Rabu, 05 Oktober 2011

Cerita Panas: PNS Pegawai Negeri Sipil Di Lampung Memperkosan Pembantu Yang Masih ABG Saat Istri Tidak Ada Di Rumah

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Terbukti memperkosa pembantu rumah tangganya, MY ,39, oknum PNS di Kecamatan Pakuan Ratu, Waykanan, dibekuk polisi, Minggu (1/5) sekitar pukul 17.00 WIB. MY memperkosa NU ,17,pembantu rumah tangganya yang baru dua minggu bekerja.

Sebelumnya MY diduga melakukan aksi bejatnya pada 5 Maret lalu sekitar pukul 04.00 WIB, di rumahnya di Jalan Bungamayang LK V, Kelurahan Sribasuki, Lampung Utara.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP. Hermansyah, membenarkan penangkapan MY. NU, warga Desa Sukamarga, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara.
“Menurut olah TKP terjadi di wilayah Kotabumi, maka kasus dilimpahkan ke Polres Lampung Utara. Setelah diperiksa, MY kami tetapkan sebagai tersangka, dan langsung ditahan,” kata Kasatreskrim.
Pada Saat itu NU yang baru dua minggu bekerja di rumah tersangka, mengaku diperkosa saat sedang tertidur ketika itulah majikannya datang secara sembunyi-sembunyi lalu membekap mulutnya dan memeprkosa.
“Ketika saya tidur, tiba-tiba saya terkejut karena mulut saya dibekap dan saya diancam. Majikan saya sudah ada di dalam kamar,” kata NU.
Kemudian, lanjutnya, MY menciumi dan meraba-raba tubuhnya, lalu memperkosanya.
Karena tak kuat menanggung malu dan tidak tahan dengan perbuatan majikannya, NU kemudian melapor ke Polres Lampung Utara.
Terpisah, MY yang telah memiliki dua anak itu mengakui semua perbuatannya. Perbuatan bejatnya itu ia lakukan saat istrinya sedang tidak ada di rumah.
“Iya, memang benar saya melakukan perbuatan itu,” akunya.
Pihak Sat Reskrim Polres Lampung utara juga sudah memeriksa korban dan tersangka. Jika terbukti bersalah, MY bakal dijerat dengan pasal 81 dan atau pasal 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Semoga kejadian ini tidak terulang dan jangan sampai terulang lagi.
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar