Selasa, 17 April 2012

Di Balik Nikmatnya Seks Oral

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Lebih variatif, tidak berisiko dan terasa lebih intim, inilah alasan yang disebutkan banyak orang tentang alasan kenapa menyukai seks oral. Aktivitas bercinta yang melibatkan area genital dan mulut ini memang punya sensasi tersendiri, karena bibir, lidah bahkan gigi bisa dieksplor untuk memberikan sentuhan-sentuhan yang menyenangkan. Namun siapa bilang tak berisiko? Di balik semuanya itu ternyata oral seks bisa mengancam kesehatan dan juga kelanggengan hubungan Anda. Selain itu, ternyata persepsi wanita dan pria tentang seks oral adalah berbeda. Berikut ini empat hal soal seks oral yang perlu Anda ketahui.

Seks oral dan kanker tenggorokan

Anda tentu mengenal virus HPV atau human papillomavirus, si penyebab utama kanker serviks pada wanita. Jenis tertentu dari HPV ini diduga sebagai penyebab kanker oropharynx dan tonsil pada tenggorokan. Aktivitas seks oral bisa menjadi perantara berpindahnya HPV, yang berarti menyebabkan Anda berisiko terkena kanker tenggorokan, baik pria maupun wanita.

Seks oral bisa merusak hubungan

Tidak semua orang merasa nyaman saat area pribadinya diperlakukan dengan sesuatu yang tidak biasa. Seringkali keinginan dari pasangan membuat seseorang tidak berani untuk menolak walaupun dirinya sendiri tidak bisa menikmati aktivitas seks oral tersebut. Jika tidak menemukan solusi yang terbaik untuk berdua, aktivitas ini justru bisa menghancurkan sebuah hubungan.
"Di balik semuanya itu ternyata oral seks bisa mengancam kesehatan dan juga kelanggengan hubungan Anda."


Seks oral juga butuh pengaman

Walaupun seks oral lebih tidak berisiko menimbulkan kehamilan, namun kondom masih dibutuhkan untuk menghindari penyakit menular seksual. Berbagai virus penyakit kelamin bisa ditularkan melalui seks oral, bahkan bisa menjadi penyakit juga di jaringan mulut. Menggunakan kondom adalah salah satu perlindungan untuk mencegah penularan virus ini.

Seks oral di kalangan remaja

Seperti diberitakan di Webmd, sebagian besar remaja tidak memandang seks oral sebagai sesuatu yang berisiko baik dari segi kesehatan maupun sosial. Ini terjadi karena seks hanya dipandang sebagai aktivitas biologis saja, sementara jika dipandang dari segi moral, tetap saja aktivitas seks oral tidak bisa dibenarkan. Berdasarkan survei yang diberitakan oleh WebMD atas 425 responden, diketahui bahwa alasan mereka melakukannya adalah untuk bersenang-senang, mempererat hubungan, untuk ketenaran dan karena ingin tahu. Bagi remaja pria, kesenangan adalah alasan utama; sementara wanita lebih banyak melakukannya untuk mempererat hubungan mereka. Untuk itu, perlu diberikan edukasi seks tidak hanya soal kehamilan, namun juga tentang moral dari berhubungan seks sebelum menikah.
(vem/miw)
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

2 komentar: