Kamis, 19 April 2012

Pil Kontrasepsi Untuk Pria

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:



Selama ini cara menghambat kehamilan lebih terfokus pada wanita, dan pil kontrasepsi masih menjadi pilihan banyak orang karena tingkat keberhasilan dan keamanannya. Namun seringkali pil-pil ini menyebabkan perubahan pada tubuh wanita, menyebabkan kegemukan dan kerusakan pada kulit karena kondisi hormon yang tidak sewajarnya.

Kenapa sih hanya wanita yang harus mengonsumsi pil ini?.. Pertanyaan ini tidak pernah mendapatkan jawaban yang memuaskan, namun Anda boleh berharap pada ilmu pengetahuan untuk menjawabnya.
Berawal dari temuan sejumlah obat-obatan yang ternyata punya efek samping mengganggu kesuburan pria, para peneliti mengembangkan sejumlah metode kontrasepsi untuk pria. Hasilnya, setidaknya saat ini ada empat pilihan kontrasepsi yang sedang dikembangkan, seperti diberitakan The New York Times via youbeauty, yaitu pil, gel, implan atau injeksi.
Pil kontrasepsi untuk pria ini juga mengandalkan hormon untuk menghambat terjadinya kehamilan, seperti testosteron untuk menghambat produksi sperma. Oleh karena itu, pil ini juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan, dan libido yang semakin tinggi. Tidak ada efek samping yang memengaruhi mood seperti pada wanita.
Temuan ini seakan menjawab keinginan para pria untuk tidak hanya bergantung pada kondom dan vasektomi agar terbebas dari risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Namun tidak semua pria setuju dengan solusi ini. Mereka menganggap hal itu tidak gentleuntuk dilakukan seorang pria.
Sementara para wanita juga tidak sepenuhnya menyambut baik solusi ini. Alasannya, dengan adanya pil serta metode kontrasepsi khusus pria yang semakin mudah untuk digunakan setiap waktu, pria akan lebih bebas untuk melakukan seks bukan dengan pasangannya. Tanpa risiko kehamilan, apalagi yang perlu ditakutkan pria soal seks di luar pernikahan? Well.. ilmu pengetahuan memang harus diterapkan dengan moral yang baik agar tidak disalahgunakan. Namun lepas dari itu semua, temuan ini lumayan adil untuk para wanita. Kini bukan hanya Anda saja yang harus menanggung efek samping penggunaan pil kontrasepsi.
(vem/miw)
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

2 komentar: