Tampilkan postingan dengan label English Grammar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label English Grammar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2011

Download semua jenis text dalam bahasa inggris beserta soalnya + Narrative text + Recount text + SPOOF + ANECDOTE +DESCRIPTIVE + report + EXPLANATION + PROCEDURE + DISCUSSION + news item + Analytical Exposition + review tex + commentary

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Narrative text
Inti dari text/genre berbentuk narrative adalah cerita hiburan yang berisi berbagai permasalahan (crisis) dan berujung pada masalh penyelesaian tersebut (resolution). Cerita berbentuk narrative bias berupa fiksi dan nonfiksi. Cerita fiksi misalnya; legenda, fable, cerita rakyat, dsb. Sedangkan cerita nonfiksi bias berupa cerita kejadian nyata dimasa lampau yang penuh degan konlik/crisis sekaligus terdapat alur penyelesaiannya, misalnya cerita tentang orang-orang yang selamat dari terjangan tsunami yang melanda aceh berikut perjuangannya menyelamatkan diri.

Istilah-istilah penting yang terdapat dalam text berbentuk narrative;
Ø  specific/individual participant: tokoh cerita bersifat khusus yang mengacu pada satu atau beberapa individu  dan tidak belaku pada general/umum.
Ø  Material process: disebut jug adengan istilah “Action Verbs” yaitu katakerja yang mengacu pada aksi atau tindakan dari si tokoh. Misalnya; eat, swim, sleep. etc.
Ø  Behavioral Process: disebut juga dengan istilah “Verbal Process/Speaking Verbs” misalnya; say, said, tell, dsb.
Ø  Relational process disebut juga dengan istilah Linking Verbs yang menghubungkan subjek pelengkap, misalnya;to be, consist of, function as, derive from, to be classified into, to be identified as, etc.
Ø  Mental Process/Thinking Verbs: yaitu kata kerja yang yang berhubungan dengan persepsi panca indra. Misalnya; think, feel, guess, dsb.
Ø  Temporal Conjunction: kata penghubung waktu yang menghubungkan kejadian yang sat dengan yang lain. Misalnya; firstly, then, next, after that, meanwhile, at that time, etc.
Ø  Temporal Circumstance: keterangan waktu. Misalnya; once, once upon a time, etc.

Recount text 
Inti dari text genre berbentuk RECOUNT  adalah menceritakan ulang tentang sebuah kejadian yang pernah dialami oleh seseorang sehingga disebut juga cerita tentang pengalaman pribadi. Perbedaan jenis genre ini dengan narrative yaitu bahwa narrative labih menekankan pada konflik dan penyelesaiannya, sedangkan genre berbentuk recount lebih menekankan pada cerita ulang sebuah kejadian yang pernah kita alami tanpa mementingkan konflik cerita dan penyelesaiannya. Misalnya cerita tentang kegiatan yang kita lakukan di masa liburan (pergi liburan ke rumah nenek) lalu kita ceritakan ulang kejadian tersebut di depan kelas, maka jenis cerita tersebut lebih cenderung ke recount genre.

SPOOF 
Inti dari text genre adalah SPOOF biasanya menceritakan sebuah kejadian (lucu) yang diakhirnya terdapat hal yang tidak diduga diharapkan oleh tokoh cerita. Sesuatu yang tidak terduga dan tidak sesuai dengan harapan si tokoh ini disebut dengan istilah TWIST. Hal itulah yang membedakan antara SPOOF dan ANEKDOTE. Anecdote itu sendiri biasanya menceritakan kejadian yang aneh dan jarang sekali terjadi.

ANECDOTE
Inti dari text/genre berbentuk ANECDOTE adalah cerita hiburan yang berisi cerita-cerita aneh yang jarang lerjadi dan kadang tidak masuk akal. Di dalam teks jenis ini biasanya penulis menggunakan bahasa-bahasa exclamation, admiration, intensirier and rhetorical question yang mengungkapkan rasa keterkaguman sekaligus kelidakpercayaan akan kejadian yang diceritakan.

DESCRIPTIVE
Inti dari text/genre berbentuk DESCRIPTIVE adalah menggambarkan atau mendeskripsikan sesuatu yang spesifik/khusus, bisa benjpa orang, benda, ataupun tempat, dengan menyebutkan.karakteristik/cirri-ciri yang melekat pada benda lersebut, bagaimana bentuknya, berapa ukuranya, terietak dimana, dsb. Tujuan teks berbentuk deskripsi yaitu menggambarkan objek sejelas mungkin sehingga pembaca seolah-olah bisa melihat sendiri atau menggambarkan subjek tersebut secara langsung. Petbedaan teksjenis ini dengan teks berbentuk report terietak pada specific tidaknya si subjek. Kalau subjek atau benda tersebut bertaku untuk spesifik (diungkapkan ciri-cirinya), biasanya tergolong deskriptif, sedangakan kalau objeknya berlaku general/umum ( diungkapkan kegunaanya, kebiasaanya, dsb) biasanya tergolong report.
report
Inti dari text berbentuk report adalah menginformasikan, menggambarkan, mendeskripsikan, atau mengklasifikasikan suatu fenomena yang ada di lingkingan kita baik itu berupa benda, tanaman, binatang dsb yang bersifat umum. Text berbentuk report ini hamper sama dengan Deskriptive, yang membedakannya hanya terletak pada subjeknya. Report biasanya berlaku general/umum sedangkan deskriptif bersifat khusus.

EXPLANATION
Inti dari text bergenre EXPLANATION adalah menjelaskan bagaimana sesuatu itu terjadi dan mengapa hal tersebut terjadi dengan menggunakan alur kronologis kejadian (proses) yang jelas sehingga pembaca dapat dengan mudah memahaminya. Misal, bagaimana proses terjadinya tsunami, mengapa gempa bumi bisa terjadi, bagaimana proses terjadinya fotosintesis, dll.  Biasanya untuk membantu pembaca agar dengan mudah dan komprehensif dalam memahami isi teks, penulis banyak menggunakan kalimat pasif. 

PROCEDURE
Inti dari text/genre berbentuk PROCEDURE adalah sebuah bentuk wacana yang berisi tentang bagaimana cara membuat sesuatu (misalnya bagaimana cara membuat nasi goreng, membuat telur mata sapi, membuat juice alpukat, dll) atau bagaimana cara melakukan sesuatu (misalnya bagaimana cara mengoperasikan komputer, menambal ban bocor, menginstal program software ke dalam komputer, dsb.) dengan menggunkan prosedur/tata cara urutan tertentu dalam bahasa teknis/praktis.

DISCUSSION
Inti dari text bergenre DISCUSSION adalah menyajikan minimal dua buah sudut pandang yang berbeda dari satu buah permasalahan yang masih kontroversial atau DEBATABLE/CONTROVERSIAL ISSUE. Dua sudut pandang tersebut yaitu PRO (FOR) untuk pihak yang setuju dan KONTRA (AGAINST) untuk pihak yang tidak setuju.  Masing-masing sudut pandang harus disertai dengan penjelasan atau elaborasi argumentasi yang bisa diterima oleh pembaca. Untuk mempertentangkan pendapat yang satu dengan yang lain, biasanya terdapat konjungsi pertentangan antara lain : on the other hand, on the contrary, on the other side, differently, nevertheless, etc.

news item
Istilah-istilah penting yang perlu diketahui dalam news item genre:
§  Material Process disebut juga dengan istilah “action verb” yaitu kata kerja yang mengacu pada aksi atau tindakan dari si tokoh, misalnya: makan (eat/ate/eaten), tidur (sleep/slept), berenang (swim/swam/swum),dll.
§  Behavioral process disebut juga dengan istilah lain “verbal process” atau “speaking verbs” misalnya, say, tell, speak, etc.

Communicative Approach/social function/purpose:
§  To inform the readers, listeners, or viewer/audience about events of the day which are considered newsworthy or important.

Generic Structure/Text structure organization
§  Newsworthy events :  recount the event in summary form
§  Background  events    :  elaborate what happened, to whom, in what circumstance
§  Sources                       :  comments by participants in, witnesses to and authorities expert on the event

Language features:
§  Short, telegraphic information, about it story captured in headline
§  Use of material processes (action verbs) to retell the events
§  Use of verbal process (said, told etc.)
§  Focus on circumstance 

horhortatory exposition
Inti dari text/genre berbentuk hortatory exposition adalah text yang memaparkan dan mempengaruhi pembaca/pendengar bahwa sesuatu seharusnya demikian atau tidak demikian.

Istilah-istilah yang perlu diperhatikan :
Ø  Generic human & non human participant: yang diceritakan bersifat umum/general (bias apa saja) yang penting bias mempengaruhi audience.
Ø  Mental Process : disebut juga “Thinking Verb” yaitu kata kerja yang berhubungan dengan persepsi panca indera / persepsi batiniah, misalnya: guest, think, feel, dsb.
Ø  Material Process : disebut juga “Action Verb” yaitu kata kerja yang mengacu pada aksi atau tindakan dari si tokoh, misalnya : makan (eat, ate, eaten), tidur (sleep, slept), berenang (swim, swam,swum)
Ø  Relational Process : disebut juga dengan istilah “Linking Verb” (Kata Kerja penghubung) yang berguna untuk menghubungkan subjek dengan pelengkap ( sbg subject complement).

Analytical Exposition
Inti dari text/genre berbentuk Analytical Exposition adalah teks yang memaparkan / berisi ajakan pada pembaca atau pendengar bahwa ada masalah yang tentunya perlu mendapat perhatian. Misalnya, pentingnya belajar bahasa Inggris, pentingnya perpustakaan,dsb.

Istilah- istilah penting yang perlu diketahui dalam Analitycal Exposition Genre :
Ø   Generic human & non human participant: yang diceritakan bersifat umum/general (bias apa saja) yang penting bias mempengaruhi audience
Ø   Relational Process : disebut juga dengan istilah “Linking Verb” (Kata Kerja penghubung) yang berguna untuk menghubungkan subjek dengan pelengkap ( sbg subject.
Ø   Causal Conjunction : Konjungsi / kata penghubung yang menerangkan sebab/ asal muasal suatu kejadian, contohnya: because, because of, since, for.
Ø   Internal conjunction : 
review
Inti dari text bergenre review adalah memberikan penilaian terhadap hasil karya seni atau sastra berupa kritikan atau pujian. Biasanya text bergenre review berupa ulasan atau resensi terhadap karya sastra/seni. Karya-karya tersebut dapat berbentuk: film, drama, buku, sandiwara/pertunjukan, lagu, konser, dll.

Istilah-istilah penting yang perlu diketahui dalam Review Genre:
§  Particular participant: Biasanya berupa judul karya seni/sastra. Tokoh cerita bersifat spesifik atau khusus, yang mengacu pada satu atau beberapa individu dan tidak berlaku pada semua/general.
§  Metaphorical language: Gaya bahasa metafora yang berupa perbandingan  antara dua hal tanpa menggunakan kata-kata pembanding ( seperti, laksana, bagaikan, dsb.)
§  Complex sentence: Kalimat kompleks, yaitu kalimat yang terdiri dari induk kalimat (main clause) dan anak kalimat (dependent clause).
§  Adjective of appraisal: Ungkapan yang digunakan untuk memberikan penilaian terhadap karya sastra  baik yang berupa pujian atau kritikan.

commentary
Inti dari text bergenre commentary adalah menjelaskan proses perubahan bentuk suatu objek atau fenomena alam dan sosial budaya. Perubahan bentuk tersebut terjadi dalam kurun waktu yang lama dan lambat atau bersifat evolusi.

Istilah-istilah penting yang perlu diketahui dalam commentary genre:
§  Generic non human participant: Tokoh cerita bersifat umum dan biasanya bukan berupa manusia
§  Material process disebut juga dengan istilah “Action verb” yaitu kata kerja yang mengacu pada aksi atau tindakan dari si tokoh, misalnya: makan (eat/ate/eaten), tidur (sleep/slept), berenang (swim/swam/swum), dll.
§  Relational Process disebut juga dengan istilah “Linking verb” (Kata kerja penghubung) yang berguna untuk menghubungkan subjek dengan pelengkap (sebagai Subject Complement). misalnya, to be (is, am, are, was, were) taste, look, seem, become, smell, consist of, derive from, function as, etc.
§  Temporal conjunction: Konjungsi/kata penghubung waktu yang menghubungkan kejadian satu dengan yang lain, misalnya firstly, then, next, after that, meanwhile, at that time, etc.
§  Temporal circumstance: Keterangan waktu, misalnya Once, once upon time, etc.

Untuk lengkap nya download di link dbawah ini" 






Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

Senin, 12 September 2011

Perbedaan bahasa Inggris British dengan American

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




http://hermawayne.blogspot.com http://hermawayne.blogspot.com
Apakah kalian tahu perbedaan Inggris British dan American?
Mungkin sebagian ada yang tahu, sebagian ada yang tidak.

Berikut ini adalah beberapa perbedaannya:
Spelling
Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan.

Berikut beberapa contohnya:

British
American
Colour
Color
Labour
Labor
Metre
Meter
Catalogue
Catalog
Theatre
Theater
Centre
Center
Apoligise
Apologize
Defence
Defense

Pronunciation
Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut, sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata.

Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip, sedangkan dalam bahasa Inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas.

Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”.

Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa Inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan.

Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata“secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan.

Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika.

Vocabulary
British
American
Football
Soccer
Biscuit
Cookie
Toilet
Rest room
Shop
Store
Chemist
Drugstore
Pants
Trousers
Torch
Flashlight
Underground
Subway
Groundfloor (lt.dasar )
Firstfloor (lt.dasar)
Sweets
Candy
Rubbish bin
Trash can
Jadi pilih yang mana, bahasa Inggris British atau American? soalnya di Indonesia belum jelas pake aliran yang mana.


Sumber: belajarbahasainggris.com
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

Rabu, 24 Agustus 2011

Passive Voice

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:


klimat aktif merupakan kalimat yang subjek kalimatnya adalah pelaku sebuah tindakan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya bukan pelaku suatu tindakan. Si subjek adalah si penerima akibat dari sebuah tindakan.

Bandingkan kalimat-kalimat berikut:
  • Aktif : Susi mengetik surat ini kemarin
  • Pasif : Surat ini diketik oleh Susi kemarin
  • Aktif : Kucingku membunuh seekor tikus
  • Pasif : Seekor tikus dibunuh oleh kucingku
Catatan:
Gunakan bentuk pasif jika pelaku tindakan tidak begitu penting.

Contoh:
  • Menara ini dibangun tahun 1955
Kalau kita perlu menyebut siapa pelaku suatu tindakan, gunakan kata oleh (by)

Contoh:
  • Menara ini telah dibangun oleh Pemerintah Daerah pada tahun 1955
Rumus umum untuk membentuk suatu kalimat Pasif
  • Aktif : S + Verb (Kata Kerja) + Objek + dll
  • Pasif : Objek + to be + Verb 3 (Kata Kerja Bentuk III) ( + by subjek) + dll
To be yang digunakan
  1. Present : is, am, are
  2. Past : was, were
  3. Perfect : been (di depan have, has, atau had)
  4. Future : be (setelah modals)
  5. Continuous : being (di depan salah satu dari 7 to be di atas)
Hal-hal yang perlu diketahui dan diingat
  1. Untuk menyatakan suatu kalimat dalam bentuk pasif, tenses tidak berubah. Tenses harus sama dengan kalau kita menyatakannya dalam bentuk aktif. Yang berubah hanya kata kerja-nya.
  2. Kata kerja yang tidak memiliki objek (Kata Kerja Intransitif) tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif, seperti, menangis, mendidih, terbit, dll.
Contoh-contoh kalimat aktif dan pasif
  1. Jack sings a song (active)
  2. A song is sung by Jack (Passive)
  1. Jack sang a song yesterday (active)
  2. A song was sung by Jack yesterday (passive)
  1. Jack has sung a song (active)
  2. A song has been sung by Jack (passive)
  1. Jack will sing a song (active)
  2. A song will be sung by Jack (passive)
  1. Jack is singing a song (active)
  2. A song is being sung by Jack (passive)
  1. Jack can sing a song (active)
  2. A song can be sung by Jack (passive)
Beberapa Bentuk Kalimat Passive
1) Passive Imperative Sentence

Rumus:

Let + objek + be + Kata Kerja Bentuk III
  • Help the poor (active)
  • Let the poor be helped (passive) 
2) Passive Infinitive: It is/was time

Rumus:

It is/was time for + objek + to be + kata kerja III
  • It is time to send the letter (active)
  • It is time for the letter to be sent (passive)
3) Negative Passive Imperative Sentence

Rumus:

Subjek + be + Kata kerja III + not to + infinitive


(kata kerja III yang sering digunakan adalah: advised, asked, begged, commanded, requested)
  • Don�t wait for me (active)
  • You are advised not to wait for me (passive)
4) Passive Sentence with Verbs of Perception

Rumus
Subjek + be + adjectives + when + subjek + be + kata kerja III

(kata kerja yang digunakan adalah: taste, smell, feel)
  • This food tastes delicious (active)
  • This food is delicious when it is tasted (passive)
5) Passive Sentence with Certain Verbs followed by �that-clause�

Kata kerja yang digunakan adalah: accept, admit, agree, assume, believe, decide, expect, find out, intend, plan, point out, presume, prove, regret, report, say, think, understand.
  • We regretted that the principal had to resign from office (active)
  • It was regretted that the principal had to resign from office (passive)
6) Passive Sentence with Nouns or Adjectives as Complements
  • I consider her very pretty (active)
  • She is considered very pretty (passive)
7) Passive Sentence with two objects
  • He gave me a book (active)
  • A book was given to me by him (passive 1)
  • I was given a book by him (passive 2)
8) Passive Sentence with Gerund Verbs
  • The teacher enjoyed teaching the students (active)
  • The students enjoyed being taught by the teacher (passive)
9) Agent consisting long expression at the end of sentence

Dalam kalimat pasif, jika pelaku terdiri dari ekspresi yang panjang, sebaiknya subjek tersebut ditempatkan di akhir kalimat setelah by.
  • We were all surprised by her sudden announcement to get married
  • I was confused by his plan to stop the ongoing project and begin a new one.
10) Passive Sentence with unique verbs

Kata kerja yang digunakan adalah: require, deserve, need
  • This wall needs to be painted (sama dengan)
  • This wall needs painting.

Passive Voice

The passive voice is less usual than the active voice. The active voice is the "normal" voice. But sometimes we need the passive voice. In this lesson we look at how to construct the passive voice, when to use it and how to conjugate it.

Construction of the Passive Voice

The structure of the passive voice is very simple:
subject + auxiliary verb (be) + main verb (past participle)
The main verb is always in its past participle form.
Look at these examples:
subjectauxiliary verb (to be)main verb (past participle)
Waterisdrunkby everyone.
100 peopleareemployedby this company.
Iampaidin euro.
Wearenotpaidin dollars.
Aretheypaidin yen?

Use of the Passive Voice

We use the passive when:
  • we want to make the active object more important
  • we do not know the active subject
subjectverbobject
give importance to active object (President Kennedy)President Kennedywas killedby Lee Harvey Oswald.
active subject unknownMy wallethas been stolen.?

Conjugation for the Passive Voice

We can form the passive in any tense. In fact, conjugation of verbs in the passive tense is rather easy, as the main verb is always in past participle form and the auxiliary verb is always be. To form the required tense, we conjugate the auxiliary verb. So, for example:
  • present simple: It is made
  • present continuous: It is being made
  • present perfect: It has been made
Here are some examples with most of the possible tenses:
infinitiveto be washed
simplepresentIt is washed.
pastIt was washed.
futureIt will be washed.
conditionalIt would be washed.
continuouspresentIt is being washed.
pastIt was being washed.
futureIt will be being washed.
conditionalIt would be being washed.
perfect simplepresentIt has been washed.
pastIt had been washed.
futureIt will have been washed.
conditionalIt would have been washed.
perfect continuouspresentIt has been being washed.
pastIt had been being washed.
futureIt will have been being washed.
conditionalIt would have been being washed.

Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

Imperatives

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Imperatives adalah ungkapan yang digunakan untuk menyuruh orang lain agar melakukan sesuatu, memberikan perintah, memberi saran, membuat rekomendasi, atau untuk menawarkan sesuatu. Perhatikan contoh-contoh ungkapannya di bawah ini:
  • Come in and sit down, please.
  • Don't open the window - it's cold.
  • Put the coin in the slot and press the red button.
  • Don't ask her - she doesn't know.
  • See the doctor - it's the best thing.
  • Have a bit more wine.
Emphatic Imperative
Kita dapat membuat perintah yang sopan dengan pola do + imperative. Bentuk ini sering digunakan dalam bentuk permintaan yang sopan, mengeluh dan minta ma'af.

  • Do sit down.
  • Do be a bit more careful.
  • Do forgive me - I didn't mean to interrupt.
Passive Imperative

Untuk menyuruh orang lain melakukan sesuatu, kita sering menggunakan perintah dengan pola get + past participle.

  • Get vaccinated as soon as you can.
Subject with Imperative
Kalimat Imperative jarang digunakan dengan subjek, namun kita boleh menggunakan kata benda atau kata ganti untuk memberikan kejelasan kepada siapa kita berbicara atau siapa yang kita suruh.

  • Mary come here - everybody else stay where you are.
  • Somebody answer the phone.
  • Nobody move.
  • Relax, everybody.
Kata "You" sebelum Imperative boleh digunakan untuk menunjukkan persuasi atau ekspresi marah.
  • You just sit down and relax for a bit.
  • You take your hands off me!
Question Tags
Setelah Imperatives, bentuk tag yang diguanakn adalah will you? won't you?would you? can you? and could you? Dan setelah pernyataan negative, hanyawill you? yang digunakan. Dalam Question Tag, bentuk tersebut sama penggunaannya dengan please?.

  • Give me a hand, will you?
  • Sit down, won't you?
  • Get me something to drink, can you?
  • Be quiet, can't you?
  • Don't tell anybody, will you?
  • Word order
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

Selasa, 23 Agustus 2011

Cara Mudah Melatih Bahasa Inggris

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:



eave a comment »

Kenapa Harus Melatih Bahasa Inggris?

Melatih Bahasa Inggris Agar Terbiasa

Melatih bahasa Inggris diperlukan, sebab bahasa itu adalah keterampilan, bukan hanya pengetahuan. Itulah sebabnya, banyak orang yang sudah bertahun-tahun belajar bahasa Inggris di sekolah, mereka tetap tidak bisa menggunakan bahasa Inggris, sebab mereka tidak melatih bahasa Inggris mereka. Sehingga mereka tidak memiliki skill atau keterampilan.
Lihatlah anak kecil di UK atau USA, mereka belum belajar grammar, tetapi mereka bisa berbicara bahasa Inggris. Mengapa? Karena mereka melatih bahasa Inggris setiap hari, mulai melatih mendengarkan karena percakapan di sekitarnya dalam bahasa Inggris, jika melatih mengucapkannya. Anak-anak itu mendengarkan bahasa Inggris kemudian mereka berusaha untuk mengucapkannya dan menuliskannya saat sudah besar. Mereka melatih bahasa Inggris secara terus menerus.

Melatih Bahasa Inggris dengan Diary

Pernahkah anda membayangkan efektifitas dahsyat yang ditimbulkan dari kebiasaan membaca dan menulis? Dua kebiasaan tersebut bisa membuat orang biasa menjadi luar biasa. Orang yang mampu merubah dunia dimulai dari kebiasaan menulis karena dengan hal itu otak terasah untuk berfikir dan menemukan inovasi terbaru untuk menghadapi tantangan. Namun dalam artikel ini, bukanlah itu yang akan kita bahas melainkan manfaat apa di bidang linguistik yang bisa kita peroleh dari kebiasaan ini.
Tentunya kita faham bahwa bahasa Inggris merupakan bagian dari kompetensi linguistic yang akan selalu terasah apabila kita terus mempergunakannya. Jika kita sering melatih diri kita di suatu bidang, maka kita akan menjadi hebat di bidang tersebut. Dalam kasus ini, kemampuan bahasa inggris yang kita harapkan bisa diperoleh dengan kebiasaan menulis diary. Menulis diary dalam bahasa Inggris adalah salah satu cara untuk melatih bahasa Inggris.
Bagi sebagian orang yang tidak suka menulis, ini mungkin suatu aktifitas yang membosankan namun itu akan menjadi berbeda bagi orang yang memiliki hobi menulis. Kebiasaan ini akan menjadi suatu hal yang menyenangkan. Oya, pernahkah menulis diary dengan menggunakan bahasa asing? Jika belum, cobalah mulai sekarang. Tak ada salahnya untuk mencoba sebab tak ada kerugian yang ditimbulkan dari kebiasaan ini. Buatlah menulis diary dengan bahasa inggris menjadi suatu kebiasaan. Bisa dilakukan sebelum tidur atau setiap pagi sebelum memulai aktifitas baru.
Tentu saja menulis buku diari akan sangat berbeda dengan menulis artikel yang membutuhkan pemikiran yang mendalam. Menulis diary hanya membutuhkan kebebasan berekspresi anda untuk menceritakan hal yang menarik untuk diceritakan dalam hidup anda. Cara ini sangat mengasyikkan dan membuat kita tertawa geli jika ada suatu cerita lucu yang menarik untuk diceritakan. Dengan menulis diary, kita mamu melakukan sebuah evaluasi atas setiap aktifitas yang telah kita kerjakan dan member jalan keluar terhadap apa yang semestinya dilakukan.
Tak harus sempurna dalam membuat catatan harian sebab yang anda butuhkan hanyalah gaya alami anda dalam menulis apa yang sedang anda pikirkan. Menulis diary dengan bahasa Inggris akan membuat otak Anda terbiasa berfikir bahasa asing tersebut dan dengan mudah menganalisa dan berbicara dengan bahasa inggris. Bukankah ini cara termudah dan terhemat dalam melatih bahasa Inggris?
Untuk memulai kebiasaan ini memang agak sulit sebab bagi seorang pemula yang memiliki vocabulary yang masih sedikit, ini merupakan sebuah tantangan. Kita harus berfikir serius agar menemukan kata yang tepat untuk mengekspresikan sesuatu yang ada di otak kita. Kebutuhan ini mengharuskan kita menggunakan kamus. Dengan rajin membuka kamus, kemampuan bahasa inggris kita akan semakin terasah dan akhirnya cepat atau lambat kita akan dengan mudah menguasai bahasa asing ini. Seperti kata pepatah “practice makes perfect”, jika kita rajin berlatih maka kita akan berhasil.

Cara Melatih Pendengaran dan Pengucapan

Menulis diary dengan bahasa Inggris adalah untuk melatih kemampuan Anda dalam menulis dan mengekspresikan ide atau gagasan dalam bahasa Inggris. Tentu saja, bahasa Inggris bukan saja tulisan dan bacaan, juga mengucapkan dan mendengarkan. Artinya, selain melatih tulisan, Anda tetap harus melatih bahasa Inggris Anda dalam hal mendengarkan dan mengucapkan.
Anda hanya akan tahu cara pengucapan yang benar, jika Anda sudah mendengarkannya terlebih dahulu. Artinya harus ada contoh, supaya pengucapan kita benar. Untuk itulah cara tepat untuk melatih pengucapan dan pendengaran bisa dilakukan dengan dua metode ini:
  1. Anda mengikuti kursus bahasa Inggris, sebab intruktur Anda akan memberikan contoh untuk Anda tiru dan memandunya. Hanya saja, untuk kursus memerlukan biaya tidak sedikit dan menghabiskan waktu. Anda bisa mencoba alternatif kedua, yaitu:
  2. Belajar dengan multimedia. Anda bisa memberli media untuk belajar bahasa Inggris yang berupa video atau audio. Untuk video harganya sekitar Rp 250.000 sampai jutaan. Atau, Anda bisa menggunakan kursus online kami yang berupa audio dan ebook dengan biaya relatif murah, plus dengan sertifikat dari lembaga resmi jika Anda perlu.
Jadi, untuk melatih bahasa Inggris dalam hal pendengaran dan pengucapan, Anda perlu mengikuti kursus atau menggunakan multimedia.
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

Kesalahan teknik Belajar Bahasa

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Sebelum Anda belajar bahasa, Anda harus memahami, apa itu bahasa. Jangan sampai, Anda mau belajar sepeda, Anda tidak tahu apa itu sepeda. OK, kita langsung saja:

Apa Itu Bahasa?

“ ..language is a means of communication” bahasa adalah alat komunikasi. Coba anda rasakan benar-benar kalimat tersebut.
Lupakan semua pemahaman tentang bahasa yang telah anda miliki selama ini. Ya, bahasa hanyalah alat komunikasi.
Kenapa bahasa itu diperlukan sebagai alat? apakah benar bahwa tanpa alat tersebut (bahasa) manusia tidak bisa berkomunikasi? Baiklah.
Dalam pergaulan sehari-hari manusia yang pada hakikatnya adalah makhluk sosial saling berkomunikasi yang intinya yaitu untuk menyampaikan Pikiran (thought), Perasaan (feeling) dan Kebutuhan (needs).
Kalau begitu orang mempelajari bahasa pada hakikatnya hanya suatu usaha untuk memiliki dan mampu menggunakan ALAT tersebut saja? betul, .. tidak lebih karena itu jangan dilebih-lebihkan dan tidak kurang karena nya jangan dikurang-kurangi.
Saat ini anda akan memulai mempelajari Bahasa Inggris, tujuan akhirnya ya sederhana saja yaitu bahwa anda mampu menggunakan Bahasa Inggris untuk menyampaikan Pikiran (thought), Perasaan (Feeling) dan Kebutuhan (needs), selesai.

Apakah Belajar Bahasa Itu Mempelajari Grammar?

Grammar?? .. itu bukan tujuan orang belajar bahasa, sayang. Karena itu sangatlah meleset jika anda belajar bahasa Inggris dengan tujuan Grammar. Lalu mulailah anda menghapal rumus-rumus Grammar ini dan itu, akhirnya malah puyeng – darah tinggi kumat, tiap hari marah-marah di rumah tanpa sebab. Okey, baik kita lanjutkan yah.
“ ..Language is a set of skills ..” maksudnya bahwa bahasa adalah seperangkat keterampilan.
Maksudnya apa nih? okey .. pertama anda harus pahami antara “Pengetahuan” dan “Keterampilan” samakah mereka?
Tentu anda setuju bahwa mereka tidak sama. Dalam psikologi pengetahuan itu masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran semasa kita SMP seperti Geografi, Ilmu Bumi itu sifatnya cognitive – gampang nya hapalan
Keterampilan masuk dalam ranah motoric atau gerak. Pelajaran seperti Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya masuk dalam ranah motoric (motoric domain).
Artinya untuk menguasai nya anda WAJIB gerak. Kalau nggak mau bergerak ya nggak akan bisa. Apalagi yang disebut keterampilan itu apabila sudah dapat kita lakukan secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking).

Inilah beberapa kesalahan terbesar orang dalam belajar Bahasa Inggris

Menganggap bahwa bahasa adalah pengetahuan

Dengan anggapan tersebut mereka berlomba-lomba menghapal rumus-rumus grammar, mengerjakan latihan demi latihan, sehingga belajar bahasa seperti belajar matematika full dengan rumus dan rule-rule yang membosankan. Diakhiri dengan bosen, jenuh, bete akhirnya patah arang dengan Bahasa Inggris. Ini karena yang dipelajari bukan Bahasa Inggris itu sendiri tapi hanya PENGETAHUAN tentang Bahasa Inggris

Tidak memperlakukan bahasa sebagaimana mestinya

Hakikat bahasa adalah ALAT komunikasi. Sejak dini, perlakukan bahasa sebagaimana mestinya yaitu gunakan langsung sebagai alat, praktekkan langsung – anda berlatih langsung menggunakan alat itu untuk ber komunikasi.
Skill bisa terbentuk hanya dengan 1 langkah Cerdik

Tidak ada langkah cerdik apapun untuk menguasai skill

Kecuali anda langsung yang menebusnya dengan bersusah payah. Langsung gerak, langsung praktek dengan penuh senang hati, sampai skill itu terbentuk secara otomatis dalam diri anda Masih ingatkan saat pertama kali anda belajar naik sepeda?
Anda tidak menjadwalkannya seminggu 2x bukan? anda tidak menjadwalkannya 1x praktek cukup 90 menit bukan? yang ada saat itu hanya sepeda ..sepeda ..disekolah ingat sepeda ..lagi makan pengin buru-buru pegang sepeda ..sepeda ..praktek ..praktek ..penuh ra sa cinta, tanpa kenal lelah. Hasilnya? ..memuaskan bukan, dalam waktu singkat anda sudah menguasai skill tersebut.

Takut salah – dan memegang prinsip Silence is Golden

Biasanya kesalahan no. 4 ini ada kaitannya dengan no.1. Mereka yang menganggap bahwa bahasa itu pengetahuan, full rumus-rumus, akhirnya takut salah. Mau mengatakan sebuah kalimat sederhana seperti “saya akan pergi sekarang” ..setengah mati hati-hati nya, dilihatnya ada kata AKAN berarti Future, tapi ada kata SEKARANG berarti Present. Jadi gimana?
Lalu etang etung tai lutung lah orang tersebut dengan rumus-rumus yang akhirnya menyerimpet diri mereka sendiri. Akhirya diem, ..mhhh… Silence is Golden.
Padahal kalau mereka tahu, bahwa bahasa yang paling seenak wudel nya itu ya Bahasa Inggris. Bahasa Inggris memang unik n semau gue.

Kesimpulan

Yang benar adalah yang belajar bahasa Inggris langsung ke sasaran, membentuk 4 skill !!Dan back to basic, bahwa hakikat bahasa hanyalah sekedar ALAT KOMUNIKASI.
Listening, Speaking, Reading dan Writing, inilah yang disebut dengan 4 keterampilan bahasa, selengkapnya:
  1. Listening. Jika anda sudah bisa mendengar dan memahami pembicaraan orang.
  2. Speaking. Jika anda sudah memiliki kemampuan untuk menyampaikan semua bentuk pikiran, perasaan dan kebutuhan anda secara lisan.
  3. Reading. Jika anda sudah memiliki kemampuan untuk memahami bacaan.
  4. Writing. Jika anda sudah mampu untuk menyampaikan pikiran, perasaan atau kebutuhan anda dalam bentuk bahasa tertulis.
Jadi, mulai sekarang belajar bahasa jangan fokus ke grammar.
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/