingga hancur, kemudian vas bunga yang indah, kemudian giliran patung hias sehingga sebagian dari istana dan perabotannya remuk diterjang tongkat besi Abu Nawas. Bahkan Abu Nawas tidak merasa malu memukul lalat yang kebetulan hinggap di tempayan Baginda Raja. Baginda Raja tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menyadari kekeliruan yang telah dilakukan terhadap Abu Nawas dan keluarganya.
Dan setelah merasa puas, Abu Nawas mohon diri. Barang-barang kesayangan Baginda banyak yang hancur. Bukan hanya itu saja, Baginda juga menanggung rasa malu. Abu Nawas pulang dengan perasaan lega. Istrinya pasti sedang menunggu di rumah untuk mendengarkan cerita apa yang dibawa dari istana.

KABAYAN DAN ABU NAWAS MEMBAHAS MATEMATIKA
Di suatu tempat Kabayan bertemu Abu Nawas untuk membahas masalah matematika.
Kabayan        : Abah Abu, sebenarnya saya ini bukan ahli matematika nih. Cuma, saya diundang berseminar matematika di sini. Menurut Abah Abu, saya harus bagaimana nih?
Abu Nawas    : Kang Kabayan, memangnya materi apa yang akan disampaikan pada seminar kali ini?
Kabayan        : Sebenarnya sih sederhana saja, panitia meminta saya menyampaikan tentang persamaan. Cuma mereka minta agar persamaan itu tak dibahas secara matematis, tapi dengan cara-cara yang sederhana (kalau bisa sih lucu) dan mudah dipahami oleh orang-orang biasa. Makanya saya ikut seminar ini. Kalau diminta membahas secara matematis sih, wah saya tak sanggup deh....
Abu Nawas    : Oh begitu ya...? Coba nih saya tanya, kira-kira Kang Kabayan menyelesaikan persamaan (8-x)/3 + 2 = 4 ini bagaimana?
Kabayan        : Secara matematis yang tepat sih, saya tak bisa menjelaskannya. Mungkin saya akan ditertawakan oleh para matematikawan-matematikawan itu. Saya bisanya dengan kata-kata saja..., dengan cara saya, seperti yang diminta panitia
Abu Nawas    : Memangnya bagaimana? Saya juga tak mengerti bila diminta menjelaskan secara matematis. Soal tadi itu juga saya dapatkan dari kawan saya yang bertanya ke saya, dan saya tak bisa menjelaskannya secara matematis. Coba deh, menurutmu bagaimana cara penyelesaian persamaan tersebut?
Kabayan        : Ah, Abah Abu merendah saja....
Abu Nawas    : Serius! Saya benar-benar tidak bisa. (kali ini tampak wajah Abu Nawas terlihat serius)
Kabayan        : Baiklah kalau begitu. Begini menurut saya, persamaan itu saya ibaratkan sebuah timbangan dengan dua tangan. Tanda sama dengan berarti seimbang.
 (Abu Nawas menyimak Kabayan dengan sungguh-sungguh)
Berarti, untuk menyelesaikan persamaan tersebut ((8-x)/3 + 2 = 4), mudahnya begini saja. Saya ibaratkan 4 itu empat buah semangka berukuran sama yang terletak di sebelah kanan timbangan. Dan di sebelah kiri, (8-x)/3 + 2 itu berarti banyaknya semangka yang saya sendiri belum tahu berapa banyaknya ditambah dua semangka.
 (Yang dimaksud Kabayan dengan banyaknya semangka yang ia belum tahu berapa banyaknya adalah (8-x)/3 ).
Abu Nawas    : Ya... ya ..., terus?
Kabayan        : Nah, karena di sebelah kiri sudah jelas ada 2 semangka dan sebelah kanan ada 4 semangka, berarti bagian yang saya belum tahu ((8-x)/3 ) itu sebenarnya berjumlah 2 buah semangka. Jadinya, saya bisa tulis (8-x)/3 = 2
 Kabayan tampak terdiam beberapa saat, memperhatikan persamaan baru ((8-x)/3 = 2) yang diperolehnya. Kemudian, segera setelah itu ia melanjutkan penjelasannya....
(8-x)/3 = 2, artinya banyaknya suatu semangka (8-x) bila dibagi 3 sama saja dengan 2. Berarti banyaknya semangka tersebut pasti adalah 6. Makanya berarti 8-x = 6
Belum sempat melanjutkan penjelasannya, Abu Nawas berseru
Abu Nawas    : Saya mengerti, saya mengerti.... Jadinya, karena 8-x = 6, artinya delapan semangka dikurangi berapa semangka (nilai x) hasilnya 6 kan? Pasti banyaknya semangka itu (di persamaan ini diberi symbol x) adalah 2, benar kan?
Kabayan        : Ya benar.... Tuh kan, Abah Abu cuma merendah saja....
Abu Nawas    : Ah engga  juga, kamu benar-benar bagus penjelasannya. Makanya saya gampang mengerti
Abu Nawas tertawa gembira, karena ia mengerti penjelasan Kabayan. Kemudian, ia pun bercerita pada Kabayan bahwa ia diundang ke seminar ini pun bukan karena ia mengerti matematika. Tapi, ia diminta panitia untuk menjelaskan sastra (bahasa) terkait dengan matematika. Karena katanya, Matematika itu adalah bahasa juga, tapi berupa bahasa symbol
Abu Nawas    : Sekarang saya jadi mengerti persamaan itu apa. Ini memudahkan saya untuk bercerita tentang matematika sebagai bahasa symbol nanti siang
Kabayan        : Sekarang, gantian saya yang mau bertanya nih sama Abah Abu....
Abu Nawas    : Ah kang Kabayan, jangan nanya yang susah-susah ya...?
Kabayan        : Justru ini pertanyaan susah yang belum bisa saya jawab. Begini ceritanya, seminggu yang lalu presiden memberi potongan hukuman bagi para tahanan. Bahwa semua tahanan diberi potongan berupa setengah dari masa hukuman yang harus dijalani tiap tahanan tersebut. Untuk tahanan yang dihukum 10 tahun, karena dipotong setengahnya, jadinya ia cuma tinggal menjalani hukuman 5 tahun saja. Bila seorang tahanan dihukum 20 tahun, karena dipotong setengahnya jadinya tinggal 10 tahun saja. Begitu seterusnya. Ketetapan ini sudah diputuskan oleh presiden dan tak bisa diubah!
Abu Nawas    : Terus, masalahnya apa?
Kabayan        : Ini sebenarnya masalah matematika juga, cuma matematikawan-matematikawan di negeri saya tak ada yang sanggup menjawabnya. Masalahnya begini, karena ada tahanan yang dihukum seumur hidup (sampai sang tahanan tersebut meninggal), artinya kan harus ditentukan berapa lama sisanya ia akan dihukum? Padahal tak ada yang tahu kapan seseorang itu meninggal. Tak ada yang tahu berapa lama umur seseorang itu. Masalah ini jadi heboh di seluruh Indonesia dikarenakan presiden dengan ceroboh menetapkan kebijakannya tersebut. Belum ada yang bisa memecahkannya. Paranormal seperti dukun, tukang ramal nasib, tukang tenung, mentalist (semisal Dedi Corbuzier) dan sebangsanya itu tak bisa memecahkannya. Cendekiawan yang terkenal cerdik pun semisal Gus Dur dibikin repot karenanya padahal Gus Dur terkenal dengan perkataannya, Gitu aja kok repot. Tapi, kali ini benar-benar ia repot dibuatnya. Para matematikawan pun yang pintar-pintar itu angkat tangan mencari solusinya. Dan ini menjadi isu nasional. Jadi, bagaimana Abah Abu                   menyelesaikannya?
Abu Nawas    : Ooooh begitu ya? Berat juga masalahnya kalau begitu. Tapi, beri saya waktu sepuluh menit saja, saya habiskan dulu ya makanan saya
Kabayan pun mempersilakan Abu Nawas menghabiskan makanannya. Sambil makan, tampak Abu Nawas berfikir dengan serius. Dan, segera setelah habis makanannya, tampak cerialah wajah Abu Nawas, pertanda ia punya pemecahan masalah tersebut
Abu Nawas    : Hahaa.... Menurut saya begini saja, masalah ini bisa diselesaikan dengan konsep persamaan yang telah kamu jelaskan tadi....
Kabayan        : Oh ya...? Bagaimana?
Abu Nawas    : Karena persamaan itu menurutmu berarti seimbang, atau keseimbangan, masalah pemotongan masa hukuman tersebut ya mudah saja diselesaikan. Begini caranya, supaya orang yang dihukum seumur hidup itu dapat potongan hukuman setengah masa hidupnya, cara menghukumnya begini saja. Sehari ia ditahan, sehari ia dibebaskan, begitu seterusnya hingga ia meninggal. Seimbang bukan, seperti persamaan kan?
Kabayan        : Subhanallah, Alhamdulillah... benar-benar penyelesaian yang sangat cantik, dan sesuai konsep persamaan. Luar biasa, luuuuuuuuuuuuar biasa! Saya bersyukur bisa bertemu Abah Abu di tempat ini. Terimakasih ya Abah Abu....

SUFI MENJUAL KAMBING
Suatu malam seorang ulama Sufi bermimpi bahwa ia sedang menjual seekor kambing yang gemuk.
"Berapa harga kambing ini ?" tanya seorang calon pembeli.
"Dua belas dinar." kata sang sufi.
"Tujuh dinar."
"Tidak boleh."
"Delapan dinar."
"Tidak boleh."
Ketika tawaran mencapai sembilan dinar, sang sufi terbangun dari tidurnya. Ia membuka kelopak matanya dan mengusapnya. Tak seekor kambingpun ia lihat. Pun tak ada calon pembeli. Cepat-cepat ia memejamkan matanya lagi sambil berkata.
"Kalau begitu, baiklah, sembilan dinar boleh kamu ambil."

NASIB ITU TIDAK BISA DINALAR DENGAN LOGIKA
Nasrudin sedang berjalan-jalan dengan santai, ketika tanpa permisi ada orang jatuh dari atap rumah dan menimpanya. Orang yang terjatuh itu tidak terluka sama sekali, tetapi Nasrudin yang tertimpa malah menderita cedera leher. Ia pun diangkut ke rumah sakit.
Para tetangganya datang menjenguknya, mereka bertanya, "Hikmah apa yang didapat dari peristiwa itu, Nasrudin?"
"Jangan percaya lagi pada hukum sebab akibat," jawabnya. "Orang lain yang jatuh dari atap rumah, tetapi leherku yang jadi korbannya. Jadi tidak berlaku lagi logika, 'Kalau orang jatuh dari atap rumah, lehernya akan patah!'"


NASRUDDIN DAN BBM
Nasruddin sedang mengendarai untanya ketika segerombolan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi penolakan atas kenaikan BBM. Ia bergumam kepada untanya �Untung kamu tidak suka minum BBM!
NASRUDIN DAN TIGA ORANG BIJAK
Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang-orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang-orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang-orang desa menonton mereka bicara.
Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, "Di mana sebenarnya pusat bumi ini?"
Nasrudin menjawab, "Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara."
"Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?" tanya orang bijak pertama tadi.
"Kalau tidak percaya," jawab Nasrudin, "Ukur saja sendiri."
Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.
Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. "Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?"
Nasrudin menjawab, "Bintang-bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini."
"Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?"
Nasrudin menjawab, "Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya."
"Itu sih bicara goblok-goblokan," tanya orang bijak kedua, "Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai."
Nasrudin pun menjawab, "Nah, kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu, bagaimana orang bisa menghitung bintang di langit?"
Mendengar jawaban itu, si bijak kedua itu pun tidak bisa melanjutkan.
Sekarang tampillah orang bijak ketiga yang katanya paling bijak di antara mereka. Ia agak terganggu oleh kecerdikan nasrudin dan dengan ketus bertanya, "Tampaknya saudara tahu banyak mengenai keledai, tapi coba saudara katakan kepada saya berapa jumlah bulu yang ada pada ekor keledai itu." "Saya tahu jumlahnya," jawab Nasrudin, "Jumlah bulu yang ada pada ekor kelesai saya ini sama dengan jumlah rambut di janggut Saudara."
"Bagaimana Anda bisa membuktikan hal itu?" tanyanya lagi. "Oh, kalau yang itu sih mudah. Begini, Saudara mencabut selembar bulu dari ekor keledai saya, dan kemudian saya mencabut sehelai rambut dari janggut saudara. Nah, kalau sama, maka apa yang saya katakan itu benar, tetapi kalau tidak, saya keliru."
Tentu saja orang bijak yang ketiga itu tidak mau menerima cara menghitung seperti itu. Dan orang-orang desa yang mengelilingi mereka itu semakin yakin Nasrudin adalah yang terbijak di antara keempat orang tersebut.

PSMS MEDAN VS PS KARO-KARO
Pada sebuah pertandingan persahabatan antara PSMS Medan dengan PS Karo-karo, pertandingan di selenggarakan di kota medan. Sebelum pertandingan MC lapangan memperkenalakan nama-nama kedua tim, untuk kesempatan pertama di sampaikan nama-nama pemain dari PS Karo-Karo karena sebagai tamu.
"Selamat datang para penonton di Stadion Teladan Medan inilah pertandingan persahabatan yang kita nantikan antara PS Karo melawan PSMS Medan" kata MC Membuka
"Sebelum pertandingan di mulai baik kita perkenalkan dulu kekuatan kedua tim kita mulai dengan PS Karo sebagai tamu"
"Dibawah mistar ada Lengket Silangit, kita lihat di barisan belakang ada Jatuh Bangun dan Jegal Tarigan, ...."
MC terus melanjutkan pengumumannya "Di barisan depan ada Lari Peranginangin dan Tembak Sitepu...... dan untuk mengkomandokan tim dipimpin..." MC berhenti sesaat menarik napas panjang "Bah.....oleeeeh Pasti Menang Karo-Karo......"
Penonton terdiam mendengar pengumuman MC dan tiba-tiba kapten tim PSMS Medan berteriak dari tengah lapangan "Menyerah..... bah......namanya saja sudah menakutkan apa lagi mainnya....Dak akan pernah menang nya.. kita lawan dia"

UCOK SAKIT PERUT
Seteleh tamat SMU di Aek Kanopan, Uc
ok memutuskan merantau karena tidak memiliki biaya untuk meneruskan kuliah, plus ditambah otak yang pas-pasan.
Orang tua Ucok memberi ongkos sekali jalan Rp.100.000, karena keuangan yang terjepit. Ucok memilih merantau ke daerah Pekan Baru.
Di Kota Pekan Baru, Ucok tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, setelah lima hari disana, uang sisa ongkos sudah habis, saudara tidak ada.
Singkat Cerita Ucok rela jadi Kernet (Kondektur) alat berat Eskapator ke hutan untuk membuka lahan garapan, nama operator alat beratnya, Sidabutar.
Sesampainya di Hutan, banyak juga orang yang kerja di sini! gumam Ucok dalam hati! dan dia tidak menemukan Toilet untuk MCK yang ada adalah lahan hamparan Luas, Mereka pun buat beskem untuk berteduh dimalam hari.
Karena mereka baru turun (masuk) dari kota ke Hutan, orang-orang yang ada dihutan memutuskan untuk Tidur Bareng di Beskem yang dibangun oleh Sidabutar dan Ucok sambil cerita-cerita.
Pada malan hari, kira kira jam 2 pagi, Sardi (orang yang mereka temui dihutan) sakit perut, dan memutuskan untuk buang air dibalik pohon yang besar dekat beskem mereka.
Secara kebetulan, jam 2 lewat 3 menit, Uccok juga sakit perut, dan bergegas keluar beskem untuk buang juga, dan Uccok memutuskan untuk buang di balik pohon yang sama dengan Sardi, Karena pohonnya besar dan agak rimbun gelap, Uccok ingat pesan orang tuanya dikampung, ( kalau mau buang air kecil/besar, harus permisi dengan kata Sattabi ditempat yang baru), begitu Uccok dekat dengan pohon itu, Uccok buka celana, dan berkata..
Uccok : "Sattabi Oppung dipangisi ni luat on" ( Permisi kepada pemilik wilayah ini). karena Sardi masih dibalik pohon, Sardi menjawab dari balik pohon...
Sardi : "Dang Boi ( Gak boleh)..!"
Seketika itu juga, Sakit perut Ucok sembuh, yang ada Ucok ketakutan, karena dia mengira pohon itu menjawab, karena tidak tahu kalau sebelum dia, Sardi sudah lebih dulu Jongkok disana, segera balik ke Beskem dengan pucat pasih dan langsung tidur.
Besok paginya baru cerita, dan semua temannya terbahak-bahak setelah Sardi cerita juga.

BERJALAN DI ATAS AIR
Seorang Turis Batak berkunjung ke Israel. Dia menawar perahu mau keliling-keliling di Danau Galilea dan diberitahu pemilik perahu bahwa sewa perahu US$10/jam.
"Wah... mahal kali kau!!! di Danau Toba di negara saya Indonesia, sewa perahu gak sampai separuh-nya... itupun sudah bisa naik perahu keliling sampe puas...!"
Pemilik perahu itupun mencoba menjelaskan, "Ini kan di Israel ... bukan di Indonesia... di danau ini-lah Tuhan Yesus berjalan di atas air ..."
Mendengar jawaban pemilik perahu itu, spontan sang turis batak tersebut berjalan pergi ... sambil merepet dan menggerutu,
"Oooo... PATUT MA ANTONG, GABE MARDALAN PAT TUHAN YESUS NAJOLO, AI SUMALING DO HAPE ARGANI SEWA NI SOLU DI TAO GALILEA ON !!!"
(Pantesan, Tuhan Yesus jadi jalan kaki jaman dulu, habis kebangetan sih mahalnya harga nyewa perahu di galilea ini...)

ORANG BATAK MENYETOP TAKSI
Suatu hari, ada orang Batak yang sedang berwisata di kota Jakarta dan ia bermarga Manalu, saat menunggu taksi yang lewat iapun duduk untuk beristirahat.
Saat itu ia melihat ada taksi tak berpenumpang yang kebetulan lewat maka segera iapun menyetop taksi itu, dan saat diberhentikan sang supir taksi bertanya kepada si Batak ini. "Mana lu?" tanyanya sambil mengintip dari jendela (maksudnya kamu mau ke mana?), si Batak ini kaget dan bergumam "Bah, hebat kali supir taksi di Jakarta ini? Belum apa-apa sudah tahu namaku."
Lalu ia bertanya lagi pada si supir taksi ini "Hei kau, kau paranormal ya?" Lalu supir taksi ini menjawab sambil nyeleneh dan pergi "Sinting." Si Batak ini bergumam lagi "Bah, lebih hebat lagi supir taksi ini, dia tahu kemana tujuanku.
Aku kan mau pergi ke rumah temanku si Ginting." Karena dari 5 taksi yang ia berhentikan mengatakan hal yang sama saja, si Batak ini frustasi dan akhirnya memutuskan untuk naik metro mini saja daripada repot-repot cari taksi.
Di dalam metro mini ia berkata dalam hati "Supir-supir taksi di Jakarta ini paranormal semua kelihatannya tetapi aneh, kok mereka tak mau kutumpangi ya? Padahal uangku cukup."
SALAH PENGERTIAN
Setelah sehari Tagor Sitompul di kota kembang Bandung, dia sudah akrab dengan seseorang yang bernama Amit. Pada suatu hari ada undangan pernikahan dari teman Amit yang ditujukan untuk si Amit dan si Tagor Sitompul.
Mengingat bangku yang kosong hanya ada di depan, maka si Amit pun melewati para undangan dengan mengucapkan :
"Amit Pak.....Amit Bu......Amit Pak...... dst",
namun si Tagor pun mencari akal melawati para undangan dengan mengucapkan :
"Tompul Pak.....Tompul Bu.....Tompul Pak.... dst",
sampai dia duduk di kursi depan tanpa merasa bersalah.

DOLOK SARIBU DARI SARIBU DOLOK
Setelah menginjakkan kaki di kota Jakarta, Duga bermaksud mendapatkan teman sebanyak-banyaknya. Maklum Duga belum fasih berbahasa Indonesia.
Menurutnya semua perkataan dalam bahasa Batak harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia termasuk identitas diri.
Sambil bersalaman lalu dia memperkenalkan diri dan berkata: "Gunung Seribu dari Seribu Gunung". Sejak itu para sahabatnya pada takut dan segan, mereka menganggap Dolok Seribu bersaudara dengan gunung Kidul.

PEREMPUAN YANG TERSINGGUNG
Ganda merasa senang berkeliling-keliling kota Bandung. Sambil menaiki sebuah bis di samping kiri dan kanannya dia memberanikan diri untuk berkenalan dengan cewek sebelah kiri.
Ganda: "Perempuan apakah engkau ito?" (Batak: Boru aha do hamu ito)
Cewek: "Kau pikir aku cewek murahan ya..?"
Ganda: "Bukan, ito..saya mau bertanya marga apa ito?"
Cewek: "Dasar orang kampung!!"
Sampai di rumah Ganda menceritakan pengalamannya kepada tantenya Tiur. Tantenya terbahak-bahak. Ganda...Ganda. Tantenya menasihati Ganda sekali lagi jangan bertanya seperti itu.

PERTAMA KALI DATANG KE JAKARTA
Pertama sekali Ucok datang ke Jakarta, dia coba jalan-jalan mau tahu keadaan Jakarta, Pertama dia pergi ke Terminal Pl.Gadung
Kondektur     : "Blok M... blok M.."
Ucok        : Naik Bus kota jurusan blok M, selama dalam perjalanan setiap orang mau turun selalu sebut nama halte.
Penumpang lain    : "Bang Senopati.. kiri!!", bus berhenti.
Penumpang lain    : "Bang Sudirman.. kiri!!", bus berhenti.
Ucok         : Wah gimana ya saya mau turun, dengan yakin ucok teriak,
Ucok         : "Tahan Sihombing.. kiri!!", bus jalan terus,
Ucok         : Teriak lagi, "Bang Tahan Sihombing.. kiri!!", akhirnya semua penumpang bis melihat ke arah ucok.
Ucok         : Berdiri menghampiri kondektur, "Bang kau tuli ya saya tadi sudah bicara Tahan Sihombing kiri, kok bis jalan terus."
Ucok         : "Tadi penumpang lain tinggal sebut nama, bus berhenti, kamu belum tahu saya ya?"
Kondektur     : "Maaf bang yang mereka sebut tadi nama halte bus ,dan di Jakarta namanya Halte Tahan Sihombing tidak ada, makanya jalan terus."
Ucok         : "Maaf juga bang lain kali buatkan halte Tahan Sihombing."

BAYAR ONGKOS MIKROLET KURANG
Seorang Bapak - Bapak Batak naek Metromini dari Kramat Sentiong menuju Manggarai, tidak mendapat tempat duduk, bapak tersebut bergelantungan bersama penumpang lain di dekat pintu depan. Didepan RSU Cikini, si Kondektur mulai sibuk menagih ongkos dari para penumpang sambil menkrincing-krincingkan uang logam yang ada ditangan nya.
Kondektur : Ongkos Pak
Bapak Batak : nih !!! Sambil meyodorkan uang Rp. 1.500.
Kondektur : Kurang Pak, Rp. 500 lagi.
Bapak Batak : Ah diam kau !!! Setengah jalan nya aku naek, Anjing !!!
Kondektur : Wah, Bapak ini gimana sih, udah bayar ongkos kurang malah maki orang lagi ngomongin orang anjing segala !
Bapak Batak : BAH !!! Masih bagus kau kubilang Anjing, Kubilang Taik, dimakan Anjing Kau !!!
Kondektur itu pucat pasi tak berani lagi berkomentar.

FILM BOX OFFICE HOLLYWOOD DALAM BAHASA BATAK
1.Enemy at the gates -- Matte ho, nga ro !
2.Remember the Titans -- Ingot hamu partompaon i
3.The Italian Job – Parbola
4.  Die Hard -- Dang ra mate
5.  Die Hard II -- Tong, dang olo mate
6.  Die Hard III -- Dang marna mate fuang !!
7.  Bad Boys -- Si roa balangs
8.  Sleepless in Seattle -- Markombur di radio, dia boi modom ?
9.  Lost in Space -- Dibondut banua holling
10. X-Men -- Pantang so bilak
11. X-Men 2 -- Tong sai pabilak-bilakhon
12. The Brotherhood of War -- Manat Mardongan-tubu
13. Paycheck -- Bayar habis panen ma i, bah!
14. Independence Day – Agustusan
15. The Day After Tomorrow – Haduan
16. Die Another Day -- Dang jadi mate sadarion
17. There is Something About Marry -- Si Maria Pargabus
18. Silence of the Lamb -- Hambing Parhohom
19. Planet of the Apes -- Huta ni Bodat
20. Gone in Sixty Second -- Marimpot-impot
21. Freddy vs Jason -- Peredi VS Jekson
22. Air Bud -- Panangga (biang)
23. How To Lose A Girl in 10 Days – Topar
24. Lord Of The Ring -- Tulang. (ai tulang do si jalo tintin marangkup )
25. Deep Impact -- Hansit naii
26. Million Dollar Baby -- Ai sajuta arga ni Babi saonari?
27. Blackhawk Down -- Lali lao manangkup manuk
28. Saving Private Ryan -- (Ai ise si Ryan on? So ditanda batak goar 'rian'. Peredi, Jekson, Mikael, Ultop, ... dll.)
29. Dumb and Dumber -- Lam Loakon
30. The Collateral -- Si Padalan Hepeng
31. Braveheart -- Parate-ate
32. Payback -- Garar Utangmu
33. My Greek Big Fat Wedding -- Muli Sikobol-kobol
34. I Know What You Did Last Summer – Datu
35. I Still Know What You Did Last Summer -- Unang gabusi ahu, hutanda do ho Ito
36. Cold Mountain -- Dolok Sanggul ma i...
37. Any Given Sunday -- Marminggu Hamu Fuang
38. Beautiful Mind -- Nipi Nama i
39. Drunken Master – Parmitu
40. The Gift -- Durung-durung
41. Lion King – Sisingamangaraja
42. Mr. & Mrs. Smith -- Smith Dohot Oroan na
43. Rest In Peace -- Dison Do Maradian (bah, judul film apa pulak lagi ini?)
44. Run Away Jury -- Martabuni Ho Tulang Na
45. Step Mom -- Inang Panirang-Nirangan
46. Band of Brother --- Dongan Sabutuha, Dongan Sapargaulan
47. 2 Fast 2 Furious --- Manat-manat di dalan

PANTUN BATAK
Banyak hutan yang Singarimbun
Jalan di bukit naik dan Manurung
Sumber daya alamnya Batubara
Wirausahanya Panjaitan

Pisau tak tajam namanya pisau Sitompul
Banyak plasa, mal, dan Departemen Sitorus
Hobi orang Batak memanjat Tobing
Kucing si meong milik Situmeang

Matahari terbenam ke arah Hutabarat
Tidak bisa baca tulis namanya Hutauruk
Kalau hujan pakailah Sipayung
Makanan kecilnya kue Lubis

Tukang jahit pasti punya Ginting
Musim kemarau sawahnya Girsang
Kalau kirim surat lewat Naipospos
Hobinya naik tebing dan naik Pohan

Setelah pertigaan ada Parapat
Di Jawa ada Pak De di Batak ada Pardede
Sarapannya nasi Sembiring
Mereka suka berkumpul baik si muda maupun Situa

BUTET MENGHADAPI UJIAN SEMESTER
Alkisah, Butet si Gadis Cantik dari Batak akan menghadapi ujian semester. Agar bisa konsentrasi, dia memutuskan menyepi ke villanya di Puncak. Setelah keluar dari jalan tol Jagorawi, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu Cipanas.
Beberapa pemuda tanggung langsung hutasoit-soit melihat butet yang seksi itu. Tapi butet tidak peduli, dia jala sitorus memasuki rumah tanpa menanggapi. Sepiring Naibaho yang hangat dengan ikan gurame yang dibakar dengan batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan semangkok nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut , Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan kesana ber-bukit-bukit. Kadang nainggolan, kadang manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak pohan. Kebanyakan pohan �tanjung�. Beberapa diantaranya ada yang simatupang diterjang badai semalam.
Begitu sampai di villa, Butet membuka pintu mobil, wow, siregar sekali hawanya, berbeda dengan jakarta yang panggabean penuh asap. Hembusan perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan. Sejauh simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang girsang.
Mulanya butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukan hanyalah bekas kolam renang yang akan di -hutahuruk dengan tambunan tanah. Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan di kebun teh saja. Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar Sinaga... ! teriaknya sambil lari sitanggang langgang.
Celakanya dia malah terpeleset dari tobing yg tinggi sehingga bibirnya sihombing. Kasihan sekali..., butet menangis marpaung-paung lantaran kesakitan.
Tetapi..., dia lantas ingat... bahwa sebagai orang batak pantang untuk menangis. Dia harus togar...!
Maka, dengan menguatkan, dia pergi ke puskesmas setempat untuk melakukan panjaitan terhadap bibirnya yang sihombing itu. Mantri puskesmas tergopoh-gopoh simangunsong di pintu untuk menolongnya.
Hem... ongkosnya pangaribuan...  kata mantri setelah memeriksa sejenak.
Itu terlalu mahal... bagaimana kalau napitupulu saja? tawar si Butet
Napitupulu terlalu murah, mengertilah saya sebagai PNS pandapotan saya khan kecil sekali , ekonomi keluarga saya sudah sangat ginting sekali, kata mantri memelas
Jangan begitulah, masa tidak siahaan melihat bibir saya begini?.
Baiklah , tapi panjaitan nya pakai jarum sitompul saja sahut mantri mulai agak kesal.
Cepatlah! aku sudah hampir munthe, yach... saragih sedikit tidak apa-apalah, dari pada bibirku sihombing terus...
Malamnya..., Ketika sedang asik belajar sambil makan kue lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan rajagukguk. Wah... Butet bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di pintunya berbunyi Poltak...! keras sekali.
Ada situmorang ! ,
Sialan, cuma kucing... desahnya lega. Dia sudah sempat berpikir yang silaen-laen.
Selesai belajar...,
Butet menyalakan televisi. Ternyata ada siaran Discovery chanel yang menampilkan hutabarat Amazon di Kanada yg terkenal itu serta simamora gajah purba yang berbulu lebat. Saat commercial break, muncul lagu nasional RI yang terkenal dengan seruannya Simanjuntak gentar, sinambela yang benar...!.
Keesokan harinya...,
Butet kembali ke Jakarta dan langsung pergi ke kampus.
Di depan ruang ujian dia membaca tulisan Harahap tenang, ada ujian .
Butet bergumanm  ah .. aku kan marpaung, boleh ribut dong . !.
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.

AHLI SEJARAH TERKENAL DARI MANDAILING
Kalau di Eropa ada Fisikawan “SIR ISAAC NEWTON”
Di Mandailing ada Sejarawan "SIR ISAAC NASUTION"
Sir             = Tuan (tanya aja Pak AM kalau tak percaya)
Isaac             = Ishak (ada dalam Bible atau tanya juga Bu SH)
Ishak             = Ismail Hakim (akronim yang kubuat…………… suka-suka akulah,kok ente senyum-senyum)
Nasution         = Salah satu marga di Mandailing yang menjadi idola para wanita (ini bagian Pak HL sebagai salah satu tokoh pemangku adat
    Mandailing, kalau kurang percaya tanya aja sama beliau, Okay?)
Sir Isaac Nasution    = Tuan Ismail Hakim Nasution
Disederhanakan         = Tuan Ismail Nasution
Dikenal juga        = Tuan Nasution
Tuan Nasution         = Pak Nas
Inisial            = PAK IN
(kenalnya kau kawan…………..?)

PIR ATAU PIRO
Ada seorang Mandailing merantau ke Jakarta, karena tidak berhasil mendapat kerja kantoran akhirnya si Mandailing ini berwirasta alias berjualan apa saja di pasar Manggarai, hari ini jualan sayur, besok jualan barang bekas, pokoknya apa saja yang memberikan untung.
Suatu hari si Mandailing ini berjualan pepaya, tengah hari datang seorang pembeli, kebetulan seorang Jawa pembantu rumah tangga yang baru datang di Jakarta, bahasa Indonesia-nya belum lancar. Sesuai instruksi majikan, si Jawa mencoba merasakan apakah pepaya yang dijual sudah masak atau belum. Dengan halus si Mandailing memperingati : zangan keras-keras mas, supaya tidak penyok (dengan logat Mandailing tentunya yang mirip dengan logat Batak). Setelah yakin bahwa pepaya yang mau dibeli sudah matang, si Jawa bertanya: piro siji?, si Mandailing heran dan tidak mengerti dan dia menjawab: tidak keras mas ... lunak kok, coba lagi (pir -dari piro- dalam bahasa Mandailing artinya keras).
Ya ..... piro siji?, si Jawa bertanya lagi, mulai keheranan.
Tidak keras mas .... coba lagi, si Mandailing menjelaskan lagi dengan nada mulai meninggi.
Lha iya ...... piro?, si Jawa bertanya lagi, tambah heran.
Misunderstanding terus berlanjut, si Mandailing makin marah dan si Jawa makin heran. Akhirnya si Mandailing bilang : sudah kubilang lunak ... keras (pir) kau bilang .... lihat ini ....., si Mandailing menonjok pepayanya sampai hancur.
Dasar zawa .... sekarang kau mau apa?!, tantang si Mandailing. Si Jawa kita terpaksa lari terbirit-birit.

MANUHOR PULSA
Adong ma sada ama-ama sian huta pardomuan, sukses besar dalam bisnis durianna. Panen na sukses hampir mencapai omzet 10 juta dalam 1 bulan. Alani lumayan do untung na, gabe kepingin ma amanta i laho mar handphone sebagaimana nadi nipi-ipihon salelengon.
Laho ma amatta i tu sada toko handphone di bilangan segitiga emas Sidikalang, alias jalan Sisingamangaraja. Songonon ma kira-kira pembicaraan antara amanta i dohot par toko handphone on:
A   : "Ai laho manuhor handphone au lae, na songon dia do na pas di natua-tua songon au.
        Argana hira-hira 1 tu 2 juta. Ai nasai do pe adong hepengku."
TH  : "Ohh... adong amang, type na NOKIA 3260, balga-balga do tombol na, dang susa amang
        molo lau mamiccit nomorna. On ma contoh na amang. Argana holan 1,5 juta do."
A   : "Boi .. boi ma i. Baen ma dohot nomor na sekalian. Pasang ma sekaligus, dang hupaboto-boto mamasang i, sekalian ma dohot pulsana."
TH  : "Boi amang, on ma nomor na, pillit hamu ma. Molo pulsana, na sadia ma ta baen amang,
         adong 25 ribu, 50 ribu dohot 100 ribu."
A   : "Ai hamu ma mamillit nomor nai, baen ma nomor na bagak. Molo pulsanai si 100 ribu ma
         baen."
TH  : "Boi amang, alai sebelum hupillit no nai, ai didia do halak amang tinggal?"
A   : "Di pardomuan, jonok do tu tigalingga"
TH  : "Ohh... alai hurasa amang, dang adong dope sahat jaringan tu Pardomuan."
A   : "Ima... ima .. nga boi i . Baen ma 100 ribu dohot jaringan na i, bila porlu 200 ribu pe boi,
       asa unang mulak-ulak iba tu Sidikkalang on."
TH  : "???!!??"
(sugari na antong tu COUNTER D’NASTYponsel do ro amattai tile anso ipasang dohot Tower na)

BAWA OLEH-OLEH MANGGA DARI TOBA KE BANDUNG
Satu waktu seorang Bapak yang baru datang dari Toba mengunjungi anaknya yang sudah lama merantau di Bandung. Setelah beberapa hari tinggal di rumah anaknya dia pun bermaksud mengunjungi familinya yang tidak jauh tinggalnya dari tempat kost anaknya di perkampungan yang padat dan harus melewati gang-gang. Dia pun membeli 2 kg mangga sebagai oleh-oleh.
Di perjalananan karena gangnya memang sempit, setiap kali dia melewati orang-orang yang sedang duduk depan rumahnya, si Bapak mengatakan permisi dan disahut mangga. Si Bapak merasa heran, kok mereka tahu ya saya bawa mangga? Lalu diberikannya sebuah mangga kepada orang tersebut, demikian seterusnya setiap kali dia mengatakan permisi dan disahut mangga, dia memberikan sebuah mangga. Sampai akhirnya habislah mangga yang dibelinya tersebut.
Sesampai di rumah kerabatnya, dia pun menceritakan bahwa tadinya dia membawa mangga untuk oleh-oleh, tetapi diperjalanan habis diminta orang-orang. Dia pun menceritakan apa yang dialaminya dan kerabatnya itu pun tertawa terbahak-bahak...

ORANG BATAK MEDAN
Seorang supir truk berpelat nomor BB berhenti di depan gerobak penjaja minuman, di sebuah pasar di Solo.
Kasih dulu cendolnya, Embak..
Mboten enten, Mas, jawab si pedagang perempuan dengan lembutnya. Cendol sudah tidak ada.
Hah, nggak pakek santen pun tak papalah kata si supir Batak lagi dengan sedikit memaksa.
Sampun telas, Maaas, jawab si pedagang perempuan lagi dengan sabarnya. Cendol sudah habis.
Hah, nggak pakek gelas pun tak papalah
Dasar wong edan, gerutu si pedagang sambil kebingungan.
Heh?! Koq tau pulak kau kalau aku orang Medan?!

MEMBELI ROKOK DUNHILL
Seorang pemuda Batak, dengan penuh percaya diri, mendongakkan kepala dari jendela mobilnya, hendak membeli sebungkus rokok Dunhill dari pedagang di pinggir jalan.
Hei, tolong dulu kasi sebungkus dunhil katanya dengan mantaaaaaaaaap.
Mas, kata si pedagang rokok mengoreksi. Bilangnya bukan dunhil, tapi danhil
Si pemuda Batak melotot lalu berkata, Hah, sudah bagus kubilang dunhill. Kalau kubilang hildun; mau apa kau?!

BERITA BAYI LAHIR TANPA TULANG
Bogor (29/4/2000): Seorang bayi telah lahir tanpa tulang di rumah sakit Bogor.
Peristiwa yang mungkin cukup langka ini sempat menarik perhatian media cetak lokal. Tak ayal, para wartawan pemburu berita pun segera mendatangi rumah sakit untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut. Di ruang pasien, tampak telah berkumpul keluarga serta sanak famili dari pasien.
Sebelumnya, pihak dokter yang dimintakan pendapatnya, tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Bahkan meminta para wartawan untuk menanyakan langsung ke pihak keluarga, kenapa sampai bayi tersebut lahir tanpa tulang.
Para wartawan pun mencoba menanyakan langsung ke pihak keluarga, apa kira-kira yang penyebab kelainan tersebut.
Menurut penjelasan pihak keluarga, selama mengandung tidak menunjukkan tanda-tanda kelainan. Beratnya normal, makannya pun juga tidak ada yang aneh-aneh. Hanya saja, sang ibu tidak begitu suka dengan sayur bayam.
Ketika ditanyakan apa kira-kira yang menjadi penyebab bayi tersebut sampai lahir tanpa tulang. Sejenak, tampak semuanya terdiam sampai akhirnya juru bicara keluarga maju untuk mencoba menjelaskan. Itu pun setelah bisik-bisik dulu dengan anggota keluarga lainnya.
"Sebenarnya, hal ini adalah urusan intern keluarga kami. Tapi karena anda menanyakannya, maka yang bisa saya sampaikan adalah Tulang dari bayi ini semuanya sedang berkumpul di Rantau Prapat karena ada acara keluarga yang tidak bisa ditinggalkan."

MENCOBA MINUM TUAK BATAK 15 GELAS
Seorang bule yang sedang jalan-jalan ke Medan mendengar soal tuaknya orang Batak dan betapa kerasnya minuman itu. Iseng-iseng dia masuk ke sebuah kedai tuak dan menantang pengunjungnya.
"Siapa yang bisa minum 15 gelas tuak sekaligus, saya kasih uang 500 dollar", katanya sambil meletakkan uang yang dimaksud.
Semua pengunjung terdiam, tak ada yang berani melayani tantangan itu. Bahkan si Tigor yang sedang duduk di sana melangkah keluar.
30 menit kemudian Tigor terlihat kembali ke kedai itu, mendekati si bule dan bertanya, "Hei Mister! Apa tantanganmu tadi masih berlaku?"
"Masih!" jawab Bule itu.
"Ok, aku terima tantangan kau Mister," jawab Tigor.
Segeralah dideretkan 15 gelas tuak di meja. Si Tigor langsung menenggak satu demi satu gelas tuak itu tanpa henti, dan segera saja seluruh gelas kosong.
Si bule hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya. 15 gelas tuak habis di minum semua oleh Tigor. Diserahkannya 500 dollar itu ke tangan Tigor sambil bertanya, "Boleh saya tanya tadi waktu anda keluar, anda pergi ke mana?"
"Ooo..itu", jawab Tigor.
"Aku kan tidak tolol Mister. Sebelum menerima tantangan Mister, aku pergi ke Kedai tuak sebelah, di sana aku cobak dulu apa aku bisa..."

HORAS BAH !
Biarpun katanya Pemerintah NASUTION
Tapi
BBM naik, hidup tambah SIMANUNGKALIT
Harga2 NAEK, SAGALA PANDAPOTAN MANURUNG,
Banyak SIHOTANG
Hidup bagaikan mendaki TOBING
Tak ada lagi HARAHAP
Kepala pusing sampai SIBUTAR BUTAR
Rambut rontok dan nyaris POLTAK
Jumlah rakyat miskin sudah PANGARIBUAN
Anak-anak menangis MARPAUNG-PAUNG
Otak sudah SITOMPUL
Tapi kita masih dimintasabar SITORUS
Jangan putus HARAHAPkatanya
Mintalah PARLINDUNGAN kepada Tuhan
supaya BONAR-BONAR selamat ...

HUMOR DAERAH SUMATRA
Tidak bermaksud untuk menghina satu suku tertentu...just joke..Horas...
Pada jaman dahulu kala, hiduplah serorang pendekar wanita, Butet namanya. Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian Nasution. Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih.
Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu setempat.
Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang Hutagaol dengan sembarang orang.
Naibaho ikan gurame yang dibakar Sitanggang dengan Batubara membutanya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan Nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan ke sana berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak Pohan, kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa diantaranya ada yang Simatupang diterjang badai semalam.
Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar "Wow, Siregar sekali hawanya"
katanya, berbeda dengan kampungnya yang Pangabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil diiringi Riama musik dari mulutnya. Sejauh Simarmata memandang warna hijau semuanya.
Tidak ada tanah yang Girsang, semuanya Singarimbun. Tampak di seberang, lautan ikan Lumban-lumban. Terbawa suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang diketemukannya hanyalah bekas kolam Siringo-ringo yang akan di Hutahuruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiurma memlambai kayak di pantai.
Sedang asik-asiknya memnikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh ular yang sangat besar. "Sinaga!" teriaknya ketakutan sambil lari Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga bibirnya Sihombing. Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan. Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia harus Togar. Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan pengobatan.
Tabib tergopohg-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan.
"Hm, biayanya Pangaribuan" kata sang tabib setelah memeriksa sejenak.
"itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?" tawar si Butet.
"Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil".
"Jangan begitulah. Masa' tidak Siahaan melihat bibir saya Sihombing begini? Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan? Nggak mau kan?" "Baiklah, tapi pakai jarum Sitompul saja" sahut sang mantri agak kesel. "Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit nggak apa-apalah".
Malamnya, ketika sedang asik-asiknya berlatih sambil makan kue Lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara disemak-semak tiba-tiba berbunyi "Poltak!" keras sekali.
"Ada Sitomorang?" tanya Butet sambil memegang tongkat seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan
Terdengar suara pelan, "Situmeang". "Sialan, cuma kucing." desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang Silaen-laen. Selesai berlatih, Butet pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang berbulu lebat. Keesok harinya, Butet kembali ke Pandapotan silatnya. Di depan ruangan ujian dia membaca tulisan: "Harahap tenang! Ada ujian.
"Wah telat, emang udah jam Silaban sih". Maka Siboru-boru dia masuk ke ruangan sambil bernyanyi-nyanyi. Di-Tigor-lah dia sama gurunya "Butet, kau jangan ribut!, bikin kacau konsentrasi temanmu!"
Butet, tanpa Malau-malau langsung Sijabat tangan gurunya, "Nggak Pakpahan guru, sekali-sekali?!"
Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejengan guru Pandapotan silatnya untuk selalu,
"Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!"

OJO KESUSU (JANGAN TERGESA-GESA)
Alkisah ada sepasang suami istri yang baru menikah. Sicewek berasal dari keluarga Jawa sedangkan si cowok berasal dari keluarga Sumatra alias orang Batak.
Pada malem pertama si cowok udah nggak tahan lagi buat ngejalanin tugasnya sebagai suami.
Sicowok : "Dek ... cepatlah sikit, aku udah nggak tahan nih ..." (tentu dengan eksen bataknya)
Si cewek : "Sabar toh mas ojo kesusu-susu alon-alon asal kelakon" (jawab si cewek yang nggak mo kalah dengan eksen jawanya yang artinya sabar mas, jangan terburu-buru pelan-pelan asal selamat)
Si cowok yang nggak ngerti omongan sicewek & mendengar kata-kata itu, kembali dengan eksen bataknya dan dengan sedikit kesel ngomong si cowok:
"Bah... kau ini gimana sih dek, aku kan belum pegang apa-apa, boro-boro ke susu".
Si cewek : "?!?!?!?! bengong & bingung..."

GINTING BELI DAWET
Ginting, seorang mahasiswa baru asal Medan yang baru pertama datang ke Yogya kebetulan pingin sekali minum minuman khas daerah tersebut yaitu DAWET alias cendol.
Ginting: "Mbak, beli cendol.."
Mbak: "Sampun telas" (=Sudah habis)
Ginting: "Iya memang harus pake gelas.."
Mbak: "Mboten wonten" (=tidak ada)
Ginting: "Iya memang saya suka pake santen.."
Mbak (sambil kesal): "Dasar sinting"
Ginting: "Kok tahu nama saya Ginting...??"
Mbak (makin kesal): "Dasar wong edan..!!"
Ginting: "Wah mbak betul lagi..saya memang dari Medan"
Mbak: "Dasar wong ora duwe otak...!!!"
Ginting: "Memang benar saya asli Batak."
Mbak: "Dasar budeg" (=tuli)....!!!!
Ginting: "Selain cendol saya memang suka gudeg."
Mbak: "Sampeyan kok kurang kerjaan."
Ginting: "Benar sekali mbak teman-teman saya kurang kerjaan, mereka sukanya baca & kirim email...!!!"

UCOK NGINTIP JENGKOL
Ada seorang Ibu bersuku Batak lagi bersihin jengkol buat dimakan. Tanpa disadarinya (karena saking keasyikan bersihin jengkol) pahanya 'ngankang' sehingga sarung yang hanya dipakainya nggak menutupi 'anu'-nya lagi. Tiba-tiba anaknya, Ucok, datang dan ngelihat klo ibunya lagi bersihin jengkol. Ia bertanya, "Mak, kenapa jengkol itu 'hitam' Mak??"
Ibu :"Biasalah Cok... Namanya juga jengkol udah tua! Cerewet kali kau bah!!!"
Anak :"Mak, kenapa jengkol itu berbiji Mak??"
Ibu :"Biasalah Cok... Namanya juga jengkol udah tua! Tambah cerewt aja kau!!"
Anak :"Mak, Mak,... kenapa jengkol itu ber'biji' Mak??? Karena udah tua ya?? " kata Ucok sambil nunjuk ke ara 'jengkol' ibunya.
Ibu :"Sialan kau Cok!!! Dari tadi ngintip rupanya kau!!!!!"

PAIJO SITUMORANG
Selesai urusan diluar negeri, Paijo kembali ke tanah air ...
Di pesawat Paijo kebetulan bersebelahan dengan ceweq Indonesia "kebetulan
nich, ada temen ngobrol yg ngerti bahasa gue!", kata Paijo dalam hati
Tapi setengah perjalanan ntu ceweq kerjaannya baca buku melulu. bingung cari kata-kata, Paijo membuka percakapan.
Pajio: "Baca terus mbak ... mau ujian ?"
Ceweq: "Bukan mas ... lagi penelitian ..."
Paijo: "Memang mbak mahasiswa apa ?"
Ceweq: "Psikologi Sex, biar bisa gantiin dr.Boyke .. ha haa ..."
Paijo: "Kalo boleh tahu, penelitiannya tentang apa mbak ?"
Ceweq: "bentuk alat vital berbagai suku daerah di Indonesia"
Paijo: "waah .. gimana tuch hasil penelitiannya ?"
Ceweq: "Menurut pengamatan sementara, orang Bali bentuknya paling bagus"
Paijo: "Kenapa ?"
Ceweq: "yaa .. karena orang Bali khan pintar ukir-ukiran"
("hmm .. masuk akal juga", kata Paijo dalam hati)
Paijo: "Kalo yang besar ?"
Ceweq: "Yang besar itu orang-orang Batak !"
(waah .. Paijo semakin antusias saja)
Paijo: "hmm ... kalo yang panjang suku apa ?"
Ceweq: "Suku Sunda .. soalnya kebiasaan pake sarung!"
Paijo: "ooh ... eh, ngomong-ngomong belum kenalan kita ya ?!"
Ceweq: "o iya ... saya Rini ... mas namanya siapa ?"
Paijo: "nama saya ... ANAK AGUNG CECEP SITUMORANG !!!"
PERTAMA KALI LIHAT LIFT
Seorang laki-laki dari Pasar Maga Mandailing Natal  menang undian untuk bisa ke Jakarta dengan keluarganya. Sampai di Jakarta mereka sekeluarga pergi belanja ke Pondok Indah Mall. mereka terheran-heran melihat segala sesuatu di sana.
Mereka kemudian berhenti di depan dua buah pintu perak yg bisa buka-tutup sendiri. Si anak kemudian bertanya kepada bapaknya dgn logat Mandailing
"Pak benda apa ini ?"
Si bapak pun menjawab " Bah ! mana aku tau.... seumur hidupku aku tak pernah melihat benda seperti ini !"
Dengan masih terheran-heran, mereka melihat seorang wanita tua menekan sebuah tombol di depan dua buah pintu perak itu, kemudian pintu terbuka, dan wanita tua itu masuk ke dalam ruangan kecil didalam dua pintu perak itu.
Mereka melihat lampu-lampu dengan angka-angka menyala-nyala mulai dari yg paling kiri ke yg paling kanan dan kemudian balik lagi ke yang paling kiri.
Kedua pintu perak itu kemudian terbuka, dan keluarlah seorang wanita cantik dan sexy dari sebuah ruangan di dalam kedua pintu itu.
Si bapak kemudian berbisik kepada anaknya,
"COPAT...KEI PIO UMAKMU !"

BATAK, JAWA, ARAB ,DAN AMERIKA
Seorang lelaki Batak sedang mengadakan perjalanan dari Jakarta ke Hawaii dengan menumpang pesawat terbang ...
Beberapa lelaki lain duduk sejajar dengannya, yaitu lelaki Jawa asli, Arab dan Amerika.
Pada jam makan siang, Pramugari menghidangkan makanan pada semua penumpang. Setelah selesai makan lelaki Batak ini memperhatikan lelaki lain yang duduk sejajar dengannya.
Pertama sekali dia lihat si orang Amerika mengeluarkan selembar uang 100 dollar Amerika, membersihkan mulut dan tangannya dengan uang itu... kemudian dibuang...
Si orang Batak terkejut... "Bahh... kok kau buang uang 100 dollar mu itu???"
Dengan tenangnya si Amerika menjawab (setelah diterjemahkan..) "Ah, tenang saja Amerika kan kaya, masih banyak dollar!!"
Seterusnya dia lihat si orang Arab, selesai makan mengeluarkan sebotol minyak wangi yang (pasti) mahal... menyemprotkannya ke tangan dan dada...dan dibuang...
Si orang Batak terkejut lagi...
"Bahh... kok kau buang minyak wangi mu itu? Kan masih banyak isinya??"
Dengan tenang si Arab menjawab (juga setelah diterjemahkan..)
"Ah, tenang saja, kan Arab kaya, masih banyak minyak di sana!"...
Busyet, si orang Batak terkejut setengah mati. Akhirnya dia ambil lelaki Jawa disebelahnya dia lempar keluar pesawat. Kali ini lelaki Amerika dan
Arab yang terkejut...
"Kenapa kamu lempar dia??"
Dengan tenang si orang Batak menjawab,
"Ah, tenang sazza lah, Indonesia kaya, masih banyak orang Zawa di sana..."

SINAGA
Di sebuah bus jurusan Medan yang berasal dari Solo terdapat 2 orang yang berlainan suku, yaitu orang Batak dan orang Jawa. Semasa dalam perjalanan mereka berdua saling membanggakan daerah mereka masing-masing. Si Jawa membanggakan daerahnya seperti: banyaknya candi di jawa tengah yang sangat terkenal.
Begitupun si Medan yang membanggakan Danau Toba yang insah dan sangat terkenal pula. Tidak terasa bahwa bus yang mereka naiki akhirnya tiba di terminal bus Medan,tetapi mereka berdua masih saja berdebat. Akhirnya dengan berat hati mereka turun dari bus.
Begitu menjajakkan kakinya ketanah si jawa merasa kurang enak apabila mereka belum bisa cocok akhirnya ia minta maaf dengan keangkuhannya tadi dan si Medanpun tidak keberatan. Si Medan berkata
"Ngomong-ngomong dari Solo sampai ke Medan kita belum tahu nama masing-masing".
"Oh iya benar juga", kata si Jawa.
Dan merekapun berjabat tangan dan yang mulai menyebutkan namanya yaitu si Medan dengan agak keras si Medan menyebutkan namanya "Sinaga".
Mendengar kata itu si Jawa merasa kaget dan dalam hati Ia berkata 'Udah turun masih sombong juga' maka Ia menyebutkan namanya "Embahe Ulo (embahnya Ular)".
Ternyata si Jawa mengira nama sinaga adalah dibuat-buat maka ia membalas dengan mengatakan namanya embahnya ular agar setaraf dengan nama "NAGA".

LEBARAN VS SEMPITAN
Ini cerita tentang orang Batak yang sedang pergi ke RLD (sebut saja Kramtung alias Kramat Tunggak atawa Bongkaran juga boleh), kejadian ini kebetulan pas bulan puasa menjelang lebaran. Kebetulan lagi, si Batak satu ini lagi bokek, sehingga terjadi tawar menawar yang cukup alot, akhirnya dicapai kesepakatan dan si Batak mendapatkan discount hampir 40 % dari harga normal.
Setelah menyelesaikan tugasnya termasuk memberikan bayaran yang telah disepakati, si cewek memberanikan diri minta tambahan, mas ... tambah dong .... lebaran nih. Si Batak spontan menjawab (dengan aksen Batak tentunya): lebaran kau bilang ... yang sempitan saza tak kutambah.

TUHANNYA IKAN
Untuk melepas kepenatan dan bisa menenangkan pikiran dari gejolak moneter dan bencana yang sedang melanda negerinya, Soeharto minta pada staf Bina Graha agar memasang aquarium besar di rumahnya dan mengisinya dengan berbagai jenis ikan. Soeharto senang dengan mainan barunya itu. Ia kerap membersihkan dan menganti air aquarium sendiri.
Rupanya di aquarium Soeharto ada seekor ikan mas yang suka berfilsasat. Tiba-tiba ia mendekati seekor temannya dan bertanya, "Kau percaya adanya Tuhan?"
"Tentu saja," jawab sang teman, "Kalau bukan Dia, siapa lagi sih yang mengganti air dalam aquarium ini?"

SEBAB 3 NAPI DIPENJARA
Di LP Nusa kambangan tiga orang napi sedang ngobrol tentang mengapa mereka bertiga bisa masuk penjara. Napi pertama,
"Aku masuk penjara karena pada tahun 1990 aku menjelek - jelekkan Pak harto (Presiden waktu itu)"
Napi kedua,
"Kalau aku pada tahun 2004 memuji -muji pak harto hingga akhirnya aku masuk penjara ini" "Kalau engkau?" Serunya pada napi ketiga,
"Akulah Suharto," kata napi ke 3.

KALAU BUKA PINTU NYALA SENDIRI
Suatu hari dirumahnya, Pak Harto menyuruh dokter pribadinya datang untuk memeriksa kesehatannya:
Pak Harto: "Dok, saya mengalami hal yang aneh akhir ini..."
Dokter: "Mengenai apa pak? Dada Bapak sakit?"
Pak Harto: "Bukan, bukan itu, tapi akhir ini setiap saya mau kencing dan membuka pintu kamar mandi, lampunya langsung nyala sendiri?"
Dokter: (sambil memeriksa dengan kebingungan...?),
"Wah Bapak sebaiknya sekarang istirahat saja dulu dan ini saya beri beberapa obat untuk menenangkan pikiran Bapak."
Setelah keluar dari kamar Pak Harto, si dokter bertemu dengan Mbak Mamik.
Dokter: "Mbak Mamik, apakah dikamar Bapak telah dipasang detektor atau peralatan monitor baru tercanggih?"
Mamik: "Nggak Dok, emangnya kenapa Dok?"
Dokter: "Pak Harto tadi mengeluh, setiap membuka pintu kamar mandi untuk kencing lampu langsung nyala sendiri?"
Tiba Mbak Mamik berteriak memanggil Mbak Tutut kakaknya:
"Mbak Tuuutuuut...! Bapak kencing di kulkas lagi!!!"

ROD STEWARD DATANG KE INDONESIA
Suatu hari di pertengahan tahun 90-an, Rod Steward datang ke Indonesia memenuhi undangan salah satu majalah musik ibukota, dalam sebuah wawancara Rod steward banyak menjawab pertanyaan dari wartawan kita, mulai dari suara seraknya sampai penampilan rambut jabrik yang sudah menjadi trendnya kala itu, sampai tiba pada satu saat pandangan Rod steward tertuju pada salah satu dinding yang memajang gambar Soeharto, spontan dia bertanya "Mengapa presiden anda begitu lama berkuasa??", Mendadak sontak wartawan kita pucat pasi mendengar pertanyaan itu, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dia menjawab,
"I DON'T WANNA TALK ABOUT IT!!"

SEGERA SINGKIRKEN !!!
Presiden Soeharto baru saja keluar dari istana negara ketika ia melihat seorang pengemis duduk ditangga istana. Melihat penampilannya yang begitu memelas, presiden segera memanggil ajudannya
"Pengawal, coba lihat pengemis ini, keadaannya begitu menyedihken, pakaiannya tambal - tambalan, berarti dia tidak mampu beli pakaian baru, tubuhnya kurus kering, tanda bahwa dia sudah berhari - hari tidak makan nasi, dan itu terjadi disini, di negara kita yang makmur dan sejahtera ini... Sungguh tidak sampai hati aku menyaksiken pemandangan seperti ini, oleh karena itu, pengawal..!! Segera singkirken orang ini dari istana..!!!"

MENAWARKAN 'MI'
Alkisah pernah suatu ketika pada waktu AS dipimpin oleh Presiden Ronald Reagan, Presiden Soeharto dan Ny melakukan kunjungan kenegaraan ke sana. Selama di AS mereka berdua diinapkan di gedung putih.
Pada suatu malam, Ibu Tien kelaperan (barangkali karena suhu udara sangat dingin). Lalu diam-diam ia pergi keluar menuju ke dapur sambil membawa sebungkus indomie untuk dimasak. Seluruh peralatan dapur di sana sangat canggih dan modern, sehingga sangat ringan.
Berhubung Ibu Tien belum pernah menggunakannya maka sewaktu memasak mengeluarkan bunyi berkelontangan. Karena suara-suara tersebut maka bangunlah Ronald Reagan dan mencek siapa yang tengah malam begini masak. Waktu ia sampai di dapur ia melihat Ibu Tien sedang asyik memasak mi kuah. Ketika Ibu tien sadar bahwa Tuan rumah ada di dekatnya, maka sebagai sopan santun berkatalah ia : "DO YOU LIKE 'MI' SIR? STILL HOT."
Reagan's reply : "NO THANKS, I'LL PASS."

PEMERASAN DARI BEKAS TEMAN TIDUR
Cerita ini terjadi di kalangan angota dewan yang terhormat seorang anggota dewan pada suatu siang ditelepon oleh seorang perempuan suara disana berkata"selamat siang bapak anggota dewan", dari suarannya perempuan itu masih muda "siang","ini siapa yahh??".tanya angota dewan itu "saya ane , yang pernah tidur bersama bapak waktu itu" "hah???",terdengar penasaran "kalo bapak tidak ingin rahasia itu terbongkar bapak harus memberi saya uang tutup mulut", "ok baiklah " jawab anggota dewan itu pasrah ... kemudian dia berpikir dimana dia pernah meniduri wanita tersebut.
Beberapa hari kemudian si anggota dewan itu menyerahkan sejumlah uang di suatu tempat yang telah ditentukan. Tetapi setelah beberapa hari kemudian wanita itu menelepon lagi dan memintakan hal yang sama, dan anggota dewan yang terhormat itu mengabulkan lagi permintaannya tetap dengan penasaran. Setelah beberapa minggu kemudian wanita itu meminta lagi hal yang sama dengan ancaman yang sama.
Akhirnya dengan pasrahnya anggota dewan tersebut mengabulkannya tetapi pada akhir pembicaraan si anggota dewan bertanya lagi ...." ok lah, aku kabulkan tapi jangan bikin penasaran gitu dong. Saya cuman mo tanya emangnya kita pernah tidur bersama dimana??"
wanita itu menjawab dg lembutnya "kita khan pernah tidur bersama pada waktu pak HARTO membacakan pidatonya di GEDUNG DPR"

MEMBOCORKAN RAHASIA NEGARA
Ini terjadi saat Soeharto masih berkuasa.
Saat itu ada seorang pemuda yang berteriak-terika di pinggir jalan, "Soeharto Babi!".
Ia lalu ditangkap dan dijatuhi hukuman 21 tahun penjara. 1 tahun karena penghinaan terhadap negara dan 20 tahun karena membocorkan "Rahasia Negara".

LEBIH BERBAHAYA DARI VIRUS FLU BABI
Akhir-akhir ini masyarakat ditakutkan denga adanya flu babi ( H1N1 ) yang secara global mulai menjangkit dimana-mana.
Akan tetapi menurut penelitian terbaru dari FDA Us Oleh Dr Jim Roberst,peneliti lulusan chicago health instistute,ditemukan jenis virus baru yang mana virus ini merupakan jenis varian terbaru dari virus H1N1 yang perkembangannya jauh lebih cepat dari Induknya.
Gejala dari Yang terkena Virus ini penderita akan mengalami suatu suatu perasaan ephoria di dalam dirinya bahkan pendrita tidak menyadari kalau dirinya sedang mengidap virus berbahaya ini dan dalam jangka waktu 1-2 tahun penderita bisa mengalami Kematian mendadak.
Dan yang paling mengejutkan Virus baru ini telah menjangkit 2 orang di Indonesia dan telah memamakan 1 korban
Oknum yang terjangkit Virus ini tidak pandang bulu, Di Indonesia sendiri Virus ini ternyata menjangkiti oknum pejabat, sehingga konon kabarnya ketua KPK juga terinfeksi Virus tersebut dan salah satu dirut BUMN meninggal akibat keaganasan virus ini.
VIRUS BARU INI DINAMAKAN : R4N1

ANTARA JANDA, KEPERAWANAN, DAN PARTAI POLITIK
Seorang "Janda" yang sudah 3 kali kawin-cerai periksa di dokter kandungan. Waktu dokter mau periksa dalam, terjadi percakapan.
Janda : "Hati-hati periksanya ya dok, saya masih 'perawan' lho ...!"
Dokter: "Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai 3 kali, mana bisa masih perawan ...?"
Janda : "Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten."
Dokter: "Oh gitu, tapi suami ibu yang ke-2 gak impoten kan?"
Janda : "Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia."
Dokter: "Lalu suami ibu yang ke-3 gak impoten dan bukan gay kan?"
Janda : "Betul dok, tapi ternyata dia itu orang 'partai politik'...."
Dokter: "Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu ...?"
Janda : "Dia cuma janji-janji saja dok, 'gak pernah direalisasikan!!!"
Dokter: "?!?!?!?!????"

RAKYAT DAN WAKIL RAKYAT
Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya.
Guru : "Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"
Murid: "Bupati, Bu!!!"
Guru : "Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"
Murid: "Gubernur, Bu!!"
Guru : "Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"
Murid: "Presiden, Bu!!"
Guru : "Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"
Murid: "Seharusnya sih Rakyat, Bu!!"
Guru : "Kok, pakai seharusnya?"
Murid: "Karena sekarang malah terbalik Bu guru."
Guru : "Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?"
Murid: "Yang pasti mereka suka warna abu-abu."
Guru : "Betul, terus apalagi?"
Murid: "Suka konspirasi politik"
Guru : "Demi apa?"
Murid: "Kepentingan, Bu!!"
Guru : "Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?"
Murid: "Di televisi, Bu!"
Guru : "Karena apa?"
Murid: "Karena skandal dan kasus, Bu!!"
Guru : "Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?"
Murid: "Pasti sering mendadak tajir, Bu!!"
Guru : "Darimana, kok bisa gitu?"
Murid: "Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas."
Murid: "Dari yang pengin diuntungkan."
Guru : "Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?"
Murid: "Setiap hari, Bu!!"
Guru : "Kok bisa, alasannya?"
Murid: "Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat."
Guru : "Biasanya yang dibahas apa?"
Murid: "Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan."
Guru : "Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?"
Murid: "Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!"
Guru : "Kenapa semestinya?"
Murid: "Karena aneh, Bu!"
Guru : "Aneh kenapa?"
Murid: "Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu."
Guru : "Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya."
Murid: "Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu."
Guru : "Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?"
Murid: "Kan,nggak tahu malu, Bu."

KUNJUNGAN IBU NEGARA KE REPUBLIK CEKO
Suatu ketika Ibu Negara berkunjung ke Ceko (pecahan Cekoslovakia). Dia ditemani oleh istri presiden Ceko. Sambil berjalan-jalan melihat keindahan alam, istri presiden Ceko bercerita,
"Di Ceko sekarang sedang sibuk dengan MINING BUSINESS. Ada oil mining, coal mining, dan lain-lain. Pokoknya macam-macam mining business, deh !"
Ibu Negara langsung menyambung,"Wah, di Indonesia banyak juga lho!! Kalau ke Indonesia, coba aja Ibu lihat. Ada perkebunan itu, peternakan ini, pertanian itu, hotel anu, taksi ini, dan masih banyak lagi. Itu semua MINE BUSINESS lho !!"

CONTOH PEJABAT ANTI KORUPSI
Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia.
Bule: "Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir dibawah mercy S 320."
Dirjen : "Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah."
Bule: "Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat."
Dirjen: "Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!"
Bule (mikir ): "Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya..."
Dirjen: "Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!"
Bule menelpon kantor pusat.
Bule: "Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga rp.10.000,- saja."
Dirjen: "Bener ya? OK, saya mau. jadi ini bukan suap. pake kwitansi ya.."
Bule: "Tentu, Pak.."
Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. mereka pun bersalaman.
Bule (sambil membuka dompet ): "Oh, maaf Pak. ini kembaliannya Rp.40.000,-."
Dirjen: "Gak usah pakai kembalian segala. tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya..."
Bule : @#$%^&**(

PERMOHONAN AMPUNAN
Ada 3 orang anggota DPR yang terkena berbagai macam kasus, sebut saja Agung, Bagio, dan Tanto. Mereka berada di tiga tempat berbeda, di malam hari mereka pun masing-masing khusyuk berdoa, demi keselamatan bangsa dan kesejahteraan SDM di jajarannya.
Agung pun berdoa, "Ya Allah mohon ampun, hambaMu sujud minta wejangan apa yang harus hamba lakukan untuk kelancaran pekerjaan kami menyerap aspirasi rakyat Indonesia?" Sejenak ruangan sunyi, namun tiba-tiba muncul senoktah cahaya yang menerobos dekat jendela.
Dan terdengarlah suara bernada datar, mengalir perlahan dengan syahdunya, "Wahai umatku yang kusayangi, Agung yang bijaksana. Sungguh mulia kalian diberi kepercayaan menjadi wakil rakyat. Namun sungguh durhaka, kepercayaan itu, kalian jadikan peluang untuk meraup untung. Agung!!...Jangan mengaku wakil rakyat, bila ruang sidang tidak bersih dari pikiran maksiat, dan ambisi material." Agung pun menangis dan sujud mohon ampun.
Sementara di tempat lain, di sebuah ruangan yang temaram, tampak sesosok umat sedang menyembah dan bersujud berharap mujikzat.
Bagio pun berserah, "Ya Allah tunjukkan jalanMu. Dan berilah hambaMu ini jalan keluar, agar jajaranku ini tidak terperosok di lembah hitam kemarukan, dan keserakahan menimbun harta dan uang..."
Tiba-tiba senoktah cahaya, seperti garis putih dari langit menerobos pilar teras, sampai ke ruangan doa.
Dan suara itu pun bergema, "Wahai umatku yang kukasihi, wahai Bagio...Siramlah anak buahmu dengan cahaya iman tiap hari. Mengapa tiap hari? Karena yakinlah dosa sogok di jajaran kamu, sudah mengakar seperti pohon beringin tua diseberang jalan itu."
Tertegunlah Bagio. Dia loyo dan ia pun menangis tersedu-sedu memohon ampunan.
Di malam itu juga, ketika cakrawala hitam kelam. Di atas sana, cahaya rembulan menembus dingin cemara di halaman rumah itu. Tanto itu pun berserah, mengulurkan tangan memohon ridho Allah.
Tanto pun berbincang segenap hati, "Ya Allah, tolong umatMu yang berdosa ini yang sudah meraup banyak uang yang bukan dari hakku, berilah jalan terang untuk keharmonisan di jajaranku. Berikan jalan kepada hambaMu ini..."Belum selesai kata terakhir terucap, ruangan itu pun terang benderang dan menyilaukan sekali.
Lalu terdengarlah suara yang keras... "TANTO MENYERAHLAH..!!!" Tantopun terperangah, dan terkejut bahwa tanpa disadarinya serombongan polisi telah mengepungnya..

BARACK OBAMA AKAN BERKUNJUNG KE INDONESIA
Barack Obama setelah resmi terpilih menjadi Presiden AS diperingatkan untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Ini berkaitan dengan keamanan Presiden terpilih itu yang sudah mulai mendapatkan ancaman pembunuhan.
Anjuran ini diberikan oleh penasihat keamanan dan pihak FBI. Menurut hasil penyelidikan pihak keamanan kepresidenan, di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi yang dikhawatirkan mengancam keselamatan Obama.
Pemerintah Indonesia merasa heran dan tersinggung akan adanya warning terhadap Obama ini. Melalui Badan Intelejen Nasional (BIN) pemerintah Indonesia menanyakan kepada pihak FBI, bagaimana FBI bisa menyimpulkan bahwa di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi alias sniper?
Atas pertanyaan ini pihak FBI lalu mengirimkan daftar berisi ribuan nama orang yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi di Indonesia. Anehnya, kebanyakan pemilik nama itu ada di Jakarta dan Sumatera Utara.
Setelah diteliti oleh pihak BIN, ternyata nama yang disodorkan oleh FBI itu semuanya nama-nama suku Batak. Lho, kok bisa? Semua nama yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi itu tak lain adalah nama-nama dengan nama belakang marga: SIANIPAR.
FBI membaca nama mereka sebagai SNIPER...

KEMARAHAN PRESIDEN IRAQ KEPADA WARTAWAN
Peristiwa pelemparan sepatu oleh wartawan kepada Presiden Bush menuai kontroversi. Di Iraq sendiri, warga mengaku senang karena orang nomor 1 yang sudah lengser dari Gedung Putih ini dituding sebagai biangkerok kekacauan di Iraq.
Tetapi Presiden Iraq dalam konferensi pers mengaku marah dengan tindakan tersebut. Kepada wartawan dia mengatakan:
Presiden : "Saya sangat kecewa dengan ulah wartawan kita yang sembrono tadi. Saya meminta kepada aparat supaya ditindak tegas."
Wartawan : "Bukankah rekan saya tadi mewakili kekecewaan rakyat Iraq atas perbuatan Bush selama ini...?"
Presiden : "Itu tindakan bodoh dan hanya memalukan bangsa kita...."
Wartawan : "Bukankah itu suatu keberanian melempar sepatu kepada presiden Amerika?"
Presiden : "Soal keberaniannya memang saya suka, tapi sudah melempar 2 x masih meleset itu yang membuat saya marah...."
Wartawan : ......????

TELEPON AJAIB UNTUK KELUARGA CENDANA
Ceritanya setelah Pak Harto meninggal anak-anaknya ngerasa kehilangan bgt, buat melepas stress Tutut liburan ke Amerika. Di Amerika dia ketemu temen lamanya si Inem dan akhirnya si Tutut curhat sama si Inem
Tutut : "Nem gua kesepian banget nih semenjak bokap meninggal."
Inem : "Sabar ya tut, oh iya gua denger di amerika dah di temuin telpon canggih buat nelpon ke Akhirat, tapi pulsanya mahal banget tut."
Tutut : "Ah yang bener lu nem ayo deh anterin gua beli tuh telpon, tidak apa-apa deh mahal, gua kan kaya, yang penting gua bisa ngobatin kangen sama bokap."
Akhirnya si tutut beli tuh telpon, trus dibawa ke rumahnya. Sampe dirumahnya di tes ternyata bener dia bisa ngomong sama bokapnya, trus akhirnya semua keluarganya pada ikut ngomong.
Waktu selesai semuanya ngomong akhirnya si tutut jadi kepikiran sama tagihan telponnya, soalnya total pembicaraan semuanya lebih dari 6 jam.
Akhirnya dia nelpon Operator buat nanya tagihannya, Ternyata kata operator tagihan cuman Rp. 53,000. tutut kaget kok murah banget akhirnya dia nelpon operator lagi buat mastiin kalo tarifnya emang murah. Kalo bener murah dia pengen nelpon lagi.
Tutut : "Ooi mister bener tuh tagihannya cuman 53 ribu, murah banget, coba cek lagi deh."
Operator :" Oke deh saya cek, tutup aja bu nanti saya hubungin"
Setelah 5 menit akhirnya si Operator nelpon tutut
Operator : "Halo bu, ternyata bener ngga ada yang salah, tarifnya emang segitu, waktu saya cek ternyata Cendana sama neraka pulsanya lokal.

TIGA ORANG MEMBUANG BARANG BAWAANNYA
Di suatu pesawat terdapat tiga orang. Masing-masing orang tersebut berasal dari Arab, Australia, dan Indonesia. Ternyata Pesawat itu Overload, maka pilot pun berbicara
Pilot: "Kepada seluruh penumpang diharapkan membuang sebagian barang bawaan anda!"
Maka orang arab pun membuang 80.000 liter minyak bumi
Orang australia dan indonesia berkata : "Itu Tidak apa-apa dibuang?"
Orang Arab pun menjawab: "Ah! Tidak apa-apa kok! di negara saya mah, masih banyak!"
Dan Orang Australia pun membuang 50.000 Kg Intan
Orang Indonesia bertanya : "Itu Tidak apa-apa dibuang?"
Orang australia menjawab : "Ah! Tidak apa-apa. Negara saya masih banyak"
Orang Indonesia membuang 100 orang Indonesia
Orang Arab dan Australia Cemas : "Itu Tidak apa-apa? Tragis amat!"
"Ah! Tidak apa-apa. Negara saya masih banyak Koruptor" Jawab orang Indonesia
Orang Arab Dan Australia : ?????

INSTANSI TERKORUP DI NEGARA INGGIRS
Pangeran Charles datang ke Indonesia, ia mengeritik bahwa pejabat di Indonesia memang pejabat negara yang korup. Tentu saja ini membuat berang anggota DPR.
Dalam suatu kesempatan seorang anggota DPR ingin membalasnya dengan datang ke Inggris dan menunjukkan bahwa di Inggris pun ada pejabat instansi yang korup. Maka ia berfoto di depan instansi itu dan hasilnya diberikan ke Pangeran Charles.
Dalam suratnya ditulis, Yang Mulia, ternyata instansi di belakang saya ini adalah instansi terkorup di negara anda.
Pangeran Charles tersenyum karena instansi itu adalah Indonesian Embassy.
MELIHAT SURGA AMROZI
Almarhum Bendul baru seminggu meninggal dunia, oleh malaikat jalan-jalan di akherat guna diperkenalkan dengan lingkungan barunya.
Disuatu tempat Bendul melihat orang-orang yang disiksa, dicambuk dan dibakar di atas api neraka.Setelah disiksa mereka mati tapi hidup lagi lalu disiksa lagi. Begitu terus berualng-ulang.
Lalu Bendul lalu bertanya kepada Malaikat. "Wahai Malaikat, tempat apakah itu namanya? dan kenapa mereka disiksa?"
"O..itu namanya neraka, tempat orang-orang yang selama hidupnya suka mencuri, berzina, korupsi dan semua perbuatan berdosa lainnya." jawab Malaikat.
O..begitu ya...lalu Bendul diajak berjalan lagi untuk melihat tempat penyiksaan yang lain sampai suatu saat Bendul melihat Amrozi CS sedang berada di tempat yang sejuk, indah dan pemandangannya indah sekali.
Di sana Amrozi CS ditemani wanita-wanita cantik telanjang, diiringi musik nan merdu, di meja dihidangkan makanan yang serba lezat. Lalu dengan sedikit heran Bendul bertanya. "Wahai malaikat tempat apakah itu namanya ?"
"O..itu surganya Amrozi !' Jawab malaikat. Kemudian Bendul diajak berjalan lagi.
Tiba-tiba terdengar suara Bom, Bluarrr,,bendul heran tapi masih terdiam,,merekapun berjalan lagi. Sekitar sepuluh menit kemudian terdengar bom lagi.
Bendulpun bertanya kepada malaikat, "Suara apakah itu wahai Malaikat ?"
"O..itu suara bom, setiap sepuluh menit surganya Amrozi kami ledakkan..!!!"

ALASAN MENGAPA SUPERHERO TIDAK MAU MEMBANTU INDONESIA
Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di ibukota dewasa ini, pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada sejumlah superhero dari negara paman Sam.
Proposal ini menawarkan suatu bentuk kerjasama dimana para superhero diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota2 besar Indonesia , khususnya Jakarta .
Tetapi tidak diduga sejumlah besar superhero MENOLAK ajakan kerjasama ini.
Berikut adalah alasan penolakan tersebut,
1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu dibuat-buat. ALasan beliau adalah DIA KEBERATAN MENANGGUNG PAJAK IMPOR BAT-MOBILE KE INDONESIA. BAYANGIN AJA PAJAK IMPOR MOBIL MEWAH YANG SELANGIT, APALAGI UNTUK BAT-MOBIL YANG SECANGGIH ITU.
2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alas an DI INDONESIA HANYA ADA SEDIKIT SEKALI GEDUNG TINGGI, YANG MENYULITKAN DIA UNTUK BERGELANTUNGAN DARI GEDUNG KE GEDUNG. KALAUPUN ADA GEDUNG TINGGI, JARAKNYA TERLALU BERJAUHAN, SEHINGGA SANGAT MENYULITKAN. BELUM LAGI SAAT BERGELANTUNGAN, DIA TAKUT KECANTOL KABEL LISTRIK DAN TELEPON YANG BANYAK BERSERAKAN DI LANGIT-LANGIT KOTA BESAR INDONESIA
3. INVISIBLE GIRL (Susan Storm)
Menolak dengan alasan MINDER. Kemampuan menghilang yang dimilikinya masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang-orang Indonesia. Berikut wawancara yang dilakukan dengan CNN SAYA SIH HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SAYA SENDIRI. BANYAK ORANG DI INDONESIA YANG BUKAN HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SENDIRI, MALAHAN HUTANG, ASSET-ASET NEGARA YANG PERNAH DIKUASAI, SAMPAI HUTANG-HUTANG KORUPSI PUN BISA DIHILANGKAN JUGA. JADI SAYA MINDER NIH.....
4. THE THING
Menolak dengan alasan DI INDONESIA SUDAH BANYAK ORANG DENGAN KULIT YANG LEBIH TEBAL DARI SAYA. BUKAN HANYA KEBAL PELURU, MALAHAN SUDAH KEBAL MALU SEGALA.
5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Menolak juga sama dengan anggota-anggota Fantastic 4 yang lain, karena BELUM JUGA MULAI BEKERJA, DIA UDAH MENDAPAT PANGGILAN DARI KEJAGUNG KARENA DICURIGAI MENJADI DALANG TERBAKARNYA BEBERAPA PASAR DI INDONESIA.
6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal ini, tetapi setelah melakukan survey ke berbagai lembaga pemerintahan dia akhirnya menolak. BAYANGKAN AJA, UNTUK MENDAPATKAN TANDA TANGAN KTP AJA ORANG HARUS MENUNGGU BERHARI-HARI. ITU AJA MASIH SABAR. JADI KESIMPULAN SAYA, ORANG INDONESIA TIDAK MEMERLUKAN SEORANG SUPERHERO YANG MEMILIKI KEKUATAN BERUPA KECEPATAN. KECEPATAN TIDAK ADA ARTINYA BUAT BANGSA YANG ALON-ALON ASAL KELAKON.
7. SUPERMAN (Clark Kent )
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena SAYA TAKUT DISANGKUTKAN DENGAN TUNTUTAN MELAKUKAN AKSI PORNOGRAFI/PORNOAKS I KARENA CELANA DALAM SAYA DI DEPAN.
8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia , karena LAUTNYA UDAH TERCEMAR LUMPUR LAPINDO
9. WONDER WOMAN
Pada mulanya, sang peace ambassador dari atlantea ini merasa yakin bisa membantu pemerintah Indonesia. Tetapi setelah pengamatan lebih lanjut, dia akhirnya menolak juga dengan alasan KALO SAYA MATI DI US DALAM MENUNAIKAN TUGAS KAN MASIH BERGENGSI, DIBUNUH MONSTER / VILLAIN. DI INDONESIA BISA-BIASA SAYA MATI DIGREBEK FPI GARA-GARA KOSTUM SAYA YANG SUPER SEKSI INI.
10 CAT WOMAN
Menolak setelah ketakutan mendengar lagu KUCING GARONG.
11 HULK (Bruce Banner)
Banner menolak karena JALAN-JALAN DI INDONESIA TERLALU SEMPIT UNTUK UKURAN TUBUHNYA. BELUM LAGI KALO NGEJAR VILLAIN SAMPAI KE GANG-GANG PERUMAHAN, NTAR KENA PORTAL, BELUM LAGI DIMINTAI DUIT CEPE-AN. MAU AMBIL DARI MANA???? GW KAN GA PAKE BAJU. BELUM LAGI KALO NYEBRANG JALAN, DISORAKIN DISANGKA SI KOMO.

KUCING KAMI DEMOKRAT SEJATI
Kisah ini terjadi pada tahun 1960, ketika Partai Komunis berkuasa di Rusia.
Di sebuah sekolah dasar di Moskow, Boris yang berusia enam tahun diminta gurunya memberikan contoh sebuah anak kalimat yang menerangkan sifat.
"Kucing kami baru saja beranak lima ekor," kata Boris, "Yang semuanya komunis sejati."
Bukan main senangnya hati pak guru melihat penguasaan Boris akan tata bahasa sekaligus slogan partai. Kalau nanti pengawas pendidikan dating ke sekolah itu, maka gurunya meminta Boris yang menjawab.
Minggu berikutnya, ketika pengawas pendidikan mengunjungi kelasnya, pak guru memberi isyarat pada Boris, agar bocah itulah yang menjawab pertanyaan yang akan dilontarkannya di depan pengawas. Pak guru pun mulai mengajukan pertanyaan.
"Kucing kami baru saja beranak lima ekor," jawab Boris, "Mereka semuanya demokrat sejati..!"
Pak guru kaget dan tergagap. "Ta..tapi Boris, minggu lalu jawabanmu bu.. bukan itu."
"Bu Guru, setelah satu minggu mata anak-anak kucing itu sudah terbuka lebar..!"

SOEHARTO ANAK SIAPA?
Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.
Penjaga Tol: "3000 rupiah".
Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.
Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya. "
Bu Tutut: "Sudah...simpan saja buat keluarga anda."
Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung berterima kasih kepada Tutut.
Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.
Penjaga Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."
Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda."
Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.
Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.
Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol. Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol
Soeharto: "Lho, mana uang kembalian saya ?"
Penjaga Tol: "Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? "
Soeharto: "Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"
Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: "Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden."
Soeharto: "Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !!
Sekarang, mana kembalian saya??"
Penjaga Tol : !@$@!$!%!^$@ ^

LIMA PENUMPANG YANG TERANCAM JATUH DARI PESAWAT
Sebuah pesawat sedang terancam akan jatuh. Didalamnya ada 5 penumpang,sementara parasut untuk terjun hanya tersedia 4 buah.
Penumpang pertama bilang, "Saya kurniawan Dwi Julianto, pemain nasional sepak bola, persepakbolaan Indonesia masih memerlukan orang seperti saya. Jadi, saya belum boleh mati." Lalu dia ambil parasut pertama dan terjun.
Penumpang kedua adalah Megawati Sukarnoputri, bilang: "Saya adalah putri Sukarno. Saya juga adalah kandidat presiden Indonesia di masa datang. Sekarang ini saya sedang akan menghadiri penobatan saya jadi ketua Partai Pelopor. Saya akan menggantikan bapak saya jadi Presiden Indonesia nantinya. Jadi, saya Juga belum boleh mati."
Lalu dia ambil parasut kedua dan terjun. Penumpang ketiga, Abdurrahman Wahid, bilang: "Saya adalah mantan Presiden Repulik Indonesia. Rakyat Indonesia masih sangat membutuhkan kepemimpinan saya, jadi saya belum boleh mati."
Kemudian dia meraba raba kiri kanan dan akhirnya menemukan parasut ketiga. "Lagipula... kalau saya mati, itu Propinsi Riau, Jawa Timur/Madura, Aceh, Irian Jaya dan masih banyak lagi Propinsi lain lagi pasti akan memisahkan diri dari NKRI dan akan memerdekakan diri," tambahnya sambil melompat terjun.
Penumpang keempat adalah KH Abdullah Gymnastiar. Kepada penumpang kelima, seorang anak sekolah umur 10 tahun, Aa Gym berkata: "Sudahlah, nak, kamu pakai sajalah parasut terakhir itu.
Saya sudah cukup lama hidup. Tak berapa lama juga saya akan mati sendiri. Lagipula saya rasa saya sudah cukup banyak berdakwah untuk kepentingan ummat, saya merasa sudah punya bekal untuk menghadap Yang Kuasa.
Saya IKHLAS, nak, pakailah..!" Anak sekolah itu menjawab, "Nggak apa-apa Pak Uztad. Ini masih ada dua parasut lagi kok. Tadi itu, Gus Dur terjun pakai ransel sekolah saya. Saya sih, diemin aja....Abis dia belagu sih orangnya...."

PRESIDEN YANG KE TUJUH
Suatu hari Ibu Nurmiah seorang guru IPS bertanya kepada muridnya: "Anak-anak, Presiden Habiebie adalah presiden kita ke berapa ?"
Semua menjawab: "Ketiga bu guruuuuuu"
Kecuali seorang anak bernama Dedek Bolot, dia menjawab: "Ketujuh bu guruuuuuu"
Semua memandang Dedek Bolot dengan heran.
Kemudian Bu gurunya bertanya lagi: "Coba Dedek Bolot sebutkan satu persatu."
Dedek Bolot: "Pertama Sukarno bu Guru."
Bu NM            : "Lalu ? "
Dedek Bolot    : "Suharto bu guru."
Bu NM            : "Lalu ?
Dedek Bolot    : "Suharto, Suharto, Suharto, Suharto, baru Habiebie bu Guru".
Bu NM            : "???" (mikir)

HUBUNGAN ANTARA PANCASILA DAN UUD 1945
Pak Abdul Goffar terkenal sebagai guru yang galak. Suatu hari beliau menggantikan jam guru IPS yang seharusnya dibawakan oleh Pak Ismail Nasution (absen karena kucingnya sakit). Di dalam kelas Pak Abdul Goffar mengajak diskusi dengan melempar pertanyaan, Bagaimana hubungan Pancasila dengan UUD 1945?
Karena mungkin kelas tegang, tak ada seorang muridpun yang mau mulai memberi komentar atau menjawab.
Selang beberapa menit kelas masih diam, Pak Abdul Goffar menunjuk Dedek Bolot.
Lot! Bagaimana hubungan Pancasila dengan UUD 1945?
Dengan tegas Dedek Bolot menjawab, BAIK-BAIK AJA, PAK!


BABI HUTAN PAPUA MENYEBERANG KE PNG
Seekor babi hutan dari pedalaman Timika di Papua lari ketakutan menyeberangi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Ia merasa diburu-buru tentara Indonesia. Ia baru berhenti ketika ada seekor babi hutan Papua Nugini menyatakan bahwa ia sudah berada dalam wilayah Papua Nugini.
"Mengapa Anda berlari?" tanya babi Papua Nugini.
"Terus terang saya khawatir pada tentara Indonesia. Mereka mengebiri semua laki-laki di sana," ujar babi Indonesia.
"Tapi anda �kan bukan manusia. Anda kan cuma seekor babi hutan?"
"Justru itulah. Mereka mengebiri dulu baru bertanya kemudian," ujar babi Indonesia.

MENGANCAM ORANG DI BAR KARENA KEHILANGAN JIP
Feisal masuk sendirian ke sebuah bar di Jalan Blora, lalu pesan satu gelas bir. Dia minum itu bir pelan-pelan, tapi sebelum habis dia keluar sebentar.
Didapatkannya bahwa jip yang dibawanya tadi tidak ada lagi di tempat parkir. Ia masuk kembali ke bar dan mencabut pistolnya, lalu menembakkannya ke atas sambil berteriak, "SIAPA DI ANTARA BUSYET-BUSYET DI SINI YANG BERANI MENCURI JIP GUA?"
Tidak ada seorang pun dalam bar itu yang berani menjawab. Feisal menaruh pistolnya di meja, lalu teriak lagi, "OKE, DEH GUA PESAN SATU GELAS BIR LAGI, DAN KALAU NANTI GUA HABIS MINUM ITU JIP KAGAK KEMBALI LAGI DI TEMPATNYA, GUA BAKAL LAKUKEN APA YANG GUE PERNAH LAKUKEN DI MANGGA BESAR!"
Ia pesan segelas bir lagi, dia tenggak, lalu dia melangkah ke luar. Eh, itu jip memang betul sudah kembali ke tempatnya. Maka dia pun naik ke mobilnya tapi kemudian teringat bahwa dia belum bayar birnya.
Waktu Feisal mau membayar, si penjaga bar bertanya, "Emangnya apa nyang dulu Ente lakuken di Mangga Besar?"
Feisal: "Maksud lu waktu jip gua nggak kembali?". Si penjaga bar mengangguk.
Feisal: "Ya gua pulang, jalan kaki."

BURUH TANI, KONGLOMERAT, DAN JENDERAL MAKAN DI RESTORAN
Tersebutlah tiga orang bersaudara. Seorang buruh tani, seorang konglomerat, dan seorang jenderal masih bersaudara. Sang konglomerat mengajak mereka ke restoran "steak" yang terkenal di Jakarta.
Tapi mereka datang agak terlambat. Begitu masuk, si pelayan utama restoran itu dengan sopan menemui mereka dan mengatakan, bahwa restoran tak bisa melayani lagi.
"Maaf, kami kekurangan daging impor," kata sang pelayan.
Buruh tani bertanya, "Daging impor itu apa, sih?"
Si konglomerat bertanya, "Kekurangan itu apa?"
Sedangkan si jenderal bertanya, "Maaf itu apa?"

NASIB PEGAWAI KANTOR POS YANG DIPECAT
Di Jakarta seorang pegawai baru kantor pos dipecat karena kelewat semangat mencap prangko.
Sudah lima tangkai stempel sampai patah, logam cap sampai cacat dibuatnya, karena tiap kali melihat prangko bergambar orang pakai peci ia langsung menghajarnya dengan stempel, sekuat tenaga, berkali-kali, sembari berteriak, "Rasain lu!"

21 ALASAN MENGAPA MAHASISWA DEMO LAGI
Ini adalah alasan mengapa mahasiswa demo lagi di tahun 1999 menurut Pak Ismail Nasution waktu masih aktif di BEM UNIMED:
1. Kuliah nggak menarik.
2. Mau eksperimen gimana kalo Habibie turun, trus diganti Harmoko.
3. Secara sukarela mau jadi pahlawan reformasi berikutnya (mumpung TAP MPR tentang
    Pahlawan Reformasi Belum ditetapkan).
4. Susah milih masuk partai mana.
5. Berharap masuk CNN (Lagi?)
6. Lagi megang Dollar dalam jumlah besar (berharap supaya nilai Dollar naik lagi).
7. Cari jodoh.
8. Berharap makan gratisan lagi (dari H. Anif).
9. Takut cepet lulus, karena nggak ada kerjaan.
10.Kuliah Kerja Nyata untuk Jurusan Politik (kalo sampai menginap, dapat 6 SKS)
11.Udah kangen sama ABRI dan Polisi.
12.Salah masuk jurusan.
13.IBM (Intel Belagak Mahasiswa).
14.Benci sama Bob Hasan tapi nggak tau harus bagaimana.
15.Mau tahu reaksi Jendral Wiranto akan bagaimana.
16.Benci sama Beddu Amang (KABULOG waktu itu) tapi nggak tau harus bagaimana.
17.Menuntut digantinya pasal 2 UUD'45 menjadi "Kedaulatan berada ditangan Demonstran,dan dilakukan sepenuhnya di Gedung MPR ".
18.Berharap difoto wartawan.
19.Kangen sama Harmoko Cs.
20.Study Perbandingan Antara Bayonet dan Peluru Karet.
21.Bisa pacaran gratis di DPRD-SU, nginep lagii... :-)
(Sorry Choy kalau ane salah)

ALAMAT EMAIL PEJABAT
Ini kisah nyata, Bapak Boediono (Cawapres RI pendamping SBY) sedang diwawancarai wartawan,
Wartawan : "Bapak punya email?"
Mungkin beliau itu tidak tau apa itu email terus jawabnya...
Boediono : "Dulu ada sih. Tapi sudah saya jual..."
BANGSA YANG MENGHORMATI LALAT
Karena melihat banyak sekali lalat beterbangan di sekitar makanan yang dijual, Cak Mamat menyalakan lilin untuk mengusirnya.
Dengan heran seorang turis Belanda yang kebetulan sedang makan di warung soto babat tersebut bertanya.
"Buat apa menyalakan lilin siang hari begini?" tanya di turis.
"Untuk lalat, tuan," jawab Cak mamat.
"Bangsa Anda memang benar-benar baik hati. Bukan cuma manusia. Lalat pun di beri penerangan," katanya kagum.


SANGAT YAKIN KALAU SUDAH MATI
Tiga Orang Irlandia sedang berjalan-jalan, ketika sebuah mobil melaju cepat dan menabrak mereka. Pengemudi mobil itu keluar dari mobilnya lalu menguburkan mereka di sebuah ladang. Kemudian ia pergi ke kantor polisi untuk melaporkan apa yang terjadi.
"Maaf Pak, saya baru saja menabrak mati tiga orang Irlandia, lalu saya kuburkan mereka di sebuah ladang," katanya.
"Apakah kamu yakin mereka mati?" tanya Polisi kepada pengemudi tersebut.
"Ya saya sangat yakin," jawab pengemudi itu.
"Dua mengatakan mereka tidak mati - tapi bapakkan tahu pembohong seperti apa orang Irlandia itu," lanjutnya.

DISKUSI MASALAH GAJI PEGAWAI
Saat ngrumpi di luar tugas antara orang Indonesia dan orang Eropa saling menanya perihal penghasilan masing-masing. Berapa gaji anda dan untuk apa saja uang sejumlah itu?, tanya orang Indonesia mengawali pembicaraan.
Orang Eropa menjawab, Gaji saya 3.000 Euro, 1.000 euro untuk tempat tinggal, 1.000 Euro untuk makan, 500 Euro untuk hiburan."
Lalu sisa 500 Euro untuk apa? tanya orang Indonesia. Orang Eropa menjawab secara ketus, "Oh ... itu urusan saya, Anda tidak perlu bertanya!"
Kemudian orang Eropa balik bertanya, Kalau penghasilan anda?
"Gaji saya Rp950 ribu, Rp450 ribu untuk tempat tinggal, Rp350 ribu untuk makan, Rp250 ribu untuk transport, Rp200 ribu untuk sekolah anak, Rp200 ribu, bayar cicilan pinjaman, ... Rp100 ribu untuk....".
Saat orang Indonesia nrocos menjelaskan, orang Eropa menyetop penjelasan itu dan langsung bertanya. "Uang itu jumlahnya sudah melampui gaji anda. Sisanya dari mana?," kata orang Eropa itu keheranan.
Kemudian, orang Indonesia itu menjawab dengan enteng,"Begini Mister, uang yang kurang, itu urusan saya, anda tidak berhak bertanya-tanya.

MENDIRIKAN SEKOLAH KORUPSI INDONESIA
Mr. Korup berencana menyiapkan sebuah sekolah tinggi yang berbasis pada disiplin ilmu korupsi. Kampusnya akan didirikan di seluruh Indonesia. Dan program studi yang disepakati adalah Program Studi Teknik Korupsi (S1). Gelar yang didapatkan adalah Sarjana Korupsi S. Krop (Sekrop)
Berikut mata kuliah keahlian yang diajarkan pada Program Studi Teknik Korupsi:
1. Pengantar Ilmu Korupsi 2 SKS
2. Pengantar Budaya Korupsi 2 SKS
3. Perekonomian Indonesia 2 SKS
4. Korupsi Dasar I 8 SKS
5. Matematika Korupsi 4 SKS
6. Hukum Dagang dan Perdata 3 SKS
7. Sistem Korupsi 4 SKS
8. Sejarah Korupsi 2 SKS
9. Korupsi Dasar II 4 SKS
10. Manajemen Korupsi 2 SKS
11. Perilaku Organisasi 2 SKS
12. Studi Kelayakan Korupsi 4 SKS
13. Pengantar Aplikasi Korupsi 8 SKS
14. Manajemen Proyek 4 SKS
15. Korupsi Menengah I 4 SKS
16. Korupsi Menengah II 4 SKS
17. Aplikasi Korupsi 8 SKS
18. Kapita Selekta Pengantar Bertahan Hidup di Bui 4 SKS
Tempat Magang:
1. Departemen Keuangan
2. KPU
3. BUMN
4. Departemen Agama.
Anda Berminat?.

REAKSI DUNIA BILA TITANIC TENGGELAM
Presiden Bush - Amerika Serikat:
"Sebuah kapal yang sedang berlayar menuju kepada kebebasan telah diserang oleh teroris. Kita tidak akan duduk diam. Kita akan memberi pelajaran kepada mereka! Bin Laden, anda dapat berlari tapi anda tak akan dapat sembunyi! Kami akan menemukanmu dan menghancurkan jaringan AL Qaedamu!"
PM Tony Blair - Inggris:
"Saya telah berbicara dengan Presiden Bush, dan kami berdua telah sepakat bahwa tenggelamnya kapal Titanic adalah bukti-bukti tak terbantahkan bahwa pengikut pengikut Saddam Hussein ada dibelakang serangan itu. Irak, nyata-nyata telah menjadi ancaman bagi dunia dan kita harus menyelesaikannya."
PM John Howard - Australia:
"Kami mendapatkan bukti bahwa di dalam kapal tersebut terdapat penumpang bernama Ahmad dan Abu Umar. Ini menunjukkan bahwa JI bertanggungjawab atas tenggelamnya kapal itu. Kami meminta Pemerintah Indonesia bertindak lebih tegas kepada aktivis-aktivis JI, atau kami sendiri yang akan menindak mereka!"
PM Ehud Olmert - Israel:
"Ini merupakan pekerjaan Hamas! Telah cukup bukti bahwa tenggelamnya Titanic bukanlah kecelakaan, namun merupakan serangan bunuh diri Hamas. Kami akan memblokade Palestina!, menahan mereka!, membuang mereka! membunuh mereka!, membuat mereka kelaparan, menghancurkan rumah-rumah mereka dan kamp-kamp pengungsi mereka!"
PM Vajpayee - India:
"Telah ditemukan paspor Pakistan dalam sisa-sisa Titanic. Jelas bahwa Pakistan harus membayar aksi teror tersebut dan kita telah mengirimkan lebih banyak lagi tentara ke perbatasan."
PM Surayud Chulanont - Thailand:
"Kapal itu sebelumnya milik keluarga Thaksin Shinawatra yang kemudian dijual ke perusahaan Singapore. Kita akan mengambil kembali kapal itu untuk rakyat Thailand."
Presiden Castro - Cuba
"Titanic adalah lambang kapitalisme. Tenggelamnya Titanic memperlihatkan kepada dunia bahwa kapitalisme mulai hancur dan tenggelam. Cuba akan terus setia kepada cita-cita sosialisme dan akan berjaya bersamanya!"
Anggota DPR - Indonesia:
"Titanic? Apaan sih itu? Oh Ya, Titanic.. kita sedang mengajukan RUU tentang Pemberantasan Titanic. Untuk itu kami akan mengadakan studi banding ke Hawaii. Mohon masyarakat dapat memahami pentingnya RUU ini sehingga pembahasannya memerlukan konsentrasi yang tinggi. Untuk itu kami akan membahasnya di Bali. Agar kami dapat bekerja lebih baik, kami akan membawa serta istri-istri, anak, cucu, mertua, keponakan, mantu dll-dll. Tentu dengan biaya negara. Harap maklum, gaji kami sebagai anggota DPR hanya 30 juta. Kami meminta pemerintah untuk menaikkan tunjangan rapat 400% atau kami akan mengajukan interpelasi masalah Titanic."
Yang sebenarnya terjadi:
Juru Radio Titanic:
"SOS..SOS.. Mohon bantuan... kapal kami menabrak gunung es....."

MEMBEDAKAN TNI ANGKATAN UDARA, ANGKATAN LAUT, DAN  ANGKATAN DARAT
Ada 2 orang sahabat sedang mengobrol-obrol sejenak,
Anto : "Eh, loe kan tahu ya bangsanya militer gitu, loe kan sering baca majalah militer, lu tahu ga ciri-ciri yang paling gampang diliat TNI angkatan udara, laut dan darat."
Fakhri: "Itu mah gampang, coba aja orang itu lu tolong kalo dia jawab 'Terima kasih yang setinggi-tingginya' berarti dia angkatan udara, kalo 'Terima kasih yang sedalam-dalamnya' berarti angkatan laut, kalo 'Terima Kasih yang seluas-luasnya' berarti angkatan darat..."
Anto: "????"

PEMBENARAN ARTIKEL EDITOR SEBUAH SURAT KABAR
Editor sebuah koran dituntut untuk minta maaf oleh anggota DPR karena artikel yang dimuat berjudul "SETENGAH ANGGOTA DPR KORUPSI".
Benarlah, di edisi berikutnya sang editor minta maaf dengan mengganti judul artikelnya dengan "SETENGAH ANGGOTA DPR TIDAK KORUPSI"
PERANGKO BERGAMBAR BUSH DI TIMUR TENGAH
Karena menyerang Irak, Afganistan dan memback up Israel menyerang Libanon, sebagian warga AS menganggap George Bush pahlawan. Maka dibuatlah perangko bergambar presiden AS tersebut.
Sayangnya, tidak satupun orang yg bisa menempelkan prangko itu saat akan mengirimkan surat. Maka, dibentuklah tim investigasi untuk menyelediki kenapa prangko bergambar George Bush tersebut tidak bisa ditempelkan.
Kesimpulan tim Investigasi:
Saat akan menempelkan prangko, hampir setiap orang ternyata meludahi gambar George Bush, bukan di sisi sebaliknya.

KISAH SURAT NARAPIDANA DI TAHANAN
Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie, menulis surat ke anaknya yang ada dipenjara Nusa Kambangan karena dituduh terlibat GAM (Gerakan Aceh Merdeka).
Bunyinya: "Hasan, bapakmu ini sudah tua, sekarang sedang musim tanam jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau bantu bapak mencangkul kebun jagung ini?"
Eh, anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian. "Demi Tuhan, jangan cangkul itu kebun, saya tanam senjata di sana," kata si anak dalam surat itu.
Rupanya surat itu disensor pihak rumah tahanan, maka keesokan harinya setelah si bapak terima surat, datang satu peleton tentara dari kota Medan.
Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian mencangkul tanah di kebun tersebut. Setelah mereka pergi, kembali si bapak tulis surat ke anaknya.
"Hasan, setelah bapak terima suratmu, datang satu peleton tentara mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak lakukan sekarang?"
Si anak kembali membalas surat tersebut, "Sekarang bapak mulai tanam jagung aja, kan udah dicangkul sama tentara, dan jangan lupa ngucapin terima kasih sama mereka."
Pihak rumah tahanan yang menyensor surat ini langsung pingsan.

INTEL INDONESIA LEBIH HEBAT
Ditengah carut marutnya wajah lembaga intelijen kita, masih ada satu hal yang membuat kita bangga. Ternyata dalam hal menerapkan kerahasiaan dalam tugas, intelijen Indonesia-lah yang menerapkannya pada level yang paling ketat.
Di Inggris, agen MI6 biro yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan oleh agen MI6 dari biro lainnya.
Di Israel, agen Mossad satgas yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan rekannya dari satgas lain.
Di Amrik, agen CIA bahkan tidak tahu apa yang dikerjakan sesama agen di sebelahnya.
Tapi itu belum apa-apa dibanding agen indonesia. Di sini seorang intel tidak tahu apa yang dia kerjakan.

MANTAN PACAR HILARY
Pada pertengahan 1990-an, Seorang Presiden Amerika bersama istrinya berlibur ke Yogyakarta. Mereka berusaha menyamarkan wajah agar tidak dikenali oleh masyarakat. Akan tetapi ketika sedang melihat kehijauan sawah yang membentang, seorang lelaki bule yang sedang mencari tanah liat untuk bahan tembikar mengenalinya.
"Kamu Hilary ??! Masih ingat aku kan? Aku bekas pacarmu dulu sebelum kamu menikah dengan Clinton," kata lelaki tersebut.
"James? Tentu saja aku ingat. Tapi kok kamu bisa mengenaliku sih?," tanya Hilary heran.
"Apapun usahamu untuk menyamar, aku akan selalu mengenali matamu," kata si lelaki.
Dengan rasa cemburu, Clinton mengajak istrinya untuk kembali ke New York. Dalam perjalanan Clinton, Ngedumel, "Coba kalau kamu kawin sama lelaki tadi, apa jadinya...?"
"Hhmmm, dia jadi presiden dan kamu pencari tanah liat," jawab Hilary santai.

TUAN TOLONG BOTOLNYA DITUTUP KEMBALI
Seorang pengusaha yang menghabiskan akhir pekannya dengan memancing pakai perahu di sebuah danau, menemukan sebuah botol yang terapung dan tertutup rapi yang segera dihampiri dan diambil oleh sang pengusaha.
Penasaran..., si pengusaha membuka tutup botol, lalu tiba-tiba dari dalam botol keluar asap yang selanjutnya menebal dan mejadi Jin raksasa yang mengambang di depan si pengusaha.
"Terimakasih tuan, tuan telah membebaskan saya, untuk ini tuan silahkan meminta tiga permintaan, saya akan mengabulkannya" kata Jin, seperti format biasa tanda terimakasih Jin yang dibebaskan oleh manusia.
Setelah kagetnya reda, si pengusaha itu terdiam sejenak lalu dia berkata, "Baiklah Jin saya ingin tahun ini tiga kejadian besar terjadi di negeri saya Indonesia ini, pertama saya ingin nilai tukar rupiah di negeri saya ini kembali menjadi Rp. 2500 per 1 dollar US nya, kedua saya mau semua uang hasil korupsi baik oleh swasta ataupun pejabat pemerintah dikembalikan kepada rakyat dan semua pelakunya dipenjarakan, ketiga saya ingin hukum benar-benar bisa ditegakkan di negeri saya ini."
Sang Jin berpikir sejenak kemudian, menggeleng-gelengkan kepala, pelan-pelan jasadnya kembali menjadi asap lalu berkumpul masuk kedalam botol itu kembali. Dari dalam botol si Jin berseru,
"Tuan, tolong botolnya ditutup kembali...!!!!!."

MENANYAKAN KEJUJURAN POLITIKUS
Rombangan bus politikus berkunjung kedaerah terpencil untuk kampanye Pilkada. Jalan menuju daerah berliku-liku dan penuh jurang. Setelah mengadakan kampanye rombongan tersebut pulang ke kota namun naas, ditengah jalan mobil tersebut masuk jurang. Beberapa penduduk segera menolong mereka dengan menguburkan para penumpang bus ditempat itu juga. Sehari kemudian polisi datang ketempat kejadian lalu menanyakan ke para penduduk setempat.
Polisi: "Kemarin ada kecelakaan bus rombongan politikus, bagaimana dengan penumpangnya, apakah masih ada yang hidup?"
Penduduk: "Iya kemarin sih ada beberapa penumpang yang merintih: 'tolooong saya pak, saya masih hiduuup.'"
Polisi: "Lalu kemana penumpang yang hidup itu sekarang?"
Penduduk: "Sudah kita kubur, Bapak kan tau sendiri kejujuran politikus. Bilangnya A tapi nyatanya B. Paling mereka kemarin ngaku hidup, padahal sih sebenarnya sudah mati. Jadi kita kubur saja!"

HADIAH UNTUK KEPAHLAWANAN
Seorang jendral di TNI AD memanggil 3 orang prajurit yang dianggap pahlawan setelah bertugas di Aceh.
Karena ini bukan benar-benar perang, saya tidak bisa memberi kalian medali. Tapi saya akan tetap memberi anda hadiah.
Yang harus kalian lakukan adalah menentukan dua titik di tubuh kalian, dan saya akan memberikan 100 ribu untuk tiap sentinya. Kita mulai dari kamu.
Aztech : "Dari ujung kepala ke ujung kaki , Pak."
Jendral : "Bagus, 180 senti, kamu mendapat 18 juta, lumayan untuk beli krupuk"
Lembayung : "Dari ujung jari kiri ke ujung jari kanan, Pak"
Jendral : "Bagus sekali, 185 senti, total 18,5 juta. Cukup buat beli cemilan"
Gerber : "Dari pundak ke kelingking, Pak"
Jendral : "Aneh, tapi baiklah."
Pada saat sang Jendral mulai mengukur, "Mana kelingkingmu, Nak?"
Gerber : "Di Aceh, Pak"

BENDERA BELANDA BERKIBAR DI PAPUA
Ini sungguh kejadian yang menjengkelkan. Satu bentuk pelecehan nasionalisme kita. Siapapun terusik. Bendera Belanda pekan lalu di Gunung JayaWijaya sudah mulai berkibar. Campur tangan asing makin kentara.
Sekjen Dewan Papua Thoha Al Hamid menceritakan kepada saya semalam. Tentu berkibarnya bendera Belanda membuat aparat polisi meradang. Maka satu peleton polisi pun dikirmi ke sana. Mereka merayap, siaga penuh. Sambil mengendap-endap, senjata laras panjang pun mulai terkokang. Sang komandan sesekali berkomunikasi melalui HT. Dalam jarak 100 meter mereka mengepung rumah itu. Semuanya siaga penuh.
Wajar saja mereka geram, karena tidak hanya bendera OPM yang sering berkibar di sana. Kini malah bendera Belanda. Papua memang ibarat kubangan tambang emas. Baik Amerika maupun Uni Eropa semua berebut menambang kekayaan alam di sana. Diam-diam, perang kepentingan sudah berkecamuk keras. Meski sebenarnya pemerintah Indonesia masih adem ayem saja.
Lima polisi kemudian menggebrak rumah itu. Para penghuni histeris. Jhon Mambo, pemilik rumah, meski dikepung dua peleton polisi tetap tenang saja. Ia yang berprofesi pengacara tentu tahu prosedur. Katanya, "Ada apa ini?", Polisipun nyaut, "Anda mengibarkan bendera Belanda, Anda kami tangkap, Ayo ke markas" satu polisi menarik keras Jhon.
Tapi tangan kekar Jhon menampiknya. Ia tidak kalah galaknya. Katanya, "Bapak ini kurang kerjaan, apa? Saya memang mengibarkan bendera Belanda. Karena saya pendukung kesebelasan Belanda. Lihat tuh... !!!"
Jhon menunjuk kepala suku yang rumahnya berjarak 200 meter ke arah bawah. "Itu bendera Brasil berkibar...."
Polisi " Oh..Demam Piala Dunia Udah di mulai ya...."
Serius amat seh....

DISURUH MENJELASKAN ARTI POLITIK
Seorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya.
Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan denga perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?"
Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak.
Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya.
Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.
Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: 'Politik adalah hal dimana para Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang menyedihkan.

HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN DI INDONESIA
Seorang pemuda baru lulus dari SMU. Karena tidak punya biaya akhirnya dia memutuskan untuk bekerja. Oleh karena itu dia mendatangi pamannya yang salah seorang pengurus partai politik untuk dicarikan kerja.
"Paman, tolong carikan saya pekerjaan dong" pinta pemuda itu.
"Wah lulusan SMU ya. Kalo gitu kamu jadi pegurus partai aja." Kata pamannya.
"Enak jadi pengurus partai, nanti kamu bisa jadi anggota DPR, trus jadi ketua DPR/MPR, bahkan jadi wakil presiden ato presiden sekalipun juga bisa" tambah pamannya semangat.
"Wah paman saya gak mau muluk-muluk, saya minta yang sederhana aja, kaya guru SD misalnya" jawab pemuda itu.
Pamannya berfikir sebentar kemudian berkata "Maaf kalo jadi guru SD kamu harus sarjana"

TENTARA TIGA PEMIMPIN WANITA DARI TIGA NEGARA
Suatu kali, diadakan pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh tiga orang pemimpin wanita dari tiga negara yaitu dari Inggris yang diwakili oleh Margareth T., India diwakili oleh Indira Gandhi dan dari Philipina oleh Corry A.
Sebagai langkah awal diadakanlah upacara penghormatan diiringi dengan pemeriksaan barisan pasukan dari ketiga negara tersebut.
Sesampainya rombongan di depan pasukan Baret Hijau dari Inggris yang terkenal itu, dengan garang Margareth T. Menampar dan meninju pasukan yang ada didepannya yang tentu saja tanpa balasan. Terjadi dialog:
"Sakit nggak?"
"Nggak, Mam!!!"
"Kenapa?"
"Sebagai Prajurit sejati dari Britania Raya, kami terbiasa untuk menerima rasa sakit."
"Bagus."
Corry A. pun tidak mau kalah, dan begitu sampai di depan barisan pasukannya, diambilnya senapan dari komandan peleton, dan menghantamkan popor senapan tersebut ke muka prajuritnya. Terjadi lagi dialog:
"Sakit nggak?"
"Nggak Madam!!!" (Dengan muka bercucuran darah)
"Kenapa?"
"Sebagai tentara Philipina, kami harus mampu menahan rasa sakit dan kengerian untuk mempertahankan kedaulatan."
"Bagus" (dalam hati, sambil melirik Margareth, "hebatan prajurit gue kan")
Begitu pemeriksaan sampai di depan pasukan India, dengan cepat Indira G. menyambar bayonet yang ada di senapan prajurit yang ada didepannya dan dengan sekali sebat terpotonglah "anu-nya" prajurit tersebut, dan dengan lantang bertanya:
"Sakit nggak?"
"Nggak Madam...!!!"
"Kenapa!!!"
"Sebab itu kepunyaan orang dibelakang saya..."
PERINGKAT KORUPSI DUNIA
Tahun 2003 dan 2004, China ditetapkan oleh para peneliti dan para aktivis anti korupsi menjadi negara paling korup di dunia disusul kemudian Indonesia, India, Brasil dan Peru.
Tahun 2005 China masih menduduki tempat teratas dan disusul oleh India, Brasil, Peru dan Filipina.
Atas hasil penelitian itu, ketika Konferensi Asia Afrika Amerika di Taman Mini, seorang pejabat/delegasi China menyatakan keheranannya kepada seorang pejabat Indonesia yang menemuinya bersama beberapa pejabat negara-negara itu.
Delegasi China, "Hai, Pak Pejabat, sepertinya korupsi di Indonesia hampir menyamai di negeri kami, tapi kok negara Anda bisa keluar dari lima besar, apakah sudah ada gerakan anti korupsi besar-besaran di pemerintahan Anda?".
Delegasi India, Brasil, Peru, dan Filipina, "Iya nih kita juga terkejut deh mendengar itu, bagaimana bisa?".
Dengan senyum ramah dan nada ceria sang pejabat Indonesia menjawab, "Ooo... mudah saja, itu semua gampang diatur.".
Delegasi China, "Caranya Bagaimana?".
Pejabat Indonesia, "Caranya, siapkan uang sepantasnya dan berikan pada para peneliti itu dengan permintaan supaya negara saya diturunkan dari peringkat lima besar...".
Delegasi China, "Oooo... Hebat, itu baru namanya koruptor hebat... masuk akal... hasil penelitian pun bisa di korupsi...".

PERBEDAAN YOI, YA DAN YA BEGITULAH
Turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti yoi, ya, dan ya begitulah.
Lalu, ia bertanya kepada seorang pejabat, "Bagaimana cara membedakan yoi, ya, da ya begitulah?"
Kemudian, pejabat itu menjawab, "Kalau yoi, orang tersebut tidak punya pendidikan, kalo iya, orang itu tamatan SMA, dan kalau begitulah, berarti ia sarjana."
"Oh, gitu, ya?", kata turis.
"Yoi!!", kata pejabat.

BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Seorang ilmuwan berhasil menemukan Alternatif bahan bakar. Pada suatu konferensi pers, ilmuan tersebut ditanyai oleh wartawan.
Seandainya produk yang diciptakan oleh bapak sudah banyak dipakai oleh para pengguna kendaraan, apa yang akan bapak lakukan selanjutnya?
Menaikkan harga bahan bakar ini

PENGAMAT LINGKUNGAN, POLITIKUS DAN BBM
Pengamat lingkungan : "Saat ini kondisi permukaan bumi sangat memprihatinkan. Tidak ada tempat yang bisa dikatakan bebas dari pencemaran. Apakah anda bisa memberi solusi agar tingkat pencemaran bisa berkurang?"
Politikus : "Tentu, Dengan menaikkan harga BBM"
MENANGKAL TERORIS DENGAN INTEL
Untuk mendukung program penangkalan teroris, sejumlah rumah dimasuki anggota intel. Penghuni rumah yang dimasuki intel itu akhirnya meletakkan tulisan di pintu masuk rumahnya.
Tulisan itu berbunyi Intel Inside.

AJARAN AYAH
Amir, anak seorang pejabat negara yang bertugas di bidang keuangan. Ia merupakan bendahara di kelasnya. Suatu hari ia ketahuan menggunakan uang kelas itu untuk keperluan pribadi. Dipanggillah ia ke ruang guru.
Guru: "Mengapa kau gunakan uang itu untuk keperluanmu sendiri? Padahal itu kan uang milik temanmu! Apakah kau sedang terdesak?"
Amir: "Tidak Bu..."
Guru: "Lalu mengapa??"
Amir hanya terdiam.
Guru: "Cepat katakan! Jika tidak, akan saya laporkan kepada ayahmu!!"
Amir: "Laporin aja Bu... toh ayah saya yang mengajarkan saya."
Guru: "????????"

PERAMPOKAN PEJABAT
Perampok : "Berikan semua uangmu!"
Korban         : "Tidak kamu tahu aku ini seorang anggota DPR!"
Perampok : "Kalau begitu, berikan semua uangKU sekarang!!!"

PROSEDUR PELAPORAN DAN PEMBAYARAN PAJAK
Direktur Jenderal Pajak sedang berbicara dihadapan sekelompok usahawan tentang kewajiban dan tanggung jawab membayar pajak.
"Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk membayar pajak dengan tersenyum." kata Direktur Pajak.
Tiba-tiba dari barisan belakang terdengar suara berteriak kegirangan
"Aduh, syukur !! tadinya kusangka bahwa pajak harus dibayar dengan uang."

KEMENTERIAN ANGKATAN LAUT SWISS
Pada suatu hari, Negara Indonesia mendapat surat dari Swiss, yang intinya adalah Swiss meminta kesediaan para pakar departemen pertahanan Indonesia untuk mendirikan Kementerian Angkatan Laut.
Pihak Indonesia jelas-jelas bingung karena Swiss sama sekali tidak memiliki wilayah kelautan, mengirimkan surat balasan yang mempertanyakan hal tersebut.
Balasan dari pihak Swiss: "Bukankah Indonesia juga memiliki Kementerian Keuangan?"

ORANG KANADA, OSAMA, DAN GEORGE BUSH
3 orang, Kanada, Osama dengan Bush sedang jalan-jalan, kemudian ketemu genie in the botol.
Genie    : "Karena kalian sudah membebaskan ku, maka masing-masing dari kalian akan saya kabulkan sebuah permintaannya...."
Canada    : "Saya adalah seorang petani. Ayah saya adalah petani dan anak saya pun adalah seorang petani... saya mau seluruh tanah di Kanada menjadi subur..."
Genie    : "Puff.... sekarang seluruh tanah di kanada sudah sangat subur untuk di tanami."
Osama    : "Saya ingin tembok besar mengelilingi afganistan, jadi gak ada seorang pun kafir, yahudi dan amerika tidak bisa masuk ke tanah suci kami"
Genie    : "Puff... sekarang telah ada dinding besar yang mengelilingi afganistan."
Bush    : "Mmmmmm.... saya sangat tertarik dengan tembok ini... bisa ceritakan lebih lanjut?"
Genie    : "Well... dinding ini tingginya 15.000 feet, tebal 500 feet, dan secara menyeluruh mengelilingi negeri tersebut... tak ada yang bisa masuk atau keluar dari sana... sama sekali tak terkalahkan..."
Bush    : "Baiklah. Kalau begitu... penuhin isi tembok itu dengan air"

KAPAL SELAM INDONESIA DI ZONA EKONOMI EKSKLUSIF
Kisah ini terjadi di perairan selatan Indonesia. Kala itu sebuah kapal induk dan frigate US sedang melakukan perjalanan dari Australia. Ketika mendekati ZEE seorang awak kapal mereka melihat sebuah kapal selam Indonesia sedang melaju di permukaan, sadar bahwa mereka hampir melanggar wilayah sebuah negara berdaulat mereka segera mengirimkan sinyal ijin melintas dan segera meninggalkan area tersebut dan menjauh. Tapi herannya sang awak kapal US melihat kapal selam dengan santainya melaju terus tanpa memperdulikan kapal-kapal US...
Beberapa hari kemudian dalam pers militer awak kapal US memuji keberanian kapal selam Indonesia yang menjaga perairan Indonesia dengan nyawanya, sehingga tidak takut menghadapi kapal induk beserta frigate US dengan hanya 1 buah kapal selam butut...
Padahal... saat itu awak kapal selam Indonesia sedang sibuk memperbaiki kapal selam mereka yang nggak mau nyelem-nyelem juga... Karena lifting ship pada kapal itu rusak... jadinya bukannya berani tapi emang gak bisa nyelem mo gimana lagi, di dalam dah dag dig dug kali yah...

SERDADU BARU
Di sebuah barak militer Irak di garis perbatasan kuwait, menjelang penyerangan irak ke kuwait 1990...
serdadu Rashid, serdadu baru sukarelawan pasukan irak baru sedang tidur pulas ketika terdengar sirine keadaan darurat.
Karena kurang cepat bangun, serdadu Rashid terlambat ke lapangan...tergopoh gopoh dia menuju lapangan, semua temannya sudah dihukum push up karena terlambat.
"Siap pak!!!", serdadu Rashid lapor diri.
Seketika sang komandan menampar Rashid berkali kali, "plak,plak,plak...kenapa kamu?!!!"
Serdadu Rashid menjawab,
"Maaf pak saya terlambat..."
Sang komandan berkata
"Maksud saya, kenapa kamu belum disunat??"
Seketika serdadu Rashid menundukan kepalanya...
Hampir pingsan dia, tidak memakai celana sedikit pun... lupa kali...

KIM JONG ILL NGIBULIN AMERIKA
KOREA UTARA, ahli nuklir presiden Korea Utara Kim Jong Ill datang menghadap:
Presiden Kim: "Kita harus menghadapi Amerika!, kita harus buktikan kemampuan nuklir kita, cepat kamu luncurkan rudal jarak jauh kita Tae podong."
Ahli nuklir : "Maaf pak, bukankah kita sesungguhnya tidak punya hulu ledak nuklir!"
Presiden Kim : "Saya tau, luncurkan saja tanpa memakai hulu ledak apapun!!"
Akhirnya Korea utara meluncurkan rudal kosongnya menembus los anggles, Tentunya tidak meledak, semua koran dan TV memberitakannya dan tertawa!
Beberapa waktu kemudian Presiden Kim muncul di TV korea utara dan mengatakan,
"Militer kami sengaja melakukan itu untuk membuktikan kemampuan jarak peluncur rudal kami (tae podong), selanjutnya rudal kami akan diisi hulu ledak Nuklir!!"
Amerika terkejut dan ketakutan, pejabat amerika mengadakan kesepakatan damai dan akan memberikan bantuan uang untuk merekstruturisasi pembangunan korea utara dengan catatan Korea Utara tidak meluncurkan Nuklir.
Di markas besar Korea Utara,
Ahli nuklir : "Pak, negara kita adalah negara berdaulat kenapa kita mau berdamai dengan negara seperti Amerika"
Presiden Kim : "Kamu tau apa sih!! sudah kah kau terima uang pembangunan dari Amerika itu!!"
Ahli nuklir : "Sudah pak ini uangnya!!"
Presiden Kim : "OK, cepat kau pergi ke China!!"
Ahli nuklir : "Bukannya uangnya untuk pembangunan negara kita pak!!"
Presiden Kim : "Kau bodoh sekali!!! kau kesana untuk membeli 20 hulu ledak nuklir!! Sekarang kita bisa meluncurkan rudal kita ke Los angles dengan Nuklir sungguhan!!"
Ahli nuklir : "Anda memang hebat!, mampu ngibulin Amerika..."

BELAJAR POLITIK: MACAM-MACAM ISME
KOMUNISME:
Kalau anda punya dua sapi, anda berikan dua-duanya kepada pemerintah, dan kemudian pemerintah menjual susunya kepada anda.
SOSIALISME:
Kalau anda punya dua sapi, anda berikan dua-duanya kepada pemerintah, dan kemudian pemerintah memberikan susu kepada anda.
NAZIISME:
Kalau anda punya dua sapi, pemerintahmenembak anda dan mengambil kedua sapi anda.
FACISME:
Kalau anda punya dua sapi, anda mengambil susunya dari kedua sapi anda, dan memberikan setengahnya kepada pemerintah.
NEO-DEALISME:
Kalau anda punya dua sapi, anda bunuh satu, anda perah yang satunya dan buang susunya ke got.
KAPITALISME:
Kalau anda punya dua sapi, anda menjual satu ekor sapi dan membeli satu ekor banteng.
KONCOISME:
Anda punya dua ekor sapi, anda bekerja sama dengan salah satu ekor sapi itu untuk membunuh sapi yang lain dengan tujuan agar sapi itu tidak punya saingan dalam menghasilkan susu, sehingga susu sapi anda menjadi Satu-satunya susu sapi di daerah itu.

PENYELUNDUPAN DI TIMUR TENGAH
Seorang Palestina bernama Mahmud hendak melintasi pos perbatasan Israel-Palestina. Dia bersepeda dan membawa dua tas besar di pundaknya.
Tentara Israel segera memerintahkan dia berhenti,
"Pinggirkan sepedamu itu. Saya ingin bertanya, apa isi kedua tas itu?"
"Pasir," jawab Mahmud.
Tentara Israel tidak percaya begitu saja. Mereka membongkar kedua tas itu dan benar mereka menemukan pasir didalamnya. Akhirnya mereka melepaskan Mahmud dan membiarkan dia melintasi perbatasan menuju wilayah Israel.
Keesokan harinya, kejadian yang sama berulang kembali. Tentara Israel menghentikan sepeda Mahmud dan bertanya,
"Apa yang kamu bawa?"
Mahmud menjawab, "Pasir."
Tentara-tentara itu memeriksa dengan teliti kedua tas itu dan tetap menemukan benda yang sama, pasir.
Kejadian yang sama berulang kali terjadi hingga tiga tahun lamanya. Akhirnya, Mahmud tidak muncul lagi dan tentara Israel itu menjumpainya sedang bersantai ria di luar kota Yerikho.
"Hei, kamu yang suka bawa pasir," tegur tentara Israel itu. "Saya menduga kamu selama ini membohongi kami saat melintas perbatasan. Tapi saya selalu menemukan pasir didalam tasmu. Selama tiga tahun, saya sepertinya menjadi gila, tidak bisa makan atau tidur memikirkan barang selundupan kamu itu. Baiklah, ini di antara kita berdua saja! Saya mau tanya, apa sih yang kamu selundupkan tiap hari selama tiga tahun?"
Mahmud menjawab dengan kalem :
"Sepeda!"

INTEL AS INGIN PUNYA ANU SEPERTI UNTA
Ada seorang tentara AS menjadi intel ke Irak. Dia diberi kendaraan unta. Di tengah perjalanan kaki sang unta menendang sebuah benda setelah diselidiki ternyata itu lampu ajaib, teringat dong sama cerita zaman dahulu mengenai lampu ajaib katanya kalau dogosok keluar jinnya.
Dan ternyata benar setelah digosok keluar sang jin,
"Huahahaha pah poh!! thank's mister (terima kasih tuan) now you have three (tiga permintaan)"
"Are you sure?" Kata tentara itu
"Yes" Jawab sang jin,
"OK first aku ingin seperti arnol swaseneger, lalu yang kedua aku ingin jadi presiden AS, terus! kata sang jin, yang ketiga ini ku kan kecil (sambil menunjuk alat kelaminnya)
aku ingin iniku seperti unta ini (sambil menunjuk unta)"
"Ok!" kata jin, "but all is tomorow (besok pagi),"
Setelah paginya bangun sang intel, wah dia bangga dong melihat tubuhnya besar kayak arnold, trus dia inget permintaannya yang kedua "Oh iya ini dimana nih" setelah buka jendela wah!!! on the white house (di gedung putih) udah jadi presiden dong, oh iya yang ketiga!! dia buka celananya lalu,
"Waaaaaa!!!"
Ternyata untanya betina!!

BUNYI UNDANG UNDANG PETINGGI NEGARA
Bab I
Pasal 1.
" Setiap Penyelenggara Negara Wajib mendahulukan Kepentingan Pribadi diatas Segalanya "
Pasal 2
" Kebutuhan pribadi itu tidak terbatas"
Penjelasan
Pasal 1
" Kepentingan pribadi harus didahulukan karena bagaimana bisa mendahulukan  kepentingan rakyat bila kepentingan pribadi terbengkalai"
Pasal 2
"Cukup jelas"
Berita Negara Antah Berantah
Ditandatangani
Kepala Negara dan Anggota Dewan

KORUPSI DI SELURUH DUNIA
Suatu saat ada seorang duta negara yang meninggal dan dikirim ke alam baka, di sana dia dijemput oleh malaikat Gabriella dan kemudian diajak berkeliling
Ternyata di sana ada banyak sekali indikator tingkat korupsi di seluruh dunia dalam bentuk jam yang mewakili tiap negara, dan si Gabriella itu menjelaskan satu per satu
"Lihatlah ini adalah indikator negara Brunei Darussalam, jarum jam nya bergerak lambaat, ini menunjukkan hampir tidak ada korupsi sama sekali sehingga rakyatnya makmur sekali," kata Gabriella
"Ooh begitu..," duta itu menjawab
"Lihatlah ini juga, ini indikator milik Amerika Serikat, jarum jamnya bergerak lambat, artinya ada korupsi tetapi rakyatnya masih makmur," tambah Gabriella
"Ooh ya ya..," duta itu mengangguk
Mereka berkeliling melihat jam korupsi di seluruh dunia, sampai akhirnya duta itu bingung dan bertanya, "Koq sampai sekarang saya tidak melihat jam milik Indonesia? Apa berarti di Indonesia tidak ada korupsi sama sekali? Hebat juga, pemimpin negara di Indonesia memang saleh!"
Gabriella kesal, "Ah bagaimana kamu itu, sudah berjam-jam berjalan dengan saya tidak sadar juga. Lihat kipas angin yang saya bawa!"

ADU BERANI TENTARA AMERIKA, INGGRIS, JEPANG, DAN INDONESIA
Di sebuah misi perdamian di Bosnia, empat orang tentara perdamaian dari Amerika, Ingris, Jepang dan Indonesia sedang berpatroli. Sambil berjalan keempatnya lalu menceritakan pengalaman tentang keberaniannya masing-masing.
Tentara Amerika berkata di Vietnam saya sendirian di hutan melawan tigaratus tentara Vietkong, separuhnya saya sikat habis, keluar dari hutan hanya jari telunjuk saya yang bengkak karena memencet pelatuk.
Tentara inggris, di Irlandia saya disekap dimarkas IRA, saya meloloskan diri dengan menghabisi 20 orang teroris, cuma satu sepatu saya yang tertinggal.
Tentara Jepang, Di Tokyo saya dikepung oleh selusin anggota yakuza yang menggunakan samurai, dengan tangan kosong saya buat mereka babak belur, cuma satu kancing baju saya yang copot.
Tentara Indonesia tersenyum-senyum dan berdecak kagum mendengar kisah rekan-rekannya tersebut. Saya tidak pernah ke vietnam, tidak pernah ke irlandia, tidak pernah ke Tokyo, cuma saya mau kasih tahu, ini ranjau yang saya injak kapan meledaknya ya.

ANAK KOMUNIS
Di sebuah kelas pelajaran Pancasila, seorang guru yang masih pro Orde Baru bertanya pada siswanya.
Siapa yang membangun Indonesia Tanya si guru
Orde Baru! jawab murid-murid
Siapa penjaga persatuan nasional? Tanya si guru
Orde baru  jawab murid
Siapa yang membangun sekolah kita?, tanya si guru
"Orde Baru ! jawab murid.
Tapi ternyata tidak semua murid menjawab, satu orang murid tampak duduk berdiam diri sejak tadi.
Kenapa kamu tidak menjawab seperti teman-temanmu? Tanya si guru menyelidik.
Sebab saya PKI, jawab si murid.
Kenapa kamu PKI Tanya si guru
Sebab ayah saya PKI dan ibu saya PKI, jawab si murid.
Kamu tidak harus menjadi PKI kalau orang tuamu PKI. Kalau ayahmu pencuri dan ibumu pencuri, masak kamu juga mau jadi pencuri? ujar siguru.
Kalau orang tua saya pencuri, tentu saya pilih orde baru jawab si murid.

HAMZAH HAZ-GUM FANATIK ANGKA 5
Pasangan capres/cawapres Hamzah Haz-Agum Gumelar tergolong fanatik dengan angka 5 (lima). Termasuk jargon mereka, Rukun Islam LIMA PERKARA, Shalat wajib LIMA KALI sehari semalam
Di pemilihan presiden, 5 (lima)Juli 2004) pasangan itu mendapat undi 5 (lima).
Setelah perhitungan suara, keduanya tetap berada di urutan nomor 'LIMA'

GUS DUR, BILL CLINTON, DAN JACQUES CHIRAC
Saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa...
setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.
Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: "Wah kita sedang berada di atas New York!"
Presiden Indonesia (Gus Dur): "Lho kok bisa tau sih?"
"Itu.. patung Liberty kepegang!", jawab Clinton dengan bangganya.
Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. "Tau nggak... kita sedang berada di atas kota Paris!", katanya dengan sombongnya.
Presiden Indonesia: "Wah... kok bisa tau juga?"
"Itu... menara Eiffel kepegang!", sahut presiden Perancis tersebut.
Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat...
"Wah... kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!", teriak Gus Dur.
"Lho kok bisa tau sih?" tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan nggak bisa ngeliat.
"Ini... jam tangan saya ilang...", jawab Gus Dur kalem.

PARTAI BARU YANG GAGAL IKUT DALAM PEMILU 2009
Partai baru yang gagal ikut dalam Pemilu 2009 :
01. Partai Gerakan Moral (GERMO)
02. Partai Amanah Tante (PANTAT)
03. Partai Fusi Cendikiawan Kebangsaan (FUCK)
04. Partai Cina Kota Buruh dan Tani (CINTA BUTA)
05. Partai Pensiunan Ingin Kerja Untuk Negara (PIKUN)
06. Partai Barisan Nasional Bela Keadilan Sosial (BAN BEKAS)
07. Partai Kaum Muda Kader Andalan (KAMU KADAL)
08. Partai Ikatan Putra-Putri Serdadu (PIPIS)
09. Partai Anti Nabung Utang (PANU)
10. Partai Mungkir Kayak Suharto (PAMUNGKAS)
11. Partai Bung Harmoko Meminta Arahan (BH MERAH)
12. Partai Gerakan Masa Pukul Orde Kemunafikan (RAMPOK)
13. Partai Koalisi Indonesia Untuk Kebangkitan Indonesia Raya (KIKIR)
14. Partai Terus Terang Abdurrachman Wahid Asoy (TERTAWA)
15. Partai Bekas Birokrat Edan Kekuasaan (BEBEK)
16. Partai Peramal Mau Disantet (PERMADI)
17. Partai Bocah Usaha Ngamen (BUSANG)
18. Partai Edan Dikira Setan dan Siluman (EDI TANSIL)
19. Partai Sri Bintang Pamungkas, Muladi dan Abdul Latif (SRIMULAT)
20. Partai Dukung Bayar Utang Rakyat (DUBUR)
21. Partai Kami Paling Senang Salaman (KAPAL SELAM)
22. Partai Persatuan Korban Sindikat Anarki (PERKOSA)
23. Partai Koalisi Partai Jalanan (KOPAJA)
(sumber : KPU SORIK MARAPI)

ANAK TERLANTAR DIPELIHARA NEGARA
Utusan dari PBB datang untuk meninjau keadaan anak-anak miskin di Indonesia. Setelah melihat kondisi yg memprihatinkan dan jumlahnya yang banyak, utusan itu mengusap dada dan bertanya kepada presiden,
"Bagaimana tanggung jawab pemerintah saat ini, bagaimana mungkin begitu banyak anak-anak yang miskin dan terlantar di negeri yang besar ini, bagaimana pemerintah merealisasikan UUD '45 terutama pasal 34?"
Dengan tenang presiden menjawab
"UUD mengatakan anak-anak miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, Jadi tidak ada kata tanggung jawabnya, maka mereka semua saya yang pelihara, jadi jangan kaget kalau nanti tambah banyak, karena memang ada yg memelihara"
Utusan: ????##@$@$, dasar presiden gak tahu bahasa (dalam hati).
DEMOKRASI RUSIA DAN AMERIKA
Igor yang Rusia dan Jimmy yang Amerika suatu hari saling ngecap soal kebebasan berpendapat dan demokrasi di negara masing2.
Jimmy : "Kalau kita berdiri di halaman Gedung Putih dan berteriak, Bush brengsek! Bush sialan! Bush anjing buduk!, maka kita bebas2 saja nggak bakalan ditangkap."
Si Igor nggak mau kalah.
Igor : "Kalau kita berdiri di depan istana Kremlin atai Lapangan Merah dan ber teriak, Bush brengsek ! Bush sialan Bush anjing buduk !, juga nggak bakalan diapa2in !"

SUARA DARI SURGA
Alkisah,Presiden Suharto pernah berkunjung ke sebuah masjid. Ia melihat seorang wanita yang dengan serius berdoa,"apakah saya dapat melihat anak perempuan saya menikah ??"
dan muncullah suara dari surga, yang berbunyi "karena amal salehmu selama di dunia,kamu akan melihatnya!". Prs.Suharto terkagum-kagum,ia kemudian melihat orang kedua berdoa dengan kushuk.
"Ya Allah,apakah saya dapat melihat anak laki-laki saya menjadi sarjana?"
muncullah lagi suara dari surga yang berbunyi,"karena amal salehmu di dunia,kamu akan melihatnya!".
Melihat itu,berdoalah pula prs.Suharto.
"Ya Allah,apakah saya dapat hidup lebih lama lagi,dan melihat anak2 saya bahagia ?".
Suara dari surga muncul lagi,tapi kali ini berbunyi
"TIDAK !! SELAMA SAYA MASIH ADA !!"

PANTUN POLITIK DARI ISMAIL
Buah delima buah kedongdong
Biar nggak setuju terpaksa harus terima  dong

Buah kecapi buah duku
Walaupun banyak partai
Kita harus terus maju

Katakanlah kau suka aku
Katakanlah dengan rasa cintamu
dan jangan katakan kalau partaiku bukan pilihanmu

Caleg berkonflik untuk teraliminasi
Capres berkonflik untuk mendapat kursi
Dan rakyat berkonflik untuk mencari nasi
Mengapa semua harus terjadi
Tayakanlah isi hati mu sendiri-sendiri
Yang jelas inilah takdir Illahi

SALAH PILIH
Bersama sejumlah perwira asal Indonesia Syarwan dapat kesempatan berkunjung ke Amsterdam. Ditemani seorang perwira Belanda, Syarwan mengunjungı kawasan lampu merah yang paling terkenal seantero dunia itu. Rupanya Syarwan tergiur melihat kemolekan tubuh perempuan bule yang disebut sebagai kuda putih yang mejeng di kawasan itu. Yah, kapan aku bisa ....merasakan dekapan mereka, pikirnya.
Di pinggiran jalan, di antara tumpukan sampah tiba-tiba Syarwan melillat sebuah lentera tembaga. Dia merunduk dan memungutnya. Ternyata benda itu adalah sebuah lentera ajaib. Saat Syarwan menggosok keluarlah jin.
Syarwan, kau boleh mengajukan dua permintaan. Aku janji akan mengabulkannya, ujar jin.
Pertama, ucap Syarwan, Aku ingin berkulit putih, bertubuh padat dan tak usah lagi jadi perhatian orang seperti di sini. Kedua, aku ingin selalu lıidup dalam dekapan badan yang paling rahasia dari seorang perempuan, yang tentunya hangat dan nyaman.
Hanya dalam sekejap, Syarwan pun berubah menjadi sebuah tampon.

UANG LEBIH PENTING
Seorang anggota ABRI berpangkat kopral berpakaian preman tengah berjalan sendirian di jalan yang gelap dan sepi oleh dua pria berpistol.
Saya tidak main-main, kata salah satu pria sambil mengancam.
Serahkan uangmu, atau otakmu kubuat berhamburan.
Silakan tembak dan buat otak saya berhamburan, sambut si kopral. Sebagai anggota ABRI saya tak memerlukan otak; saya lebih butuh uang untuk hidup.

PARTAI JOMBLO INDONESIA NO .50
Semboyan : "jomblo itu pedih jendral ... !!"
Partai ini sebenarnya sudah ada sejak jaman baheula, dikarenaken orang-orangnya yg sibuk mengejar karir, ataupun kalah sistem seleksi alam ataupun terkena dampak rolek (resiko orang jelek) delele. Kami memberi buketi bukan janji, soalnya janji lagi jalan-jalan, Bu Keti ajah yang ada dirumah.
Kami PJI akan berusaha memperjuangkan aspirasi kawula muda yang rata-rata tersingkirkan oleh seleksi alam dalam mencari jodoh. Kami bukanlah produk orde baru maupun orde lama, kami memiliki grassroot yang sangat kuat, cuman kadang-kadang kepentok masalah dana pas tanggal tua,
Kami siap berafiliasi dengan partai manapun sepanjang mereka tidak mengisolasi kaum jomblo yang mayoritas ini, kami tidak korupsi, sedikit kolusi cincay-cincay an, dan yang pasti nepotisme, ... namanya juga usaha coy.
Kami akan berusaha sekuat tenaga agar battle of sexes, standar ganda delele agar dihilangkan dari bagian pencarian pasangan, karena hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian dan ketidak jelasan dalam suatu hubungan. Kami agar mendukung poligami karena ketidakseimbangan jenis kelamin yang tersedia saat ini.
Kami mencari dana dengan cara halal, tidak menjual diri, hanya kadang-kadang menggadaikan tape radio buat malem mingguan, jualan kaos biar bisa kencan berduaan dan kadang-kadang ngamen biar bisa beliin yayang kaos idaman.
Resolusi kami :
1.Kami tidak pernah menyepelekan janda maupun gadis, kami menerima semua aspirasi dan kasih sayang mereka.
2.Kami tidak membedakan jenis kelamin semboyanya kasih sayang diatas segalanya.
3.Jika ada salah satu dari anggota caleg kami mendua, kami siap dipecat.
4.Kami telah menyelamatkan 50juta jomblo terlantar, dan dengan bantuan anda menjadi partisipan kami, mungkin akan lebih banyak lagi jomblo-jomblo yang selamat dari kepunahan.
5.Logo kami monyong putih memang kurang begitu aspiratif, tapi itu bermakna sangat dalam dimana monyong merupakan perwakilan dari rasa dan karsa kami yang kurang mendapatkan kasih sayang. Inga inga coblos monyong putih, jangan monyong item karena eh karena monyong item teh kebanyakan makan oncom.
Kami adalah teman wong jomblo :
11.03.03
Kami menyelamatkan 50 jomblo yang mengejar ngejar seekor kuda nil gara desperate, membimbing mereka kembali kejalan yang benar agar bisa membedakan bahwa walaupun kuda nil itu sama-sama mamalia, tapi hasil persilanganya akan menghancurkan umat manusia.
12.05.03
Kami mengembalikan dana siluman sebesar 50milyar, karena kami merasa uang monopoli itu bukan hak kami, kami hanya mengharapkan dana umum dan kesempatan, apalagi kalo lewat start dapet 2000.
08.09.03
Dua orang caleg kami mengundurkan diri dari kabinet gotanggotong karena merasa bertanggung jawab dengan meningkatnya kadar jomblo yang memiliki Ph lebih dari    0,05 % sehingga terpaksa memakai deodoran yang berlebihan.

BINGUNG MEMILIH PARTAI POLITIK
Di masa sibuknya kampanye banyak sekali para parpol mengiklankan partainya.
Melihat banyaknya partai yang mengiklan kan tersebut membuat si Begok bingung 7 keliling.
"Mengapa kamu bingung, Gok?" tanya seorang kawan kepadanya. Begok menjawab,
"Aku pening mau pilih yang mana, kalo aku coblos moncong putih aku takut kena tanduk, kalau aku coblos ka'bah aku takut dosa, kalau aku coblos beringin aku takut hantunya yang nunggu marah bagai mana solusi nya?"
Kawan: "???!#!#!@?"

PEJABAT DIBERI HADIAH MOBIL
Seorang pejabat tinggi dari Indonesia mendapat undangan untuk berkunjung ke pabrik perakitan mobil mewah di Jerman.
Setelah sampai disana dan memperhatikan semua cara kerja perakitan mobil tersebut sang pemilik pabrik berkata:
"Mobil jenis terbaru ini kami berikan sebagai hadiah kepada Bapak".
Lalu sang pejabat berkata:
"Oh, saya tidak bisa menerimanya. Nanti saya dikira menerima suap".
"Kalau begitu saya jual seharga Rp.500000,-".
Lalu sang pejabat berkata:
"Kalau begitu saya beli lima".

KALAU INDONESIA MALAH MENANG?
Konon Bappenas di tahun 1966, saat rezim militer Orba lahir, pernah mengadakan seminar tentang politik luar negeri kita setelah Presiden Soekarno diturunkan. Apakah akan meneruskan politik konfrontasi dengan Barat atau mengambil jalan berdamai.
"Kita harus bukan hanya menyerukan 'Go to Hell with Your Aids !' tetapi juga berperang secara militer dengan Amerika Serikat", ujar seorang sejarahwan. Lho !
"Sejarah telah membuktikan, Jerman dan Jepang yang kalah berperang habis-habisan dengan AS akhirnya akan dibantu bangkit menjadi negara maju dan kaya. Kita dapat menjadi negara maju ketiga", lanjutnya menguraikan alasan. Usul pakar sejarah tersebut menjadi bahan perdebatan ramai.
Jenderal Soeharto dan kalangan militer menolak keras usulan perang itu sehingga ditempuhlah jalan berdamai dengan Barat. Jubir dari Mabes menjelaskan alasannya:"Bukan kami takut perang, dengan bambu runcing kita telah mengusir penjajah. Bapak-bapak hanya berpikir dengan satu skenario kita kalah. Padahal kami yakin dapat mengalahkan Amerika !", katanya.

OTAKNYA DI DENGKUL
Suatu hari seorang pejabat Indonesia mengalami kecelakaan mobil ketika ingin menghadiri rapat. Mobilnya slip dijalan. Ketika itu pula sang pejabat di bawa ke sebuah rumah sakit. Setelah tiga hari dirawat, si pejabat belum juga sadar dari pingsan-nya. Sedangkan si sopir sudah siuman, padahal ia mengalami luka yang cukup parah.
Seminggu sudah terlewati, namun si pejabat belum juga sadar. Padahal luka yang dialami tidak terlalu parah. Para dokter pun kelimpungan dibuatnya. Akhirnya para dokter di tengah-tengah kekelimpungan mereka, mereka memutuskan bawhwa si pejabat GEGER OTAK.
Mendengar hal ini para kerabat dan teman-temannya merasa heran. Karena yang mereka lihat, luka yang diderita tidaklah parah, hanya ada luka kecil di wilayah dengkul.
Namun, ada salah seorang temannya di masa kecil yang ingat bahwa ibu dari peabat itu pernah memarahinya seraya berkata,
"DASAR, OTAK DITARUH DI DENGKUL SIH ...!".

JAM KORUPSI DI INDONESIA
Ada serombongan manusia yang sedang menunggu masuk di pintu neraka. Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat malaikat yang bertugas di sana. Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknya yang terlihat di bandara udara saja. Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia ini. Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untuk berbagai kota tujuan, jam dinding di neraka juga berbeda kecepatan putarannya.
Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada malaikat di sana mengapa hal itu terjadi. "Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuran pejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup."
Sang malaikat menjelaskan, "Semakin jujur pemerintahan negara Anda, jam negara Anda di sini semakin lambat. Sebaliknya semakin korup pejabat pemerintah negara Anda, semakin cepat pula jalannya."
"Coba lihat," kata seorang yang sedang antri kepada yang lainnya, "Jam Filipina berputar kencang. Berarti memang benar Marcos banyak korupsi tuh."
"Itu lagi, itu lagi," seru yang lainnya, "Jam Kongo, negaranya Mobutu Seseseko berputar tidak kalah cepat dari jam Philipina."
Mereka semua terlihat menikmati pengetahuan baru itu. Tapi mereka mencari-cari, di mana gerangan jam Indonesia. Salah seorang dari mereka memberanikan diri menanyakan kepada malaikat tadi.
"Oh, jam Indonesia ..... Kami taruh dibelakang dapur. Sangat cocok dijadikan kipas angin!", jawab sang malaikat.

PROGRAM STUDI TEKNIK KORUPSI YANG BARU DI INDONESIA
Jakarta, Kompos
Selesai Sidang Kabinet Rabu kemarin sejumlah menteri mengadakan jumpa pers di halaman istana negara. Dalam kesempatan tersebut hadir diantaranya Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Luar Negeri serta Menteri Keuangan. Dikatakan Mendiknas bahwa dalam rangka meningkatkan pemasukan devisa dari sektor pendidikan, Indonesia merencanakan untuk membuka sebuah program pendidikan berskala internasional jurusan Teknik Korupsi. Hal ini diperlukan mengingat Indonesia dikenal oleh masyarakat dunia sebagai negara paling korup terbaik, bahkan masuk dalam peringkat teratas. Beberapa negara yang masih kesulitan melakukan korupsi meminta Indonesia untuk berbagi pengetahuan tentang praktek korupsi secara mutakhir. Indonesia juga dinilai telah berhasil menjalankan kebijakan perlindungan bagi para koruptor, sehingga koruptor dapat menjalankan aktifitasnya secara aman dan lancar.
Atas pertimbangan-pertimbangan tersebut, demikian Mendiknas, kita akan manfaatkan keunggulan kita dengan membuka program pendidikan Teknik Korupsi pertama di dunia. Diharapkan akan banyak negara-negara lain yang berminat mengirimkan kandidatnya sekolah di Indonesia, terutama Jepang yang selama ini prihatin dengan persoalan pejabat yang melakukan bunuh diri karena korupsi, melalui program tersebut dapat dicarikan solusi yang terbaik.
Perolehan devisa dari sektor pendidikan ini memang sangat dibutuhkan untuk didistribusikan kepada koruptor golongan menengah ke bawah, kata Mendiknas.

KENAPA INUL TIDAK DI PAKAI SALAH SATU PARTAI BESAR ?
Menurut Informasi dari mata-mata saya bahwa Inul bukannya menolak tawaran para partai seperti yg dikatakannya kepada wartawan, melainkan para partai takut pengikutnya tidak memikirkan partai mereka lagi gara-gara inul, dan malahan menyuruh Inul membuat partai baru, "PARTAI KEENAKAN GOYANG"

Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar