Kamis, 19 April 2012

Alasan Medis Mengapa Wanita Menolak Seks

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:



Wanita adalah sosok yang sangat perasa, sehingga gangguan sekecil apapun bisa menurunkan minatnya pada hal-hal tertentu, terutama seks. Saat wanita sedang perang dingin dengan pasangannya, dia cenderung malas untuk bercinta, saat mood-nya sedang tidak bagus karena sepatu yang ingin dia beli telah sold out, hal yang sama terjadi, juga kelelahan dan kurang tidur karena mengurus anak dan rumah tangga.Tetapi tidak hanya alasan-alasan itu yang membuat wanita menolak seks dengan pasangannya, beberapa alasan medis menjadi penyebabnya, seperti yang ditulis oleh Louise Sloan di situs Health.
1. Menurunnya Aliran Darah
Diabetes dan tekanan darah tinggi tidak hanya menjadi masalah kesehatan hati dan jantung, tetapi juga menyebabkan terbatasnya aliran darah pada organ reproduksi.
2. Pengaruh Hormon
Menopause, menyusui, kehamilan, penggunaan pil KB dan masalah pada kelenjar tiroid dapat menyebabkan masalah seksual dan menurunnya hasrat seksual.
3. Efek Samping Obat-Obatan
Beberapa obat dapat menjadi benda yang bisa disalahkan bila seorang wanita tiba-tiba tidak berminat untuk bercinta, terutama jika mengonsumsi antidepresan atau obat yang berhubungan dengan kemoterapi, terutama yang mengandung tamoxifen.
4. Kerusakan Saraf
Kerusakan saraf dapat membuat wanita kehilangan minatnya pada seks. Kerusakan saraf pada daerah genital dapat terjadi pada operasi panggul, penyakit seperti multiple sclerosis atau parkinson juga bisa menjadi penyebab alasan medis seorang wanita enggan bercinta.
Konsultasikan Pada Dokter Atau Terapis Seks
Apabila Anda mengalami masalah seperti yang disebutkan di atas dan ingin mengembalikan minat sekaligus libido, Anda bisa berkonsultasi pada dokter atau terapis seks bersertifikat. Biasanya, masalah seks lebih komplek dari yang dirasakan, karena menyangkut fisik, psikologis dan kekuatan hubungan dengan pasangan. Karena itu, konsultasikan pada ahli terbaik sebelum masalah semakin dalam yang bisa membuat Anda (dan pasangan) semakin stres karenanya.
(vem/yel)
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

2 komentar: