Jumat, 01 Juni 2012

Apa Akibatnya Jika Mr P Bengkok?

Jika anda memiliki akun twitter dan anda sedang membukanya, So Please klik link:


Jika anda sedang membuka akun fb dan ingin mengirim alamat posting ini kedinding anda, silahkan klik jempol dibawah:



Saya ingin menanyakan seputar masalah kelamin pria. Apa akibat dan risikonya jika Mr P bengkok? Terimakasih.

Dicky (Pria Lajang, 24 Tahun), tomyreXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 180 Cm dan Berat Badan 65 Kg

Jawaban

Pria yang memiliki bentuk penis bengkok disebut dengan penyakit Peyronie. Pada kondisi normal, ereksi penis biasanya lurus seperti panah. Tapi pada penderita Peyronie, penis bisa melengkung tajam ke arah kiri, kanan, atas atau bawah, bahkan menjadi lebih pendek, sehingga membuat hubungan seksual tidak maksimal.

Penyebab penyakit Peyronie tidak diketahui pasti, beberapa ahli berteori bahwa kelengkungan terjadi akibat adanya trauma pada penis. Adanya gesekan secara tidak langsung yang menyebabkan cedera atau pendarahan ringan.

Sepertiga laki-laki dengan Peyronie merasa rasa sakit pada saat ereksi, dan beberapa lainnya menjadi impoten. Dalam beberapa kasus, kepala penis tidak terisi darah.

Penis yang melengkung ini dapat diluruskan. Tujuan sebenarnya adalah untuk menjaga atau mengembalikan fungsi seksual pria. Pasien penis bengkok direkomendasikan minum vitamin E tiga kali per hari. Vitamin E dapat meningkatkan penyembuhan dan mencegah jaringan parut.

Mr P yang bengkok tidak akan berisiko bila selama ini:
  • aliran air seni ketika Anda buang air-seni lancar, tidak nyeri
  • Mr P ereksinya keras
  • ketika ejakulasi-orgasme Anda tidak merasa nyeri.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Sumber: http://nurmanali.blogspot.com/

3 komentar: