Selasa, 11 Oktober 2011

Jimmy Carter (Presiden Amerika Serikat Ke 39)

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:




James Earl Carter, Jr. atau dikenal Jimmy Carter adalah presiden Amerika Serikat ke-39 lahir 1 Oktober 1924, di kota pertanian kecil Plains, Georgia. Ia dan dibesarkan di masyarakat masyarakat pedesaan kecil dekat Archery. Ayahnya, James Earl Carter, Sr, adalah seorang petani dan pengusaha; ibunya, Lillian Gordy Carter, seorang perawat. Waktu remaja Jimmy Carter sekolah di sekolah umum Georgia, kemudian masuk ke Southwestern College dan Institut Teknologi Georgia, dan menerima gelar sarjana dari Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1946. Pada tahun 1946 Jimmy Carter menikah dengan Rosalynn yang juga berasal dari Georgia dan mempunyai empat anak, tiga laki-Iaki dan satu perempuan.

Setahun setelah Perang Dunia II berakhir Jimmy Carter lulus dari Akademi dan menjalani dinas militer aktif pada armada kapal selam. Pada 1952 Jimmy Carter bertugas pada program kapal selam nuklir di bawah pimpinan Laksamana Hyman Rickover. Selama tahun berikutnya ia sibuk dalam studi lanjutan mengenai hal-hal seperti fisika nuklir dan program nuklir. Pada waktu itu Angkatan Laut telah mencalonkannya sebagai perwira mesin yang akan ditempatkan di kapal selam nuklir Amerika yang kedua. Namun pada 1953 terjadilah musibah keluarga dan kematian ayahnya. Jimmy Carter kembali ke Georgia untuk mengurus perusahaan kacang keluarganya. Pada 1962 ia tampil kembali di tengah-tengah masyarakat. Saat itu adiknya Billy mengambil alih pengurusan perusahaan keluarga. Ia memenangkan kedudukan sebagai senator negara bagian pada badan legislatif Georgia. Setelah menduduki dua kali masa jabatan di senat negara bagian, ia memutuskan untuk ikut memperebutkan kedudukan Gubemur Georgia, tetapi gagal memperoleh pencalonan dari partainya. Selama empat tahun berikutnya ia memperluas hubungannya di seluruh negara bagian dan membina pengertian mengenai seluk-beluk politik negara bagian. Pada 1970 ia memenangkan pemilihan Gubemur Georgia.

Sebagai Gubemur Georgia, Jimmy Carter memperoleh reputasi sebagai seorang tokoh dari generasi pemimpin yang lebih muda di daerah Selatan yang baru. Dalam pidato pelantikannya sebagai Gubemur, ia menegaskan keterikatannya akan keadilan sosial, terutama bagi orang-orang kulit hitam yang miskin di negara bagiannya. Selama masa jabatannya sebagai Gubemur, ia memperluas pandangannya terhadap dunia. Ia melakukan dua perjalanan penting ke luar negeri, memimpin misi perdagangan negara bagiannya ke Amerika Latin dan Eropa.Ia juga memulai keterlibatannya dalam politik nasional. Pada 1972 ia berperan penting dalam Konferensi Nasional Gubemur pada dan menyampaikan pidato dukungan bagi pencalonan Senator Henry Jackson dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat pada tahun yang sama. Pada 1974 setelah masa jabatannya sebagai Gubernur berakhir, Jimmy Carter berkeliling Amerika Serikat untuk Partai Demokrat sebagai Ketua Panitia Kampanye partai. Ia membantu memprakarsai usaha partai untuk memperkuat diri dan mengadakan reorganisasi ke dalam, setelah dua kali kalah berturut-turut dari Partai Republik dalam merebut jabatan kepresidenan di Gedung Putih. Pada 1976 atas dasar kontak-kontak yang diadakan secara nasional, Jimmy Carter membina suatu landasan politik yang kokoh untuk memenangkan pencalonan dari Partai Demokrat sebagai Presiden. Pada tahun 1976, Carter dinominasikan sebagai kandidat kuda hitam oleh Demokrat untuk menggantikan Presiden Gerald Ford melalui pemilu presiden Amerika Serikat pada tahun 1976.Dalam pemilihan presiden ia mengalahkan Presiden Gerald Ford dengan selisih suara sedikit.

Jimmy Carter telah terlibat dalam upaya diplomatik termasuk membantu menempa kesepakatan dengan Korea Utara. Ia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2002. Salah satu kejadian kontroversial semasa ia menjabat presiden adalah penyanderaan warga Amerika selama kurang lebih 450 hari di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Teheran, Iran dan berakhirnya perselisihan antara Mesir dan Israel. Jimmy Carter menjabat sebagai presiden dari 20 Januari 1977 sampai 20 Januari 1981. Prestasi signifikan kebijakan luar negeri pemerintahannya termasuk Perjanjian Terusan Panama ,Camp David Accords, perjanjian damai antara Mesir dan Israel, Perjanjian SALT II, perjanjian dengan Uni Soviet, dan pembentukan hubungan diplomatik AS dengan Republik Rakyat Cina. Dia memperjuangkan hak asasi manusia di seluruh dunia. Di sisi domestik, prestasi pemerintahan sudah termasuk program energi komprehensif yang dilakukan oleh Departemen Energi; deregulasi dalam energi, transportasi, komunikasi, dan keuangan; program pendidikan utama di bawah Departemen Pendidikan; dan undang-undang perlindungan utama lingkungan, termasuk Undang-Undang Konservasi Nasional.

Jimmy Carter meninggalkan kursi kepresidenan pada 20 Januari 1981 setelah kalah dari Ronald Reagan. Ia kemudian kembali ke Georgia. Ia menjadi tokoh penting dalam Habitat for Humanity. Ia kemudian mendirikan lembaga carter center.

Referensi: http://www.cartercenter.org/; http://americanhistory.about.com/
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar