Jumat, 20 April 2012

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:



 'Size doesn't matter', tampaknya ungkapan itu tak selamanya benar. Ada beberapa wanita yang mengeluhkan bahwa mood-nya untuk bercinta berbanding terbalik dengan kenaikan berat badan pasangannya. Semakin gemuk suami, semakin menurun juga mood untuk bercinta. Padahal kita tahu, pria yang telah menikah cenderung mengalami masalah kenaikan berat badan.


Banyak wanita yang mengaku bahwa mereka tidak mood bercinta dan lebih sulit mempraktikkan beberapa posisi saat bercinta. Wanita-wanita ini biasanya terjebak dalam kondisi ingin mengembalikan romantisme dan kehangatan saat bercinta dengan suami, tetapi di sisi lain, ada perasaan takut menyakiti hati suami jika memberi pendapat tentang tubuhnya yang semakin gemuk dari hari ke hari.

Laura Berman, PhD, seorang sex and relationship educator dari Feinberg School of Medicine di Northwestern University, Chicago, mengatakan bahwa ketertarikan fisik dan emosional adalah bagian yang penting dalam sebuah hubungan dan romantisme. Jika perubahan fisik pasangan sudah mengganggu kebutuhan romantisme dan keharmonisan, maka sudah waktunya bagi Anda untuk mengambil tindakan.

Tentu saja cara yang harus dilakukan sebisa mungkin halus. Cobalah mengatakan pada pasangan bahwa Anda ingin pasangan menjadi lebih sehat dengan menerapkan gaya hidup sehat, terutama dalam hal makanan dan gizi. Anda bisa membuatkan sarapan sehat dan bekal makan siang. Hindari makanan cepat saji dan camilan berkalori tinggi (keripik, cake, minuman bersoda dsb), ganti dengan buah.

Jika suami menolak? Duduk berdua dengannya dan katakan apa yang Anda rasakan. Di luar itu, cobalah untuk lebih sering bercinta dengannya, sebagai upaya untuk tetap mengikat sisi romantis dan membangun daya tarik dari pasangan. Bercinta adalah latihan cardio yang bisa membakar banyak kalori dan sehat untuk jantung. Sehat untuk suami, sehat juga untuk Anda, demikian saran Dr. Berman. (vem/yel)
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

2 komentar: