Rabu, 05 Oktober 2011

Cerita Panas: Abg Digauli Ayah dan Kakak Sendiri.

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




Abg Digauli Ayah dan Kakak Sendiri
Abg Digauli Ayah dan Kakak Sendiri

Sungguh pilu nasib ABG ini, yang seharusnya dilindungi malahan dilahap sendiri.
Perbuatan bejat yang dilakukan oleh Ayah dan Kakaknya sendiri ini telah dilakukan sejak sebut saja bunga (15) sejak dia berumur 7 tahun. Warga yang baru mengetahui pun akhirnya langsung melaporkanya ke Polres Bengkalis.
Bunga seorang anak baru gede (ABG) hanya mengenyam pendidikan kelas I SD sengaja disetubuhi oleh darah dagingnya sendiri. Semula hanya disetubuhi oleh abang kandungnya, derita bathin si Santi semakin bertambah, takkala si ayah kandung turut serta menggaulinya.
Perlakuan tidak terpuji dan terlaknat dialami Santi sejak delapan tahun silam menjadi budak nafsu abang kandungnya Md (20). Masih menyimpan rahasia karena diancam akan dipukul oleh si abang kandung. Santi pun berharap mendapat perlindungan dari sang ayah, namun yang terjadi ayahnya pun Il (50) ikut menggarapnya.
Tak tahan dengan penderitaan batin, akhirnya kepada tetangga di depan rumahnya Lia, menceritakan seluruh penderitaan hidudnya menjadi budak nafsu ayah dan abangnya sendiri. Sehingga, Bunga dan Lia melaporkan kedua pelaku ini pun ke Polisi Sektor Mandau.
Kini kasus pencabulan oleh ayah dan abang kandungnya tersebut tengah bergulir di persidangan PN Dumai. Banyak pihak prihatin dan akan terus mendukung memberikan perlundungan terhadap korban. Seperti dari P2TP2A (Pemantapan dan Pengembangan Pusat Pelyanana Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Propinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis, Dinas Pemberdayaan Perempuan (BPP) Kabupaten Bengkalis dan Dumai, LSM, ulama. Bahkan P2TP2A pada sidang yang digelar Selasa (8/2/11) lusa akan mendatangkan pskilolog untuk mendampingi korban.

Kini kasus pencabulan oleh ayah dan abang kandungnya tersebut tengah bergulir di persidangan PN Dumai. Banyak pihak prihatin dan akan terus mendukung memberikan perlundungan terhadap korban. Seperti dari P2TP2A (Pemantapan dan Pengembangan Pusat Pelyanana Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Propinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis, Dinas Pemberdayaan Perempuan (BPP) Kabupaten Bengkalis dan Dumai, LSM, ulama. Bahkan P2TP2A pada sidang yang digelar Selasa (8/2/11) lusa akan mendatangkan pskilolog untuk mendampingi korban.
Semoga kejadian ini tidak terulang dan jangan sampai terulang lagi.
Sumber:http://www.vivanews.com/ Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar