Kamis, 13 Oktober 2011

William McKinley (Presiden As Ke 25)

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




William McKinley, Jr. Lahir di Niles, Ohio, 29 Januari 1843 – meninggal di Buffalo, New York, 14 September 1901 pada umur 58 tahun. William McKinley, Jr adalah Presiden Amerika Serikat ke-25, menjabat pada 1897 hingga 1901 Ia dibunuh oleh seorang anarkis. McKinley berasal dari partai Republik. Ia mula-mula didampingi oleh wakil presiden Garret A. Hobart dan lalu Theodore Roosevelt. Pada masa pemerintahannya, ia mengembangkan imperialisme Amerika dengan menguasai Hawaii dan Kuba.

Awal karier
William McKinley, Jr. anak ketujuh dari sembilan saudaraPada usia 17 tahun ia masuk perguruan tinggi, namun terpaksa meninggalkan bangku kuliah tak lama setelah itu dikarenakan kesehatannya yang kurang baik. Ia akhirnya berprofesi sebagai pengajarKetika Perang Saudara Amerika pecah pada 1861, McKinley yang berusia 18 tahun masuk tentara dan berjuang di Virginia Barat dan akhimya ia diangkat menjadi Letnan Dua.  Setelah Perang Saudara berakhir, William McKinley belajar hukum di sebuah kantor selama satu tahun, dan melanjutkan kuliah selama beberapa tahun di Sekolah HukumDalam usia 24 tahun iapun membuka praktek hukumPada usia 34 tahun McKinley memperoleh jabatan di KongresKepribadiannya yang menarik, wataknya yang sopan, serta kecerdasannya menyebabkan ia naik dengan cepala bertugas di Kongres selama 14 tahun dan kemudian ia menjadi Gubemur negara bagian Ohio selama dua masa jabatan.

Masa Menjadi Presiden
William McKinley menjadi calon Presiden dari Partai Republik dalam pemilihan 1896, berkat dukungan seorang temannya yang kaya, ia memenangkan lebih dari tujuh juta suara dari jumlah suara hampir 14 jutaPemerintahan Presiden McKinley sibuk dengan kegiatan-kegiatan di bidang politik luar negeriDi bawah pemerintahannya, Amerika untuk pertama kali memperoleh daerah-daerah di luar negeri, yaitu Filipina, Guam, dan Puerto RicoIni merupakan hasil Perang Seratus Hari pada 1898 antara Amerika Serikat dan Spanyol Perang ini timbul karena Amerika ingin membantu Kuba memperoleh kemerdekaannya dari Spanyol. Dalam perang seratus hari itu, Amerika menghancurkan armada Spanyol di luar pelabuhan Santiago di Kuba.  Sesuai dengan perjanjian perdamaian, Spanyol meninggalkan Kuba dan menyerahkan Puerto Rico, Guam dan Filipina kepada AmerikaPresiden William McKinley dipilih lagi untuk masa jabatannya yang kedua pada 1900. Enam bulan setelah pelantikannya yang kedua, ia mengunjungi pameran Pan American di Buffalo, New YorkDi tempat ini, pada 6 September 1901, ketika ia sedang menghadiri sebuah resepsi, ia ditembak. Ia meninggal dunia seminggu kemudiaPresiden McKinley mempunyai dua orang puteri yang meninggal ketika masih kecil, isterinya, yang berada di sampingnya ketika ia ditembak, meninggal dunia pada tahun 1907.

Referensi: Wikipedia
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

1 komentar:

  1. thank you gan semoga banyak yang berkunjung ke blog ini.

    BalasHapus