Kamis, 24 November 2011

Inilah Rayuan Jaksa Yang Membuat Martha Mau di Tiduri !

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:





Selain mahir terhadap perkara hukum, Jaksa HS juga mahir dalam urusan merayu perempuan. Buktinya, Martha (37) yang saat itu menjadi Narapidana di Lapas Sidoarjo tidak berdaya ketika diajak Check ini ke Hotel usai menjalani pemeriksaan di Polwiltabes (sekarang Polrestbes Surabaya).

Janda asal Sidokare Blok O, Sidorajo ini tak kuasa menolak ajakan untuk diajak bercinta hingga akhirnya Marta hamil dan melahirkan.

Wanita berambut sebahu ini menuturkan, perkenalannya dengan HS ketika sedang terbelit kasus dan menjalani sidang di PN Surabaya. Sebelum sidang digelar dia dipanggil oleh HS dan diminta untuk duduk di sebelahnya. "Saya diminta duduk di samping Pak HS. Karena saya tahanan dan nurut saja apalagi yang manggil adalah jaksa," tutur Martha usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Perkenalan itupun berlanjut. Bahkan semasa dalam lapas, HS sering membesuknya hingga beberapa petugas Lapas pun tahun kalau yang membesuknya adalah seorang Jaksa.

Sekitar Maret 2009, Marta divonis 15 bulan penjara karena Kasus penggelapan. Rupanya, pada 6 April 2009 Martha juga tersangkut kasus lain hingga akhirnya harus dibawa ke Polwiltabes untuk menjalani pemeriksaan. di Kasus keduanya ini dia pun meminta bantuan ke Jaksa HS yang memang dikenal dekat hingga akhirnya Martha menjalani pemeriksaan di kantor Polisi.

Setelah penyidikan usai Jaksa HS tidak membawa Martha kembali ke Lapas malah diajak keluar. "Saya diajak check in ke Hotel. Sayangnya saya lupa kamarnya yang jelas siang hari," katanya.

Dia mengaku mau dibawa ke Hotel karena saat itu sedang kalut, bingung dan takut. Terlebih lagi, Jaksa HS memberikan janji-janji manis untuk membantu kasus yang membelitnya. Tak hanya itu, HS juga berjanji akan menjadikan Martha sebagai istri mudanya.

"Saya dikasih janji, dia (HS) bakal tolong kasus saya. Kemudian terus janjiin jadi istri muda segala macam. Di depan saya, HS selalu bercerita tentang kejelekkan istrinya. tapi setelah saya bertemu dengan istrinya itu ternyata orangnya baik sekali. Ternyata, HS bohong," tandasnya.

Martha mengaku, persetubuhan itu hanya dilakukan sekali. Tapi pada Mei 2009 dia sudah telat menstruasi hingga akhirnya bayi tersebut lahir.
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

3 komentar: